Feature

Wisuda STKIP Muhammadiyah Lumajang dan Pesan Moral Pencari Kerja

54
×

Wisuda STKIP Muhammadiyah Lumajang dan Pesan Moral Pencari Kerja

Sebarkan artikel ini
Aula Abdi Manaf pada Sabtu, (7/12/24), menjadi saksi meriahnya Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-36 Program Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Lumajang.
Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Lumajang saat menampilkan teater (Tagar.co/Umi Fauzia)

Pesan moral dari teater ini jelas, yakni keunggulan personal, seperti soft skill, dapat menjadi kunci sukses yang lebih kuat daripada sekadar mengandalkan koneksi.

Tagar.co – Aula Abdi Manaf pada Sabtu, (7/12/24), menjadi saksi meriahnya Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-36 Program Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Muhammadiyah Lumajang.

Dibuka pertunjukan teater “Interview Kerja dengan Kemampuan Soft Skill yang Diterima”, yang dibawakan lima mahasiswa semester 1 dan 3. Teater tersebut mengisahkan perjuangan seorang pencari kerja yang menghadapi tantangan di dunia profesional.

Cerita berpusat pada tokoh utama yang awalnya minder karena tidak memiliki “orang dalam” untuk membantunya mendapatkan pekerjaan. Namun, dengan tekad dan penguasaan soft skill, seperti komunikasi efektif, pemecahan masalah, kerja sama tim, dan kepercayaan diri, dia berhasil memukau pewawancara dan mendapatkan pekerjaan impiannya.

Pesan Relevan

Pesan moral dari teater ini jelas, yakni keunggulan personal, seperti soft skill, dapat menjadi kunci sukses yang lebih kuat daripada sekadar mengandalkan koneksi.

Penampilan yang penuh emosi dan humor ini mampu mencuri perhatian tamu undangan, termasuk para pejabat. Bahkan, beberapa tamu terlihat terharu dan memberikan tepuk tangan meriah di akhir pertunjukan.

Baca Juga:  Belajar ke SD Mumtaz, Berangkat Dini Hari Temui Hal Lucu

“Pesannya sangat relevan dengan situasi sekarang, di mana perusahaan lebih mengutamakan kemampuan personal daripada sekadar koneksi,” ungkap Desy Rozalia, tamu undangan dari SMA Kesehatan, Tempeh, Lumajang.

Suasana bertambah meriah tatkala Ketua STKIP Muhammadiyah Lumajang beserta jajaran memasuki aula. Mereka disambut dengan tari pembuka yang dibawakan beberapa mahasiswa. Tampilan tersebut menunjukkan kreativitas dan bakat seni para lulusan. Tarian yang enerjik dan penuh makna ini semakin menambah keistimewaan acara.

Tamu undangan yang hadir tercatat 120 orang, yang mencerminkan antusiasme tinggi terhadap momen spesial ini. Wisuda ke-36 ini menjadi lebih dari sekadar acara kelulusan, tetapi juga ajang untuk menunjukkan karya dan potensi mahasiswa yang siap bersaing di dunia kerja.

Dengan menggabungkan seni, pesan moral, dan rasa kebersamaan, acara ini sukses meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Wisuda memang bukan sekadar momen kelulusan, tetapi juga perayaan keberhasilan mahasiswa dalam mempersiapkan diri menantang masa depan. (#)

Penulis Umi Fauzia Yuniarsih. Penyunting Darul Setiawan.