Feature

Ekskul Coding SD M18 Siapkan Generasi Melek AI

37
×

Ekskul Coding SD M18 Siapkan Generasi Melek AI

Sebarkan artikel ini
Ekskul Coding sesuatu yang baru di SD Muhammadiyah 18 Mulyorejo Surabaya. Setiap Sabtu pagi murid  mempelajari bahasa pemrograman dan AI.
Peserta Ekskul Coding di SD Muhammadiyah 18 Mulyorejo Surabaya. (Tagar.co/Rafian)

Ekskul Coding sesuatu yang baru di SD Muhammadiyah 18 Mulyorejo Surabaya. Setiap Sabtu pagi murid  mempelajari bahasa pemrograman dan AI.

Tagar.co – Murid-murid pagi itu berkumpul di ruang komputer. Mereka dengan cekatan membuka laptop dan mengoperasionalkan. Membuat grafis AI atau menyusun bahasa pemograman.

Begitulah pemandangan di SD Muhammadiyah 18 Mulyorejo Surabaya setiap Sabtu pagi. Di ruang itu anak-anak mengikuti Ekskul Coding yang baru dibuka di sekolah ini. Hari pertama ekskul ini dimulai pada Sabtu (16/8/2025).

SD M18, sebutan keren sekolah ini, resmi meluncurkan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) Coding pada tahun ajaran 2025-2026 ini.

Program ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menetapkan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) sebagai mata pelajaran pilihan dalam kurikulum terbaru.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor 13 Tahun 2025.

Dalam pelaksanaannya, ekskul Coding di SD M18 Surabaya dibimbing oleh Tim Kesiswaan bekerja sama dengan Aviri, mitra pendamping.

Murid mendapatkan keterampilan ini setiap Sabtu pukul 07.30-09.00 pagi. Belajarnya di ruang komputer. Di sini tersedia 15 laptop dan jaringan internet Wifi.

Baca Juga:  Dinamika Pendidikan: Antara Teknologi dan Nilai

Kehadiran ekskul ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi siswa untuk belajar teknologi digital sejak dini, sesuai dengan arahan pemerintah agar sekolah dasar mulai membekali peserta didik dengan keterampilan digital.

Kepala SD M18, Achmad Barizi, menjelaskan, pembentukan ekskul Coding merupakan langkah nyata untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan kurikulum nasional.

”Kementerian telah menekankan pentingnya Coding dan AI dalam dunia pendidikan. Kami ingin siswa-siswa di SD M18 siap menghadapi era digital sejak usia dini,” ujarnya.

Manfaat yang diperoleh siswa dari kegiatan ini beragam. Melalui coding, siswa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan sistematis, sekaligus mengasah kreativitas serta imajinasi.

”Kegiatan ini juga melatih ketekunan, pantang menyerah, kerja sama tim, serta komunikasi, yang semuanya penting untuk perkembangan diri dan masa depan profesional mereka,” katanya.

Coding, sambung dia, bukan hanya mempelajari bahasa pemrograman, tetapi juga melatih cara berpikir yang terstruktur dan terorganisir.

Dengan memahami dasar-dasar coding dan AI, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berpotensi menciptakan teknologi baru.

Baca Juga:  Din Syamsuddin Gaungkan “Why Not the Best!” di Milad Ke-56 SD Muhammadiyah 18 Surabaya

Hal ini diyakini dapat membantu mereka menghadapi dunia kerja di masa depan, di mana keterampilan digital menjadi salah satu syarat utama.

Dia menyampaikan, ekskul ini pun menggabungkan teori dan praktik secara seimbang. Para siswa tidak hanya diajarkan konsep dasar pemrograman, tetapi juga diarahkan untuk membuat proyek sederhana yang mampu mengasah kreativitas mereka.

Dengan demikian, coding menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan ide sekaligus membangun fondasi keterampilan teknologi sejak dini. (#)

Jurnalis Mochamad Rafiansyach Hartono  Penyunting Sugeng Purwanto