Feature

Siswa SDM 18 Surabaya Menjajal Ekofem Edu: Berpetualang di Dunia Virtual Ramah Lingkungan!

31
×

Siswa SDM 18 Surabaya Menjajal Ekofem Edu: Berpetualang di Dunia Virtual Ramah Lingkungan!

Sebarkan artikel ini
Para siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya antusias mencoba petualangan di dunia virtual melalui Ekofem.

Dengan kacamata VR, bocah SD Muhammadiyah 18 Surabaya menjelajah lautan biru dan hutan asri! Lewat Ekofem Edu, mereka belajar menjaga lingkungan dan keadilan gender dengan cara menyenangkan.

Tagar.co – Mata siswa-siswi SD Muhammadiyah 18 Surabaya berbinar-binar. Hari itu, mereka bukan sedang belajar di kelas, melainkan berpetualang di dunia virtual yang penuh warna. Dua puluh siswa kelas 3 dan 4 yang tergabung dalam Science Club ini mendapat kesempatan langka: menjadi yang pertama menjajal aplikasi digital Ekofem Edu, sebuah inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang diluncurkan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya.

Sorak riang menggema saat kacamata virtual reality (VR) terpasang di wajah-wajah mungil mereka. Seketika, ruang aula UM Surabaya berubah menjadi hutan rimba yang asri, lautan biru yang jernih, dan berbagai lanskap menakjubkan lainnya. Bukan sekadar bermain, mereka belajar tentang pentingnya keadilan gender dan menjaga kelestarian lingkungan dengan cara yang seru dan interaktif.

Baca juga: Metaverse Moot Court UMM: Terobosan Baru Latihan Sidang di Dunia Virtual

Baca Juga:  SD M18 Surabaya Gandeng PT Amanah Sang Surya, Luncurkan Program Air Demineral Berlabel Sekolah

“Wah, kayak beneran!” seru Isham, siswa kelas 4, takjub saat melihat penyu raksasa berenang di hadapannya. “Aku jadi tahu, kita harus jaga laut supaya penyu-penyu ini tetap punya rumah,” tambahnya dengan mata berbinar.

Ekofem Edu memang dirancang untuk membawa pengalaman belajar yang berbeda. Aplikasi ini adalah buah karya komunitas riset lintas disiplin yang peduli pada isu-isu lingkungan, anak, dan kesetaraan gender. Menurut Radius Setiyawan, pendiri Ekofem Edu, aplikasi ini hadir untuk menjawab tantangan ketidakadilan gender dan kerusakan lingkungan yang masih menjadi masalah pelik di Indonesia.

“Anak-anak adalah agen perubahan. Imajinasi mereka tak terbatas, dan kami ingin menanamkan nilai-nilai positif sejak dini,” jelas Holy Ichda Wahyuni, salah satu pendiri Ekofem Edu dan dosen PGSD UM Surabaya.

Beberapa siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya sedang mencoba berpetualang di dunia virtual melalui Ekofem.

SD Muhammadiyah 18 Surabaya menyambut hangat kehadiran Ekofem Edu. Bagi mereka, inovasi adalah kunci untuk mencetak generasi unggul yang tak hanya cerdas, tapi juga berakhlak mulia. Kepala sekolah SD Muhammadiyah 18 Surabaya mengungkapkan kebahagiaannya atas kesempatan yang didapat para siswanya.

Baca Juga:  Din Syamsuddin Gaungkan “Why Not the Best!” di Milad Ke-56 SD Muhammadiyah 18 Surabaya

“Kami sangat terkesan dengan Ekofem Edu. Ini adalah cara belajar yang menyenangkan dan efektif. Kami berharap, semakin banyak siswa yang bisa mengakses aplikasi ini,” ujar Holy Ichda Wahyuni.

Dia menjelaskan, Ekofem Edu menawarkan beragam fitur menarik:

  • Mari Belajar: Memadukan nilai-nilai keadilan gender dan kesadaran ekologi dalam mata pelajaran.
  • Mini Game dan VR: Belajar sambil bermain di dunia virtual yang menakjubkan.
  • Story Telling: Mendongeng kisah rakyat yang lebih inklusif.
  • Kuis Interaktif: Menguji pemahaman dengan cara yang menyenangkan.

Dengan Ekofem Edu, pendidikan di Indonesia diharapkan bisa melangkah lebih jauh, menjadi lebih inklusif, adil, dan ramah lingkungan. Bocah-bocah SD Muhammadiyah 18 Surabaya telah memulai perjalanan mereka, menjadi bagian dari generasi yang siap mengubah dunia. (#)

Jurnalis Asrilia Kurniasari Penyunting Mohammad Nurfatoni