Feature

Tiga Guru MI Mutwo Raih Penghargaan Favorit Pilihan Siswa

22
×

Tiga Guru MI Mutwo Raih Penghargaan Favorit Pilihan Siswa

Sebarkan artikel ini
Tiga guru—dari kiriL Sunakha Moh. Ali Fatoni, dan Moh. Zamroni—mendapat penghargaan favorit bersama Kepala Mi Mutwo Nurkhan (kedua dari kanan) (Tagar.co/Lina Mudliyanah)

MI Muhammadiyah 2 Campurejo memberikan penghargaan kepada tiga guru favorit pilihan siswa. Hadiah berupa buku melambangkan dedikasi, semangat belajar, dan inspirasi yang ditinggalkan guru bagi generasi muda.

Tagar.co – Peringatan Hari Guru Nasional di MI Muhammadiyah 2 Campurejo (MI Mutwo), Panceng, Gresik, Kamis (27/11/2025) berlangsung haru. Dalam momen istimewa ini, Kepala Madrasah Nurkhan, M.Pd., memberikan penghargaan kepada tiga guru yang dinobatkan sebagai Guru Favorit Pilihan Siswa, hasil pemilihan langsung oleh para murid.

Tiga guru yang meraih suara terbanyak adalah Moh. Zamroni, Moh. Ali Fatoni, dan Sunakha. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, keteladanan, dan kedekatan mereka dengan siswa dalam proses pembelajaran sehari-hari.

Baca juga: Murajaah Pagi, Napas Generasi Qurani MI Mutwo Campurejo

Proses pemilihan berlangsung demokratis dan transparan. Kepala madrasah membagikan selembar kertas kepada seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6. Di kertas tersebut tercantum seluruh nama guru MI Mutwo, dan para siswa diminta memilih tiga guru favorit mereka secara bebas, jujur, dan tanpa adanya arahan atau tekanan.

Baca Juga:  Halalbihalal MI Mutwo Gayeng Bahas Kemajuan Madrasah

“Ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk penghargaan yang lahir dari suara hati para siswa. Mereka memilih guru yang menurut mereka paling berkesan, menginspirasi, dan menyenangkan dalam mendampingi proses belajar,” ujar Nurkhan dalam sambutannya.

Ia menambahkan, penghargaan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat baru bagi seluruh guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat hubungan emosional dengan siswa, serta menghadirkan suasana belajar yang ramah dan bermakna.

Suasana haru dan bangga terlihat saat ketiga guru menerima piagam penghargaan di hadapan seluruh warga madrasah. Tepuk tangan meriah pun menggema, menjadi simbol rasa terima kasih siswa kepada para pendidik yang dengan tulus membimbing dan membersamai mereka setiap hari.

Hari Guru Nasional di MI Mutwo bukan sekadar perayaan, tetapi juga penegasan bahwa guru bukan hanya pengajar di kelas, melainkan sosok yang meninggalkan jejak dalam hati dan kenangan para siswa.

Yang menarik, hadiah yang diberikan kepada ketiga guru favorit tersebut bukan berupa uang atau barang mewah, melainkan sebuah buku. Pilihan ini sarat makna. Menurut Nurkhan, buku adalah simbol ruh seorang pendidik: sumber ilmu, jendela pengetahuan, sekaligus teman setia dalam memperkaya wawasan.

Baca Juga:  MI Mutwo Gelar Fashion Show Islami pada Peringatan Isra Mikraj

Dengan menghadiahkan buku, ia ingin menegaskan bahwa kemuliaan guru tidak diukur dari materi yang bernilai tinggi, tetapi dari semangat untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Buku menjadi pesan moral bahwa seorang guru sejatinya adalah pembelajar seumur hidup, yang terus menimba ilmu demi menghadirkan pembelajaran lebih bermakna bagi siswa.

Ia berharap, melalui hadiah sederhana namun penuh makna ini, budaya literasi semakin tumbuh di lingkungan MI Mutwo. Guru tidak hanya menjadi pengajar di depan kelas, tetapi juga teladan dalam mencintai ilmu pengetahuan. Buku yang diberikan bukan sekadar barang, melainkan doa, harapan, dan penghormatan atas dedikasi para guru dalam membentuk generasi berakhlak, berilmu, dan berkemajuan. (#)

Jurnalis Lina Mudliyanah Penyunting Mohammad Nurfatoni