Feature

SD Sakri Tebar Kebaikan, Ciptakan Momen Berkesan di Krian

46
×

SD Sakri Tebar Kebaikan, Ciptakan Momen Berkesan di Krian

Sebarkan artikel ini
Pembagian bingkisan secara simbolis (Tagar.co/Ira Susanti)

Kebaikan SD Sakri menyentuh hati warga Katerungan. Di Balai Desa, tercipta momen indah penuh kebersamaan dan kepedulian.

Tagar.co – Kamis, 30 Januari 2025 menjadi hari yang istimewa bagi SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri), Sidoarjo. Memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, sekolah ini menggelar serangkaian acara yang tak hanya meriah, tetapi juga sarat makna dan kepedulian sosial.

Perayaan Isra Mikraj kali ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di lingkungan sekolah dan di Balai Desa Katerungan, Krian, Sidoarjo. Di sekolah, suasana semarak dengan digelarnya berbagai lomba antarsiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan bakat serta talenta para siswa.

Sementara itu, di Balai Desa Katerungan, peringatan Isra Mikraj dikemas dengan nuansa kekeluargaan dan kebersamaan. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh siswa-siswi kelas 6. Kemudian, dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Kepala SD Sakri, Arum Ndalu, S.Pd., M.Pd.

Baca juga: Karya Cerdas Anak SD Sakri Memukau di Ajang Ini

Dalam sambutannya, Arum Ndalu menyampaikan alasan di balik pemilihan Balai Desa Katerungan sebagai lokasi acara. “Kami sengaja memilih Balai Desa Katerungan, selain karena lokasi sekolah yang berada di wilayah ini, juga sebagai ajang silaturahmi dengan warga sekitar,” ujarnya.

Kepala Desa Katerungan, Ahmad Sugiarto, turut memberikan sambutan yang inspiratif. Dia berpesan kepada para siswa untuk rajin belajar, disiplin, dan santun, mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa. Sugiarto mengingatkan pentingnya menjaga salat lima waktu, yang merupakan perintah utama dalam peristiwa Isra Mikraj.

Ustaz Ahmad Yusa’ menyampaikan tausiah pada siswa SD Sakri (Tagar.co/Ira Susanti)

Tausiah dan Berbagi

Acara inti diisi dengan tausiah yang mencerahkan dari Ahmad Yusa’, S.E. Dia mengupas kembali peristiwa luar biasa Isra Mikraj, yang terjadi di saat Rasulullah Saw tengah berduka karena kehilangan istri tercinta, Khadijah binti Khuwailid, dan paman yang sangat melindunginya, Abu Thalib.

“Tahun itu dikenal sebagai ‘Amul Huzni, tahun kesedihan. Namun, di tengah duka itu, Allah SWT memberikan hiburan sekaligus mukjizat besar kepada Rasulullah Saw melalui peristiwa Isra Mikraj,” jelas Ahmad Yusa’ dengan penuh semangat.

Peringatan ini, lanjutnya, penting untuk terus dilakukan demi memperkuat keimanan akan kebesaran Allah Swt dan kerasulan Nabi Muhammad Saw, yang diperjalankan hingga ke langit ketujuh, bertemu dengan para nabi, bahkan diperlihatkan surga dan neraka. Para warga pun tampak khusyuk menyimak tausiah tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kuis berhadiah seputar materi Isra Mikraj yang disambut antusias oleh para siswa. Sebagai puncak acara, SD Sakri menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan bingkisan sembako kepada 50 warga Desa Katerungan yang berhak menerima.

Tak hanya di Desa Katerungan, aksi sosial ini juga menjangkau warga di Ranting Ponokawan, Ranting Terung Kulon, dan Ranting Jati Kalang, Krian. Total sebanyak 148 bingkisan sembako dibagikan sebagai wujud nyata kepedulian SD Sakri terhadap masyarakat sekitar.

Melalui rangkaian acara ini, SD Sakri tak hanya memperingati peristiwa Isra Mikraj, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar. (#)

Jurnalis Ira Susanti Penyunting Mohammad Nurfatoni