Rileks

Trekking Air Terjun Aan

48
×

Trekking Air Terjun Aan

Sebarkan artikel ini
    Aan Secret Waterfall. (Tagar.co/Nathaniel) 

Trekking ringan menuju Aan Secret Waterfall (air terjun rahasia Aan) di Klungkung Bali menakjubkan. Melewati tangga bebatuan dan jalur berliku menambah nikmatnya petualangan.

Tagar.co – Aan Secret Waterfall salah satu destinasi alam yang masih terjaga di Desa Aan, Kabupaten Klungkung, Bali. Penemu sekaligus pengelola destinasi ini I Nyoman Kariasa. Nama panggilannya Pak Dira.

Wisatawan adventure alias suka menjelajah sangat cocok untuk destinasi wisata ini. Aan Secret Waterfall menyimpan daya tarik tersembunyi bagi para pencinta alam. Belum terlalu dikenal banyak wisatawan menjadikannya destinasi eksklusif.

Berada jauh dari keramaian, wisata ini menawarkan pengalaman damai. Dengan suasana tenang, suara gemericik air yang jernih serta dikelilingi oleh hijaunya pepohonan. Destinasi wisata ini sangat sempurna bagi mereka yang mencari ketenangan dan keindahan alam.

Untuk memasuki wisata ini tidak memerlukan biaya sepeser pun. Tetapi pengunjung bisa memberi sedekah melalui kotak dana purnia yang disediakan pengelola.

Kotak Dana Purnia di Aan Secret Waterfall. (Tagar.co/Nathan)

Jalur Trekking

Setibanya di destinasi ini, saya menemukan Warung Laklak. Warung kecil ini dikelilingi banyak pepohonan dan persawahan. Alhasil, udara terasa lebih segar.

Baca Juga:  Umbulan Tempursari: Primadona Wisata Air Murah di Lumajang

Perjalanan menuju lokasi tersebut juga tak kalah menarik. Jalur yang harus dilalui melibatkan trekking ringan melalui hutan tropis, persawahan, dan jalan setapak yang menambah kesan petualangan.

Awalnya perlu turun melalui tangga bebatuan yang mengantar saya ke jalur menuju air terjun tersembunyi. Tangga dari batu-batu ini sangat besar. Jarak antar batu juga tinggi. Terletak di tempat terbuka yang sering terkena hujan membuat bebatuan ini sedikit licin.

Sesudah turun, pada saat inilah trekking berlangsung. Jalur yang saya lewati ini sangat berliku-liku, sedikit berbatu, dan penuh suara alam.

Saat saya tiba di bawah, terdengar suara gemericik air yang masih samar, seperti panggilan alam untuk terus melangkah maju. Semakin jauh ke dalam, jalanan mulai terasa lebih menantang di mana akar-akar pohon besar melintang di jalan. Ranting-ranting pepohonan menjuntai di sisi jalan, menciptakan nuansa hutan yang masih sangat alami.

Sesekali, saya berhenti untuk mengambil napas sambil menikmati panorama di sekitar. Pepohonan rindang seolah membentuk kanopi alami di atas kepala.  Melindungi dari sinar matahari langsung.

Baca Juga:  Umbulan Tempursari: Primadona Wisata Air Murah di Lumajang
Jalan bebatuan dan licin menuju air terjun Aan. (Tagar.co/Nathaniel)

Air Terjun Rahasia

Berbagai rintangan saya lewati. Akhirnya, suara gemericik air terdengar semakin jelas. Di depan saya, terbuka pemandangan menakjubkan: Aan Secret Waterfall.

Air terjun ini mungkin tidak setinggi air terjun lain di Bali. Airnya jatuh dengan lembut ke bawah. Keheningan hanya terdengar suara air terjun. Seolah alam memberi ruang bagi saya untuk menikmati momen ini.

Bagi siapapun yang menginginkan ketenangan dan pengalaman kembali ke alam, Aan Secret Waterfall dapat melengkapinya. Sebuah hadiah dari alam yang mengundang siapa saja untuk menghargai keindahan alam dengan sederhana.

Kenapa air terjunnya terlihat kering? Sesuai dengan namanya, Secret Waterfall, di mana air terjun yang deras dan kering ada di saat-saat tertentu. Tidak ada yang pasti ketika sudah tiba di lokasinya. Kadang bisa kering, kadang bisa deras. Biasanya orang-orang yang berkunjung ke Secret Waterfall ini lebih mengutamakan trekkingnya. (#)

Jurnalis Nathaniel Penyunting Sayyidah Nuriyah