
Gula jawa iku rasane legi,
dudeg lodeh gulane sak wadah.
Mung Gusti Allah sing iso nglindungi,
saka kabeh dosa lan musibah.
Oleh Ustaz Soedjono, M.Pd; Dai Segudang Parikan
Tagar.co – Setiap hari, manusia berhadapan dengan berbagai ujian: penyakit, bencana, dan godaan dosa. Di tengah ketidakpastian dunia, perlindungan Allah Swt. menjadi kebutuhan yang tak tergantikan.
Hanya kepada-Nya kita memohon penjagaan, karena tiada tempat berlindung selain dalam kasih dan kuasa-Nya.
Allah mengajarkan kepada kita sebuah doa perlindungan yang begitu kuat maknanya:
بِسْمِ اللهِ الَّذِىْ لاَيَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِى اْلاَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
“Dengan menyebut nama Allah, yang bersama nama-Nya sesuatu pun tidak akan berbahaya, baik di bumi maupun di langit. Dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Zikir ini bukan sekadar rangkaian kata, tetapi benteng rohani yang melindungi hati dari kecemasan, pikiran dari kesesatan, dan tubuh dari kebinasaan.
Dalam setiap perjalanan, dalam setiap ujian, kita diajak untuk menggantungkan diri sepenuhnya kepada Allah, Sang Pelindung sejati.
Baca juga: Menjaga Indra dari Fitnah Informasi
Maka, marilah kita memohon dengan penuh kerendahan hati:
Ya Allah, Ya Aziz… lindungilah kami dari segala penyakit, musibah, bencana, dan kecelakaan. Ampunilah segala dosa dan maksiat yang telah kami perbuat. Jadikanlah kami insan yang mau berserah diri dan bertaubat kepada-Mu, yaa Rabb… Amin.
Dan bagi siapa pun yang masih terjaga malam ini, bangunlah sejenak. Basuh wajah dengan air wudu, bentangkan sajadah, dan tunaikan salat tahajud. Di keheningan malam itulah, doa paling tulus akan naik ke langit, mengetuk pintu rahmat-Nya yang tak pernah tertutup. (#)
Penyunting Mohammad Nurfatoni












