FeatureUtama

Pemerintah dan Muhammadiyah Iduladha Serentak Jumat 6 Juni 2025

56
×

Pemerintah dan Muhammadiyah Iduladha Serentak Jumat 6 Juni 2025

Sebarkan artikel ini
Menag Nazaruddin Umar (tngah) dalam konferensi pers Sidang Istbat penetapan Iduladha 1446 (tangkapan layar video Kemenag)

Sidang Isbat menetapkan 1 Zulhijah 1446 jatuh pada Rabu 28 Mei 2025 sehingga Iduladha digelar Jumat, 6 Juni 2025. Penetapan ini sesuai dengan keputusan Muhammadiyah.

Tagar.co — Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Zulhijah 1446 Hijriah jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025. Dengan demikian, Iduladha 10 Zulhijah akan dirayakan umat Islam di Indonesia pada Jumat, 6 Juni 2025.

Keputusan ini diumumkan dalam Sidang Isbat yang berlangsung di Jakarta dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Komisi VIII DPR RI Haji Abdul Wachid, anggota Komisi VIII lainnya, perwakilan Kemenko PMK, tokoh-tokoh ormas Islam, para pakar, para kiai, ulama, serta pejabat Kementerian Agama.

Baca juga: Wukuf di Arafah 5 Juni, Iduladha di Arab Saudi dan Indonesia Serempak 6 Juni 2025

Sidang diawali dengan seminar yang memaparkan kondisi hilal di seluruh wilayah Indonesia. Hingga detik-detik pengambilan keputusan, laporan dari tim rukyathilal yang disebar di berbagai penjuru Tanah Air, menyatakan ada yang berhasil melihat hilal di Aceh pada last minute alias detik-detik terkhir.

Baca Juga:  Sidang Isbat: Kritik Kebijakan di Era Hisab Presisi

“Kami sudah mempersiapkan beberapa alternatif seandainya tidak ada yang melihat hilal, dan memang hasilnya demikian,” ujar Menteri Agama (Menag) Nazaruddin Umar.

Sidang Isbat ini pun berlangsung lancar dan penuh kesepakatan. “Semua pihak dalam sidang tadi sepakat, tidak ada perbedaan sedikit pun bahwa tanggal 1 Zulhijah jatuh pada esok hari (Rabu, 28 Mei 20250 ),” tegas Menag.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menyambut Iduladha dengan penuh kebersamaan dan kekhusyukan. “Mari kita laksanakan salat Iduladha bersama pada Jumat, 6 Juni 2025,” ajak mereka.

Sebagai penutup, Nazaruddin Umar menyampaikan terima kasih kepada para pakar, tim rukyathilal di seluruh Indonesia, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses penetapan awal Zulhijah ini.

Penetapan Iduladha Muhammadiyah

Sementara itu jauh-jauh hari, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah akan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025 Masehi. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1446.

Baca Juga:  Tata Cara Salat Idulfitri dan Iduladha sesuai Sunah Nabi

Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yang mensyaratkan terpenuhinya tiga kriteria secara kumulatif:

  1. Telah terjadi ijtimak (konjungsi antara Bulan dan Matahari).

  2. Ijtimak terjadi sebelum Matahari terbenam.

  3. Saat Matahari terbenam, posisi Bulan berada di atas ufuk.

Berdasarkan perhitungan astronomis, ijtimak menjelang Zulhijah 1446 terjadi pada Selasa, 27 Mei 2025, pukul 10:04:18 WIB. Saat matahari terbenam di Yogyakarta, tinggi Bulan mencapai +01° 27’ 07”, menandakan hilal telah wujud. Dengan demikian, 1 Zulhijah 1446 ditetapkan jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025.

Berdasarkan penetapan tersebut, Hari Arafah (9 Zulhijah) jatuh pada Kamis, 5 Juni 2025, dan Iduladha (10 Zulhijah) dirayakan pada Jumat, 6 Juni 2025.

Penetapan ini memberikan kepastian bagi warga Muhammadiyah dalam mempersiapkan ibadah kurban dan perayaan Iduladha. Umat Islam diimbau untuk menyambut hari raya ini dengan penuh keikhlasan dan semangat berbagi, meneladani ketulusan Nabi Ibrahim As. dalam menjalankan perintah Allah Swt. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni