Feature

Siswa SD Sakri Mengikuti Iktibar Ekstern: Menguji Hafalan, Wujudkan Generasi Qurani

42
×

Siswa SD Sakri Mengikuti Iktibar Ekstern: Menguji Hafalan, Wujudkan Generasi Qurani

Sebarkan artikel ini
Tim Tajdied Center Provinsi Jawa Timur sedang menguji hafalan siswa SD Sakri dalam Iktibar Ekstern Jawa Timur. (Tagar.co/Istimewa)

Siswa SD Muhammadiyah 1 Krian mengikuti Iktibar Ekstern Jawa Timur untuk menguji hafalan Al-Qur’an. Dengan semangat dan dedikasi, mereka berusaha menjadi generasi Qurani yang siap membangun peradaban mulia.

Tagar.co – Suasana penuh semangat tampak di SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) Sidoarjo, saat 90 siswa terpilih mengikuti Iktibar Ekstern Jawa Timur selama dua hari, Senin-Selasa (17-18/02/2025). Para peserta ini telah melewati seleksi internal sebelum akhirnya mengikuti ujian hafalan Al-Qur’an yang menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam kelas tahfiz.

Dalam pelaksanaan iktibar (ujian), para peserta dibagi menjadi delapan kelompok dengan dua gelombang ujian. Gelombang pertama berlangsung pada Senin, 17 Februari 2025, diikuti oleh lima kelompok, sementara gelombang kedua pada Selasa, 18 Februari 2025, melibatkan tiga kelompok lainnya. Siswa-siswi dari kelas 1 hingga kelas 6 ini menguji hafalan mereka dengan setoran yang beragam, mulai dari juz 30, juz 29, juz 1, juz 3, juz 4, juz 21, hingga juz 22.

Baca juga: SD Sakri Tebar Kebaikan, Ciptakan Momen Berkesan di Krian

Untuk memastikan kelancaran acara, SD Sakri menggandeng Tajdied Center Provinsi Jawa Timur, sebuah lembaga yang berfokus pada pembelajaran Al-Qur’an, termasuk membaca, menulis, menghafal, dan memahami isi kitab suci tersebut.

Kegiatan ini juga berada di bawah naungan Daya Matahari Utama (DMU). Adapun tim penguji yang hadir dalam iktibar ini adalah Lukmanul Hakim, S.Q., Suswati, S.P.1, Taufiqur Rasyid, S.Pd, Lusiana Febri, Evinda, Aniswatun, dan Nafidah.

Ketua Panitia Ma’rifatul Febriyanti, menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana capaian hafalan siswa serta memotivasi mereka agar semakin giat dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.

“Kami berharap anak-anak terus bersemangat dalam murajaah (mengulang hafalan), sehingga mereka bisa lulus 100 persen dalam Ikhtibar Jatim ini,” ujar Ketua Program Kelas Tahfiz SD Sakri itu.

Tim Tajdied Center Provinsi Jawa Timur sedang menguji hafalan siswa SD Sakri. (Tagar.co/Istimewa)

Evaluasi dan Harapan

Salah satu penguji, Suswati, mengungkapkan bahwa secara umum bacaan para peserta sudah cukup baik. Namun, ia menekankan pentingnya memperhatikan fashohah dan tajwid agar hafalan semakin sempurna.

“Alhamdulillah, bacaan anak-anak sudah cukup baik, tetapi tetap harus diperhatikan fashohah dan tajwidnya,” katanya.

Ia menambahkan menghafal Al-Qur’an harus diawali dengan bacaan yang benar, lancar, dan sesuai dengan kaidah tajwid.

“Karena ujung tombak dari menghafal adalah membaca dengan fashohah dan tajwid yang benar,” jelasnya.

Seorang siswa SD Sakri sedang menyiapkan diri untuk mengikuti iktibar (Tagar.co/Istimewa)

Tips dan Trik Menghafal Al-Qur’an

Dalam kesempatan tersebut, Suswati juga berbagi beberapa tips dan trik agar anak-anak lebih mudah dalam menghafal Al-Qur’an, antara lain:

  1. Membaca berulang-ulang.
  2. Banyak mendengar dan menirukan.
  3. Menerapkan metode Tajdied yaitu One Day Three Ayat.

Pondan Nurindahsari, S.Pd., Kepala Urusan Al-Islam SD Sakri, membenarkan metode tersebut dan menegaskan bahwa memahami teknik yang tepat akan memudahkan anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an.

“Jika anak-anak sudah memahami tips dan trik yang diberikan, insya Allah mereka akan lebih mudah dan cepat dalam menghafal,” tuturnya. Ia juga berharap seluruh peserta tetap bersemangat, serta siswa yang belum mengikuti iktibar tahun ini dapat termotivasi untuk segera menyelesaikan hafalan mereka agar bisa ikut dalam kesempatan berikutnya.

Senada dengan hal itu, Suswati juga menaruh harapan besar agar anak-anak terus meningkatkan hafalan mereka ke juz berikutnya, seperti juz 29, 28, serta juz 1, 2, dan 3.

“Bagi yang belum tuntas atau belum lulus, jangan sampai patah semangat. Jadikan ini sebagai motivasi untuk lebih giat belajar dan terus menghafal,” pesannya.

Ia pun mengingatkan bahwa Allah telah menjanjikan dua pahala bagi mereka yang masih terbata-bata dalam membaca atau menghafal Al-Qur’an.

“Janji Allah bagi mereka yang masih terbata-bata dalam membaca atau menghafal Al-Qur’an adalah mendapatkan dua pahala: pahala karena usahanya dan pahala karena kesungguhannya dalam mempelajari kitab suci,” ujarnya.

Jurnalis Yanuarti Pangestuningtyas Penyunting Mohammad Nurfatoni