Dari ulama besar Iran, pemimpin politik Afrika, hingga petarung UFC asal Rusia, The Muslim 500: 2026 memberikan penghargaan kehormatan kepada 25 tokoh Muslim dunia yang berpengaruh di bidang ilmu, spiritualitas, seni, dan kemanusiaan lintas negara.
Tagar.co – Selain merilis 500 daftar peraih utama The World’s 500 Most Influential Muslims 2026, The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC), Amman, Yordania, juga mengumumkan deretan Honourable Mentions, yakni penghargaan kehormatan bagi 25 tokoh Muslim dunia yang dinilai berpengaruh dalam bidang spiritualitas, ilmu pengetahuan, media, dan kemanusiaan.
Baca juga: Tiga Tokoh Indonesia Masuk Daftar 50 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia 2026
Daftar ini menyoroti figur-figur inspiratif dari berbagai negara—dari ulama besar Iran hingga jurnalis Gaza—yang menunjukkan bagaimana pengaruh Islam hadir dalam berbagai bentuk: keilmuan, kreativitas, kepemimpinan moral, dan kepedulian sosial lintas batas.
Para Ulama dan Cendekia Dunia Islam
Bagian awal Honourable Mentions menempatkan dua ulama besar Syiah: Grand Ayatollah Abdullah Jawadi Amoli dari Iran dan Grand Ayatollah Mohammad Ishaq Al-Fayadh dari Irak. Keduanya dikenal sebagai mufasir Al-Qur’an dan pemimpin spiritual yang berpengaruh luas di dunia akademik Syiah.
Tokoh lain di bidang intelektual adalah Dr. Aref Ali Nayed dari Libya, seorang filsuf, pendiri Kalam Research & Media, serta tokoh dialog lintas agama yang pernah menjabat Duta Besar Libya untuk Uni Emirat Arab.
Professor Akbar Ahmed dari Pakistan—mantan Komisaris Tinggi untuk Inggris dan antropolog terkemuka di American University—juga mendapat penghormatan atas kontribusinya membangun jembatan antara dunia Islam dan Barat.
Di bidang akademik dan keagamaan perempuan, Dr. Ingrid Mattson dari Kanada diakui karena perannya memperkuat posisi ulama perempuan dan kepemimpinan Islam moderat di Amerika Utara.
Dari Aktivis hingga Pemimpin Politik
Nama-nama berikut datang dari ranah sosial dan politik. Aisha Bewley (AS), penerjemah karya-karya klasik Islam ke bahasa Inggris, mendapat penghormatan atas dedikasinya memperkenalkan warisan keilmuan Islam kepada dunia Barat.
Dua tokoh politik ternama juga masuk daftar ini: HE Imran Khan, mantan Perdana Menteri Pakistan, dan Sir Sadiq Khan, Wali Kota London berdarah Pakistan yang baru saja terpilih kembali untuk masa jabatan ketiganya.
Dari Nigeria, Alhaji Dr. Sanusi Lamido Sanusi—mantan Gubernur Bank Sentral dan kini Emir Kano—diakui karena pemikirannya yang progresif dalam reformasi ekonomi Islam dan keadilan sosial di Afrika Barat.
Ulama, Dai, dan Pemimpin Agama
Dalam bidang keagamaan, The Muslim 500 mencatat Mufti Abul Qasim Nomani dari India, pemimpin Darul Uloom Deoband yang berpengaruh global, serta Dr. Mohammed Bechari dari Prancis yang aktif mempromosikan Islam moderat di Eropa.
Dari dunia dakwah, penghargaan juga diberikan kepada HH Prince Rahim Aga Khan (Inggris), Dr. Amr Khaled (Mesir), Sheikh Nuh Keller (Yordania), dan Dr. Muhammad Al-Arifi (Arab Saudi), yang masing-masing dikenal karena kiprahnya dalam pendidikan spiritual dan dakwah moderat lintas generasi.
Tokoh populer Dr. Zakir Naik (India) kembali muncul sebagai penceramah internasional dengan pengikut luas, sementara Queen Rania Al-Abdullah (Yordania) diakui karena advokasinya di bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan Muslim di media global.
Seni, Media, dan Kemanusiaan
Dari bidang seni dan media, The Muslim 500: 2026 memberi penghargaan kepada Sami Yusuf, musisi dan produser asal Inggris yang dikenal karena lagu-lagu spiritualnya, serta Mehdi Hasan, jurnalis politik Inggris berdarah India yang berani menyuarakan isu-isu keadilan global.
Bassem Youssef, satiris Mesir yang kini berkarier di Amerika Serikat, juga termasuk penerima penghargaan atas kontribusinya membangun kesadaran publik dunia terhadap isu kemanusiaan Palestina melalui humor dan kritik sosial.
Dua figur muda asal Palestina, Ahed Tamimi, aktivis perlawanan terhadap pendudukan Israel, dan Bisan Owda, jurnalis dan pembuat film dari Gaza, disebut sebagai simbol keberanian generasi Muslimah baru yang menentang ketidakadilan global.
Dari Lapangan hingga Layar Dunia
Dua atlet dunia juga mendapat penghargaan kehormatan. Sadio Mané (Senegal), pesepak bola internasional yang dikenal karena prestasi dan filantropinya di Afrika, serta Khabib Nurmagomedov (Rusia), mantan juara dunia UFC yang dihormati karena keteguhannya menjaga nilai Islam di dunia olahraga global.
Penghargaan bagi Spektrum Luas Dunia Islam
Menurut RISSC, penghargaan Honourable Mentions diberikan kepada tokoh-tokoh yang “mewakili kekayaan spektrum pengaruh umat Islam di dunia modern—dari spiritualitas hingga teknologi, dari panggung politik hingga layar hiburan.”
Melalui daftar ini, The Muslim 500 menegaskan bahwa kekuatan Islam global tidak hanya hadir melalui kekuasaan politik, tetapi juga lewat intelektualitas, kreativitas, dan kepedulian sosial lintas budaya. (#)
Penyunting Mohammad Nurfatoni












