Feature

Robot Tak Akan Menggantikan Peran Guru

30
×

Robot Tak Akan Menggantikan Peran Guru

Sebarkan artikel ini
Wakil Rektor Universitas Negeri Surabaya Martadi di Sekolah Plus, Sabtu 4 Januari 2024 (Tagar.co/Istimewa)

Robot tak akan menggantikan peran guru. Pernyataan Wakil Rektor Universitas Negeri Surabaya Martadi itu mengemuka dalam Upgrading dan Sinergi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD Muhammadiyah 18 Surabaya.

Surabaya – Di tengah gempuran teknologi dan kecerdasan buatan, peran guru sebagai pendidik justru semakin penting. Hal ini disadari betul oleh SD Muhammadiyah 18 Surabaya.

Sekolah yang dikenal dengan sebutan Sekolah Plus ini tak hanya berpuas diri dengan predikat Sekolah Unggul Madya yang baru saja diraihnya. Demi mewujudkan visi Mencetak Generasi Unggul Berkarakter Islami, SD Muhammadiyah 18 Surabaya terus berupaya meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikannya.

Predikat Sekolah Unggul Madya dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Non Formal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bukanlah hal mudah untuk diraih. Penghargaan yang diberikan pada 26 November 2024 ini merupakan buah manis dari konsistensi SD Muhammadiyah 18 Surabaya dalam meraih prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat nasional.

Tak berhenti di situ, sekolah yang berlokasi Jalan Mulyorejo Tengah No. 5 Surabaya ini menggelar kegiatan upgrading guru dan tenaga kependidikan pada Jumat-Sabtu 3-4 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan pendidikan modern.