Feature

Talkshow Digitalpreneur Muslimah, Ini Langkah Strategisnya

38
×

Talkshow Digitalpreneur Muslimah, Ini Langkah Strategisnya

Sebarkan artikel ini
Talkshow digitalpreneur mengupas enam langkah strategis memulai bisnis online yang bisa dilakukan muslimah. Setelah itu memahami marketing dan personal branding.
Rifatul Hidayah, kanan, menyerahkan plakat kepada narasumber Dr. Hadiah Fitriyah di acara Talkshow Digitalpreneur di Masjid Ar-Royyan Buduran. (Tagar.co/ Aisyah Noor Millah)

Talkshow digitalpreneur mengupas enam langkah strategis memulai bisnis online yang bisa dilakukan muslimah. Setelah itu memahami marketing dan personal branding.

Tagar.co – Talkshow Digitalpreneur Muslimah digelar di Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran Sidoarjo, Ahad (10/8/2025).

Talkshow bertajuk From Passion to Profit ini diadakan oleh Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Buduran dan Departemen Muslimah Masjid Ar-Royyan.

Dihadiri 50 peserta dari beragam latar belakang. Dari perwakilan PCNA se-Sidoarjo, perwakilan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Buduran, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Smamda, serta jemaah Masjid Ar-Royyan.

Menghadirkan narasumber Dr. Hadiah Fitriyah, SE., M.Si., Ak., CIBA., CPS., dosen, praktisi bisnis, dan pemilik usaha.

Dalam paparannya dia membagikan peta jalan menuju kesuksesan digitalpreneur.

Dia menyampaikan, literasi digital bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi keterampilan strategis untuk mengakses informasi global, menjaga keamanan data, berpikir kritis, dan mempercepat pekerjaan.

Lalu dia menguraikan langkah strategis memulai bisnis digital.

  1. Menentukan ide bisnis sesuai minat dan keahlian.
  2. Melakukan riset pasar yang tajam.
  3. Menyusun rencana bisnis dengan target jelas.
  4. Memilih platform yang tepat sesuai karakter bisnis.
  5. Membangun reputasi dan hubungan pelanggan.
  6. Terus belajar dan beradaptasi dengan tren digital.
Baca Juga:  Masjid Tak Sekadar Megah: 4S Penyebab Takmir Gagal Memakmurkan
Peserta Talkshow Digitalpreneur di Masjid Ar-Royyan Buduran. (Tagar.co/ Aisyah Noor Millah)

Digital Marketing: Mesin Penggerak Bisnis Masa Depan

Lalu dia menjelaskan, digital marketing menjadi senjata utama menjangkau pasar luas dengan biaya efisien.

”Teknik seperti SEO, social media marketing, email marketing, dan content marketing menjadi pilar promosi efektif,” katanya.

Dia menyebutkan insider tips menembus FYP TikTok, mulai dari pemilihan jam unggah hingga penciptaan konten berkualitas tinggi.

Personal Branding dan Etika Digital

Dia mengatakan, personal branding yang kuat akan membuka peluang baru. Sementara etika bermedia sosial menjaga reputasi dan hubungan baik.

Pesan utama: kenali diri, unggah konten bernilai, konsisten, dan selalu menjaga sopan santun di ruang digital.

Nilai-Nilai Islam sebagai Kompas Digital

Dia menegaskan, nilai-nilai Islam adalah panduan utama di tengah arus digitalisasi.

Teknologi dapat menjadi sarana dakwah, berbagi pengetahuan, dan membangun interaksi positif, asalkan digunakan dengan adab dan pengendalian diri.

Rifatul Hidayah, Ketua PCNA Buduran sekaligus Kepala Departemen Muslimah Masjid Ar-Royyan, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama panitia dan semangat peserta.

Rifa, sapaan akrabnya, mengungkapkan alasan pemilihan tema ini karena ingin muslimah semakin melek teknologi, serta dapat memanfaatkan peluang dengan kemajuan dan perkembangan zaman.

Baca Juga:  Takmir Masjid Ar-Royyan Buduran Menggelar Upgrading dan Rihlah Bersama Keluarga

“Kita jangan mau tertinggal. Kalau kita diam, maka kita akan ditertawakan oleh kemajuan. Menjadi muslimah yang berkemajuan berarti memiliki pandangan luas ke depan, memanfaatkan dan menciptakan peluang. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, kita bisa melakukannya.” (#)

Jurnalis Bayu Firdaus  Penyunting Sugeng Purwanto