
Belajar di teras menjadi selingan siswa kelas 5B MI Muhammadiyah Tempeh. Ternyata murid lebih menikmati karena suasana lebih santai dan tak membosankan.
Tagar.co – Teras di depan kelas 5B MI Muhammadiyah Tempeh Lor, Lumajang, dipenuhi anak-anak, Selasa (14/10/2025).
Mereka duduk santai di kursi. Ada yang bergerombol di depan taman sambil diskusi. Hari itu pelajaran Kemuhammadiyahan. Diasuh guru Muhamad Ali, S.Pd.I. Bahasannya sejarah dan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah.
Siswa duduk berkelompok sambil mendengarkan penjelasan guru tentang Muhammadiyah, makna lambang matahari, siapa pendirinya, serta tahun berdirinya organisasi Islam terbesar di Indonesia itu. Dengan semangat, siswa saling berlomba menjawab pertanyaan yang diberikan guru setelah materi disampaikan.
Guru Muhamad Ali menjelaskan, metode belajar di luar ruangan ini dipilih, agar siswa dapat belajar dengan lebih rileks.
Ia mengatakan, perubahan suasana pembelajaran dari dalam kelas ke luar kelas dapat membantu anak-anak lebih fokus dan mudah memahami pelajaran.
Menurutnya, pembelajaran seperti ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga melatih kedisiplinan dan kekompakan antar siswa.
”Belajar tidak harus di dalam kelas, tapi di luar juga bagus karena anak-anak bisa lebih segar dan semangat,” ujar Muhamad Ali.
Selain mendengarkan penjelasan guru, para siswa juga diberi kesempatan untuk berdiskusi dan menyebutkan kembali tokoh-tokoh penting dalam sejarah Muhammadiyah.
Beberapa siswa bahkan mengaitkan nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah dengan kehidupan sehari-hari, seperti semangat menolong sesama dan berbuat baik kepada teman.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa MI Muhammadiyah Tempeh. Mereka mengaku senang karena bisa belajar sambil menikmati udara segar.
Yasmin, salah satu siswa mengatakan, belajar di luar kelas membuatnya tidak cepat bosan dan lebih mudah memahami pelajaran karena suasananya menyenangkan.
Guru berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi variasi agar suasana belajar menjadi lebih hidup. Pembelajaran di alam terbuka dinilai efektif untuk mengasah rasa ingin tahu dan memperkuat karakter siswa sesuai nilai-nilai Islam yang diajarkan oleh Muhammadiyah.
Dengan adanya pembelajaran Kemuhammadiyahan di luar kelas ini, sekolah berharap semangat dan kecintaan siswa terhadap Muhammadiyah semakin tumbuh.
Melalui cara belajar yang kreatif dan menyenangkan, nilai-nilai perjuangan K.H. Ahmad Dahlan dapat terus diwariskan kepada generasi muda. (#)
Jurnalis Umi Fauzia Yuniarsih Penyunting Sugeng Purwanto












