
Puisi Cinta Nabi warnai Maulid di SD Mugres Kampus B. Dua siswa tampil penuh penghayatan membaca bait-bait puisi yang menggambarkan kerinduan umat kepada sosok rasulullah sebagai teladan utama
Tagar.co – Bung Karno Square, sebutan dari Lapangan SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus B dipenuhi oleh siswa-siswi kelas I hingga kelas VI, Kamis (4/9/2025)
Siswa-siswi ini mengenakan busana muslim yang sopan dan rapi. Mereka memadati area lapangan untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.
SD Mugres Kampus B menggelar acara ini untuk memupuk kecintaan terhadap Rasulullah Saw. Sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para siswa melalui serangkaian kegiatan yang bermakna.
Meniru Akhlak Rasulullah
Mengawali kegiatan maulid dengan sambutan dari Kepala SD Mugres Kampus B, Yusuf Wibisono, M.Pd. Dalam sambutannya Yusuf Wibisono menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah Saw. dalam kehidupan sehari-hari.
“Anak-anak yang hadir di lapangan dengan pakaian rapi dan sopan adalah wujud nyata meneladani Rasulullah. Maulid Nabi dapat kita jadikan momentum untuk memperbaiki diri dengan meniru akhlak Rasulullah Saw,” ujar Yusuf Wibisono.
Sambutan ini menggugah semangat para siswa untuk memaknai peringatan Maulid Nabi sebagai sarana introspeksi dan penguatan karakter.
Kegiatan selanjutnya adalah pembacaan puisi bertema Rasa Cinta dan Rindu kepada Nabi Muhammad Saw. Pembaca puisi adalah dua siswa berbakat SD Mugres Kampus B. Yaitu Radyan Putran Denta A. dari kelas VI, dan Diffi Khalida N. A. dari kelas IV.
Dengan penuh penghayatan, mereka mempersembahkan bait-bait puisi yang menggambarkan kerinduan umat kepada sosok rasulullah sebagai teladan utama. Penampilan mereka menyentuh hati hadirin. Menciptakan suasana haru dan penuh makna, sekaligus memperkuat rasa cinta kepada Nabi Muhammad Saw.
Sifat Pemaaf
Puncak acara adalah pemaparan tentang peristiwa kelahiran Nabi Muhammad Saw. oleh Drs. Muji Sucipto, guru senior SD Mugres Kampus B.
Dengan gaya penyampaian yang lugas dan penuh wibawa, beliau memaparkan keajaiban yang menyertai kelahiran Rasulullah Saw. Seperti cahaya yang memancar di langit Makkah, serta perjalanan hidup Nabi sejak lahir hingga menjadi utusan Allah.
Muji Sucipto juga menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah. “Salah satu akhlak yang dapat kita tiru dari Nabi Muhammad Sae. adalah sifat pemaaf. Bahkan ketika dicaci maki oleh orang lain,” ungkapnya.
Pesan ini menjadi pengingat bagi siswa untuk mengamalkan sifat sabar dan pemaaf dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang efektif.
Refleksi singkat dari kepala urusan Ismuba Aviful Habibi, S.Pd., menutup rangkaian acara Maulid Nabi Muhammad SD Mugres. Dia mengajak siswa untuk terus meneladani akhlak Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan. (#)
Jurnalis Diyani Islamiyah. Penyunting Sugiran.












