Feature

Pelatihan IMD–ASI Eksklusif di Umsida Perkaya Pengetahuan Kader PCA Krian

31
×

Pelatihan IMD–ASI Eksklusif di Umsida Perkaya Pengetahuan Kader PCA Krian

Sebarkan artikel ini
Perwakilan Majelis Kesehatan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krian dalam acara Pelatihan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di Umsida, Kamis (20/11/2025). (Tagar.co/Aniwati)

Pelatihan IMD dan ASI eksklusif di Umsida memberikan pengalaman belajar komprehensif bagi kader PCA Krian, mulai dari manfaat menyusui, perawatan payudara, hingga demonstrasi praktik yang aplikatif. Kegiatan ini memperkuat peran Aisyiyah dalam dakwah kesehatan.

Tagar.co — Perwakilan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krian, Sidoarjo, mengikuti Pelatihan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) di aula lantai 7 Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Kamis (20/11/2025). Pelatihan berlangsung pukul 12.00–16.00 WIB dan diikuti oleh lima kader PCA Krian.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber dengan materi yang saling melengkapi. Pada sesi pertama, dr. Ika Maret Tania, Sp.OG, mengulas urgensi IMD serta penerapan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Ia menekankan bahwa IMD memiliki peran krusial dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan mendukung keberhasilan proses menyusui.

Baca juga: Tangki Emosi Anak: Kunci Pengasuhan Positif di Era Digital

Sesi kedua berfokus pada breast care atau perawatan payudara, dipandu oleh Wiwit Widiyaningsih, S.Kep., Ners. Para peserta mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai cara merawat payudara sebelum menyusui—mulai dari pencegahan pembengkakan, penanganan sumbatan, hingga upaya menghindari infeksi.

Baca Juga:  Din Syamsuddin: Board of Peace Itu Kamuflase, Lebih Tepat Board of War
Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krian Siti Zulaichah (tengah), saat menjadi model di acara Pelatihan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan ASI Eksklusif, Kamis (20/11/2025). (Tagar.co/Aniwati)

Untuk memperjelas materi, pelatihan dilanjutkan dengan sesi praktik. Siti Zulaichah, Ketua Majelis Kesehatan PCA Krian, menjadi model demonstrasi teknik pembersihan payudara. Dengan mengikuti arahan pemateri secara langsung, peserta dapat melihat detail metode perawatan yang aplikatif dan dapat diterapkan dalam pendampingan masyarakat.

Usai praktik, Siti Zulaichah memberikan tanggapan. “Pelatihan seperti ini sangat membantu kami sebagai kader. Dengan praktik langsung, kami lebih siap memberikan edukasi kepada masyarakat. Semoga ilmu hari ini bisa kami sebarkan dan bermanfaat luas,” ujarnya.

Keunikan pelatihan semakin terasa dengan dekorasi panggung yang dipenuhi aneka sayur dan buah. Elemen dekoratif tersebut tidak sekadar memperindah suasana, tetapi juga menjadi simbol pentingnya asupan gizi seimbang bagi ibu menyusui.

Menjelang penutupan, peserta diperkenankan membawa pulang buah dan sayuran yang sebelumnya dipajang. Suasana akrab pun tercipta ketika peserta saling berdiskusi, berbagi pengalaman, dan merefleksikan materi yang baru dipelajari.

Keikutsertaan PCA Krian dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Aisyiyah untuk terus memperkuat kapasitas kader dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Melalui pelatihan seperti ini, upaya dakwah kesehatan di tengah masyarakat diharapkan semakin kokoh dan berdampak. (*)

Baca Juga:  Hikmah Ramadan: Perkuat Koneksi dengan Al-Qur’an

Jurnalis Aniwati Penyunting Mohammad Nurfatoni