Feature

MUI Dukung Visi Kemendikdasmen “Pendidikan Bermutu untuk Semua”

34
×

MUI Dukung Visi Kemendikdasmen “Pendidikan Bermutu untuk Semua”

Sebarkan artikel ini
Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama pengurus MUI

MUI siap berkolaborasi dengan Kemendikdasmen untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua

Jakarta – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Amirsyah Tambunan, menyatakan dukungan penuh terhadap visi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof Dr Abdul Mu’ti, M.Ed, yaitu “Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Hal ini disampaikan dalam dialog bertajuk “Pendidikan Bermutu untuk Semua” di Aula Buya Hamka, Kantor MUI Pusat, Jakarta, Senin (20/1/25).

Dialog ini merupakan tindak lanjut dari silaturahmi Mendikdasmen ke MUI pada 3 November 2024 lalu. K.H. Marsudi Syuhud, Wakil Ketua Umum MUI, menyoroti pentingnya kunjungan ini sebagai bentuk silaturahmi lintas ormas Islam. “MUI menaungi 87 organisasi masyarakat Islam, termasuk Muhammadiyah, NU, Al-Washliyah, dan Persis, yang memiliki lembaga pendidikan terbesar di Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga: Wacana Sekolah Libur selama Ramadan Disambut Baik, MUI: Untuk Pendidikan Akhlak Bangsa

K.H. Marsudi Syuhud juga mengungkapkan kedekatannya dengan Mendikdasmen sejak lama. “Ketika saya menjabat sebagai Sekjen PBNU dan Mas Mu’ti sebagai Sekum PP Muhammadiyah, kami telah menjalin hubungan akrab dan saling mendukung dalam memajukan ormas terbesar NU dan Muhammadiyah,” kenangnya.

Baca Juga:  Di Tengah Keterbatasan, Murid SLB Membuktikan Diri lewat TKA

Dalam dialog tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan kembali pentingnya “Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Ia menyoroti ketimpangan pendidikan di berbagai daerah, terutama di kawasan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Untuk mewujudkan visi tersebut, dia mengusulkan empat strategi utama:

  • Penguatan Karakter: Mendikdasmen menekankan pentingnya keteladanan dari para pemimpin, guru, dan orang tua dalam membentuk karakter anak didik.
  • 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Mendikdasmen mengajak semua pihak untuk menanamkan 7 kebiasaan positif pada anak-anak, yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, percaya diri, dan kreatif.
  • Penguatan Peran Guru BK: Mengingat kompleksitas permasalahan psikologis siswa, Mendikdasmen berencana memperkuat peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah. “Akan ada pelatihan konseling untuk para guru sehingga mereka memiliki keterampilan untuk membimbing siswa,” jelasnya.
  • Perubahan Regulasi: Mendikdasmen akan mendorong perubahan UU Guru dan Dosen, UU Pesantren, dan UU Sisdiknas untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Di akhir dialog, Dr. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si, Wakil Ketua Wantim MUI yang juga mantan Wakil Menteri Agama RI, menegaskan komitmen MUI untuk mendukung visi Mendikdasmen. “MUI siap berkolaborasi dengan Kemendikdasmen untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemerintah Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Atasi Kekurangan Guru

Dialog ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Fasli Djalal, yang juga Ketua Umum GUPPI, dan Ridwan Tanjung dari PB Al Washliyah. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni