Feature

Sekjen MUI: Pelayanan Umat Bagian dari Upaya Menjaga Martabat Bangsa

93
×

Sekjen MUI: Pelayanan Umat Bagian dari Upaya Menjaga Martabat Bangsa

Sebarkan artikel ini
Pengurus dan peserta Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI Jawa Barat berfoto bersama Buya Amirsyah Tambunan (tengah) usai kegiatan ta’aruf komisi, badan, dan lembaga di Masjid Raya Al-Jabbar, Kota Bandung, Ahad (19/4/2026). (Tagar.co/Istimewa)

Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan menegaskan pelayanan umat sebagai bagian dari upaya menjaga martabat bangsa, melalui sinergi ulama dan umara dalam dakwah, pendidikan, serta penguatan ekonomi umat.

Tagar.co – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Amirsyah Tambunan, menegaskan pentingnya pelayanan kepada umat (khadimul ummah) dalam membangun masyarakat yang berakhlakul karimah dan harmonis, serta menjaga harkat dan martabat bangsa.

Hal itu disampaikannya saat memberikan ceramah dalam acara ta’aruf pengurus komisi, badan, dan lembaga sekaligus Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI Jawa Barat di Masjid Raya Al-Jabbar, Kota Bandung, Ahad (19/4/2026).

Baca juga: Peran Syarikah dalam Menjamin Layanan Profesional untuk Haji Mabrur

Ia menegaskan, upaya tersebut bukan sekadar jargon, melainkan harus diwujudkan melalui kerja nyata dengan memperkuat sinergi antara ulama dan umara (pemimpin) dalam pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kepada umat dapat dilakukan melalui dakwah, pendidikan, serta penguatan ekonomi guna membangun tatanan masyarakat yang saling mengenal (taaruf), saling memahami (tafahum), saling tolong-menolong (taawun), dan saling melindungi (takaful).

Baca Juga:  Anak Kita Vs Algoritma

Buya Amirsyah juga menyoroti pentingnya pembinaan akhlak generasi muda, khususnya melalui program pendidikan, agar terhindar dari penyalahgunaan telepon genggam dan berbagai penyakit sosial.

Ia menyebutkan, MUI memiliki tanggung jawab sosial (masuliah ijtimaiah) dan tanggung jawab keagamaan (masuliah diniah) yang harus dijalankan secara seimbang, termasuk melalui penguatan peran sebagai mitra pemerintah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa visi MUI Jawa Barat merupakan bagian dari visi MUI secara nasional, yaitu mewujudkan masyarakat berkualitas (khaira ummah) dan kehidupan berbangsa yang aman, damai, adil, serta diridai Allah SWT (baldatun tayibatun warabbun ghafur) dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus mendukung terwujudnya Jawa Barat yang aman dan istimewa.

Visi tersebut dijalankan melalui sejumlah misi, antara lain penguatan kepemimpinan dan kelembagaan umat dengan menjadikan ulama sebagai teladan (qudwah hasanah), penguatan dakwah Islam melalui amar makruf nahi mungkar, serta penguatan ukhuah islamiah dalam menjaga persatuan dan kesatuan umat.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, K.H. Aang Abdullah Zein, menegaskan pentingnya memperkuat generasi yang mampu menjadi solusi atas persoalan sosial, ekonomi, dan keagamaan.

Baca Juga:  MUI Berduka atas Wafatnya Ayatullah Ali Khamenei, Kutuk Serangan Israel–AS

Ia menyampaikan bahwa program MUI Jawa Barat dijalankan dengan pola kerja berkelanjutan melalui prinsip kerja keras, cerdas, sinergis, tuntas, dan ikhlas, serta diimplementasikan oleh seluruh komisi, badan, dan lembaga dari tingkat pusat hingga daerah dan kecamatan.

Menurutnya, penguatan program tersebut diarahkan untuk mengawal harmoni sosial dan memperkuat persatuan umat di Jawa Barat. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni