Feature

Foskam SD/MI Gresik Serap Inspirasi Pendidikan di SDIT Abata Lombok

278
×

Foskam SD/MI Gresik Serap Inspirasi Pendidikan di SDIT Abata Lombok

Sebarkan artikel ini
Pertukaran cenderamata antara rombongan Foskam SD/MI Kabuaten Gresik yang diwwakili M. Fadloli Aziz dengan Kepala SDIT Abata Lombok Lia Oktavia, Selasa Selasa (12/1/2026) (Tagar.co/Nurkhan)

Kunjungan Foskam SD/MI Muhammadiyah Gresik ke SDIT Abata Lombok membuka cakrawala baru tentang pendidikan Islam berkarakter, inovatif, dan berwawasan global melalui praktik pembelajaran inspiratif.

Tagar.co — Rangkaian kegiatan Studi Banding Forum Silaturahmi Kepala Sekolah SD/MI Muhammadiyah (Foskam) SD/MI Kabupaten Gresik berlanjut pada hari kedua, Selasa (12/1/2026), dengan kunjungan ke SDIT Abata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus ajang belajar bersama tentang praktik pendidikan unggul dan inovatif.

Kehadiran rombongan disambut hangat oleh seluruh warga sekolah. Para guru dan siswa SDIT Abata Lombok berjejer rapi di halaman sekolah, menyapa dengan senyum dan jabat tangan sambil mengucap salam.

Baca juga: Tenun, Tradisi, dan Pelajaran Kehidupan: Foskam Gresik Menyusuri Warisan Budaya Lombok

Suasana penyambutan semakin semarak dengan iringan rebana yang dimainkan para siswa, menciptakan kesan ramah, religius, dan penuh kegembiraan sejak langkah pertama rombongan memasuki lingkungan sekolah.

Rombongan kemudian diarahkan menuju ruang pertemuan di area belakang kantor sekolah, diapit barisan ruang kelas yang tertata rapi di sisi kanan dan kiri. Tak lama berselang, kegiatan silaturahmi resmi antara Foskam SD/MI Muhammadiyah Gresik dan Yayasan SDIT Abata Lombok pun dimulai dalam suasana akrab namun tetap khidmat.

Baca Juga:  Menembus Ombak Menuju Gili Trawangan, Perjalanan Laut yang Menguji Adrenalin

Ketua Foskam SD/MI Kabupaten Gresik, Kholiq Idris, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi pengalaman berharga yang sarat inspirasi. Menurutnya, banyak praktik baik yang patut ditiru, terutama dalam pengelolaan sekolah dan penguatan karakter siswa.

Studi Banding di SDIT Abata Lombok ini sangat menarik bagi kami. Kami menemukan banyak hal inspiratif dan inovatif, mulai dari budaya sekolah, manajemen pembelajaran, hingga penguatan karakter siswa,” ungkapnya.

Ia berharap, berbagai temuan positif tersebut dapat menjadi referensi bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik.

“Semoga apa yang didapatkan dari SDIT Abata Lombok bisa diaplikasikan dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah, sehingga mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Foto bersama rombongan Foskam SD/MI Kabuaten Gresik dengan pimpinan SDIT Abata Lombok (tagar.co/Nurkhan)

Berwawasan Global

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, M. Fadloli Aziz, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pihak SDIT Abata Lombok. Ia mengaku langsung merasakan suasana berbeda sejak pertama kali tiba di lingkungan sekolah.

“Sejak turun dari bus, saya sudah merasakan kehangatan dan kekhasan sekolah ini. Lingkungannya bersih, tertata rapi, dan anak-anak tampil sangat tertib serta berkarakter,” tuturnya.

Baca Juga:  Program Guru Bertukar Foskam Tebar Praktik Baik

Aziz juga menyoroti keunikan program pembelajaran Al-Qur’an di SDIT Abata Lombok yang dinilainya progresif dan visioner.

“Yang paling membuat saya terkesan, siswa di sini mampu menerjemahkan Al-Qur’an tidak hanya ke dalam bahasa Indonesia dan Inggris, tetapi juga menggunakan bahasa Mandarin. Ini luar biasa dan menunjukkan komitmen sekolah dalam memadukan nilai keislaman dengan wawasan global,” jelasnya.

Kunjungan tersebut tidak hanya mempererat silaturahmi antarpendidik, tetapi juga membuka cakrawala baru tentang bagaimana pendidikan Islam dapat tumbuh dinamis, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman. (#)

Jurnalis Nurkhan Penyunting Mohammad Nurfatoni