Feature

Transisi dari TK ke Madrasah: MI Muhammadiyah 2 Campurejo Siapkan Kelas Bimbingan Khusus

38
×

Transisi dari TK ke Madrasah: MI Muhammadiyah 2 Campurejo Siapkan Kelas Bimbingan Khusus

Sebarkan artikel ini
Wali murid calon siswa baru MI Mutwo dalam pertemuan Kamis (15/5/25) (Tagar.co/Nurkhan)

MI Muhammadiyah 2 Campurejo menyiapkan kelas transisi khusus untuk mendampingi anak-anak dari TK menuju MI. Tujuannya: menjadikan masa awal sekolah lebih menyenangkan, ramah, dan penuh nilai.

Tagar.co – MI Muhammadiyah 2 Campurejo, Panceng, Gresik, Jawa Timur yang akrab disebut MI Mutwo, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas sejak usia dini. Salah satu inisiatif terbaru adalah pembukaan Kelas Bimbingan Transisi dari TK ke Madrasah bagi calon siswa baru Tahun Ajaran 2025/2026.

Tak hanya ditujukan untuk anak-anak, program ini juga melibatkan calon wali murid dalam proses persiapan memasuki jenjang pendidikan dasar. Dalam pertemuan awal yang digelar di ruang pertemuan madrasah, Kamis (15/5/2025), para calon wali murid mendapatkan pemaparan seputar visi-misi madrasah, sistem pembelajaran, hingga pentingnya masa transisi agar anak-anak lebih siap secara mental dan akademik.

Baca juga: Menggugat Larangan Wisuda di Sekolah Dasar

“Peralihan dari dunia bermain di TK ke suasana belajar di MI memerlukan pendampingan yang tepat. Kami ingin memastikan, nantinya anak-anak merasa nyaman dan senang belajar di MI Muhammadiyah,” ungkap Kepala MI Mutwo Nurkhan kepada para bunda calon wali murid.

Baca Juga:  Bismillah di Udara: Pengalaman Pertama Seorang Guru Naik Pesawat

Ia menekankan bahwa bimbingan transisi ini merupakan bentuk perhatian madrasah terhadap perkembangan emosional dan intelektual anak.

Persiapan Mental, Sosial, dan Spiritual

Bimbingan kelas transisi ini bertujuan membantu calon siswa kelas 1 agar mampu beradaptasi secara bertahap dengan lingkungan, rutinitas, dan pola belajar di madrasah. Program ini dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, mengurangi kecemasan, dan membiasakan anak pada kehidupan sekolah yang lebih terstruktur.

Nurkhan mennjelaskan, beberapa tujuan khusus dari program ini antara lain:

  1. Menumbuhkan rasa percaya diri dan kenyamanan berada di lingkungan madrasah, serta mengurangi rasa cemas, takut, atau malu dalam mengikuti kegiatan sekolah.

  2. Melatih kemampuan interaksi dan kerja sama dengan teman sebaya maupun guru, serta membiasakan adab dan sopan santun dalam keseharian.

  3. Memperkenalkan pola belajar yang lebih terstruktur, dengan stimulasi awal pada kemampuan dasar literasi dan numerasi.

  4. Menanamkan nilai-nilai keislaman, seperti salam, doa harian, adab Islami, salat, wudu, dan kedisiplinan dalam aktivitas.

  5. Mengembangkan keterampilan motorik kasar dan halus melalui aktivitas terarah, serta membiasakan kemandirian seperti makan sendiri dan ke toilet tanpa bantuan.

Baca Juga:  Foskam SD/MI Gresik Serap Inspirasi Pendidikan di SDIT Abata Lombok

Sepuluh Pertemuan sebelum Tahun Ajaran Baru

Kelas bimbingan ini akan dilaksanakan sekitar 10 kali pertemuan sebelum tahun ajaran baru dimulai. Anak-anak akan dikenalkan dengan lingkungan madrasah, para guru, serta kegiatan belajar-mengajar melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.

Melalui kegiatan ini, MI Muhammadiyah 2 Campurejo berharap dapat menjalin komunikasi dan sinergi yang baik dengan orang tua sejak awal, serta mempersiapkan calon siswa menjadi pribadi yang siap belajar, berakhlak mulia, dan cinta terhadap ilmu. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni