
90 hari kepergian Saheri tepat di tanggal Istimewa: 12-12-24. Tokoh Muhammadiyah Krian, Sidoarjo, ini telah meninggalkan jejak mendalam bagi banyak orang.
Tagar.co – Setiap langkah yang kita tinggalkan di dunia ini adalah jejak abadi yang akan terus menginspirasi, meskipun raga telah tiada. Kebaikan, dedikasi, dan cinta yang kita tanam akan menjadi warisan terindah bagi mereka yang ditinggalkan.
Hari ini, 12 Desember 2024, di tanggal cantik ini, kita mengenang 90 hari kepergian Saheri, salah satu tokoh Muhammadiyah Krian yang dedikasinya telah meninggalkan jejak mendalam bagi banyak orang. Dia wafat pada 13 September 2024.
Dalam 90 hari ini, rasa kehilangan terhadap sosok penuh inspirasi itu masih terasa di hati keluarga, sahabat, dan seluruh komunitas Muhammadiyah. Namun, semangat dan teladan yang ditinggalkan Saheri tetap hidup, menjadi obor bagi mereka yang ingin melanjutkan perjuangannya.
Sebagai tokoh pemuda yang menjabat sebagai Ketua Kwarcab Hizbul Wathan (HW) Krian, kiprah Saheri telah memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan generasi muda Muhammadiyah.
Sepeninggalnya, para kader HW Krian terus berusaha menjaga dan melanjutkan program-program yang telah dirintis beliau. Kegiatan pelatihan, pembinaan, dan dakwah terus berjalan dengan semangat yang ditanamkan oleh almarhum. Para anggota HW sering mengenang semangat kerja keras dan pengabdian Saheri sebagai motivasi untuk terus maju.

Dalam lingkup keluarga, kepergian Saheri meninggalkan duka yang mendalam. Istri dan kedua putrinya merasakan kehilangan yang besar atas sosok suami dan ayah yang penuh kasih sayang dan dedikasi.
Saheri selalu menjadi pelindung, teladan, dan inspirasi bagi keluarganya. Kehangatan yang ia bawa dalam keluarga kini hanya bisa dikenang dalam doa dan air mata rindu.
Namun, keluarga tetap tegar dan terus melanjutkan hidup dengan dukungan besar dari komunitas Muhammadiyah yang mencintai dan menghormati Saheri.
“Setiap dukungan yang kami terima menjadi penguat bagi kami untuk tetap tegar. Ayah adalah sosok yang begitu kami cintai, dan kami merindukan setiap petuah serta dukungannya yang selalu hadir dalam setiap langkah kami,” ungkap Fanny Maharani Putri, putri kedua Saheri, Kamis (12-12-24)
Dukungan yang diberikan oleh keluarga besar Muhammadiyah menjadi penghiburan dan kekuatan tersendiri bagi mereka yang ditinggalkan.
Tanggal 12 Desember 2024 ini dirasa begitu bermakna dalam mengenang Saheri. Di tanggal cantik ini, 12-12-24, semua yang ditinggalkan berusaha mengenang setiap langkah kebaikan dan perjuangan beliau.
Seolah-olah tanggal baik ini turut menjadi simbol semangat dan dedikasi Saheri yang selalu memberi manfaat bagi sekitarnya. Keindahan momen ini menjadi pengingat bahwa jejak beliau akan terus abadi dalam setiap amal baik yang diwariskan.
Kepergian Saheri telah meninggalkan ruang yang sulit diisi, namun semangat dan nilai-nilai yang diwariskannya akan terus hidup.
Dalam setiap langkah perjuangan Muhammadiyah di Krian, nama Saheri akan selalu menjadi bagian dari sejarahnya. Semoga Allah Swt melipatgandakan pahala bagi almarhum atas semua amal baiknya dan memberikan kekuatan kepada keluarga serta seluruh sahabatnya untuk melanjutkan perjuangan kebaikan ini. (#)
Penulis: Aniwati Penyunting Mohammad Nurfatoni











