
Entrepreneur Week 2025 di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya menghadirkan pengalaman berbeda. Seluruh kepanitiaan dipercayakan kepada siswa kelas VI, yang sigap mengatur perlengkapan, panggung, hingga alur acara sebagai latihan kepemimpinan nyata.
Tagar.co – Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya kembali menggelar kegiatan tahunan Entrepreneur Week yang kali ini bertema “Friendpreneurship, Peduli Aceh dan Sumatra.”
Selama lima hari, pada 8–12 Desember 2025, suasana sekolah berubah menjadi ruang belajar wirausaha yang kreatif, penuh kolaborasi, sekaligus sarana mengenalkan kekayaan budaya Nusantara dan menumbuhkan empati bagi saudara-saudara di Aceh dan Sumatra.
Baca juga: Friendpreneurship Baratajaya: Peduli Aceh–Sumatra dalam Kemeriahan Kostum Adat dan Mancanegara
Koordinator acara, Shofwan Hidayat, S.Pd., M.Pd., menuturkan bahwa seluruh kepanitiaan dipercayakan kepada siswa kelas VI. “Kegiatan berlangsung meriah di halaman sekolah dengan melibatkan seluruh siswa. Sementara siswa kelas VI kami beri amanah sebagai panitia pelaksana,” ujarnya, Selasa (9/12/25).
Menurutnya, penunjukan siswa sebagai panitia bukan sekadar pendukung acara, tetapi bagian dari penerapan kurikulum yang menjadi identitas Sekolah Kreatif Baratajaya.
“Ini implementasi nyata dari Kurikulum Leader in Me, Kurikulum Sekolah Kreatif, dan Kurikulum Merdeka. Semua menekankan deep learning, kepemimpinan, kreativitas, dan tanggung jawab,” tambah Shofwan sambil memonitor para panitia cilik bekerja.

Panitia Cilik yang Sigap: Belajar Memimpin dan Melayani
Sejak pukul 06.30 WIB, halaman sekolah sudah ramai oleh aktivitas para panitia muda. Divisi perlengkapan bekerja cepat menata kursi, meja, serta area display untuk stand peserta. Kerja sama terlihat mengalir alami: ada yang mengangkat bangku, merapikan tenda, hingga memastikan jalur aman bagi pengunjung.
Salah satu panitia, Azka Zavina (VI Yunus Anis), mengaku bersemangat mengikuti kegiatan ini.
“Aku berangkat pagi sebelum teman-teman datang. Tadi menata bangku dan perlengkapan panggung. Aku senang terlibat dalam kepanitiaan ini,” ujarnya sambil terus merapikan set panggung.
Ketua Panitia, Orchidea Khaerunnisa Ivory (VI Yunus Anis), juga terlihat sibuk dari pagi.
“Aku datang lebih pagi untuk membantu dan memastikan tidak ada perlengkapan yang terlewat,” tutur siswi yang akrab disapa Ochi itu.
Memasuki pukul 07.00 WIB, divisi acara mulai mengecek panggung mini yang akan digunakan untuk penampilan siswa. Pengecekan suara, dekorasi, hingga tata letak dilakukan hampir seluruhnya oleh siswa, sementara guru hanya memberikan pendampingan ringan.

Melatih Keputusan, Tanggung Jawab, dan Pemecahan Masalah
Kepala Urusan Kesiswaan, Ira Nurmasari, ST., S.Pd., menyebut keterlibatan siswa sebagai panitia sebagai bentuk nyata komitmen sekolah dalam menyiapkan pemimpin masa depan.
“Para siswa belajar mengambil keputusan, mengelola waktu, hingga menyelesaikan masalah yang muncul selama persiapan acara,” ujarnya.
Entrepreneur Week 2025 menghadirkan perpaduan antara pembelajaran wirausaha, kepemimpinan, pengetahuan budaya, dan empati sosial. Kegiatan ini bukan hanya wadah menjual produk kreatif, tetapi juga ruang belajar karakter yang menyatu dengan nilai-nilai kehidupan.
Sekolah berharap pengalaman berharga ini dapat menumbuhkan generasi yang kreatif, mandiri, dan peka terhadap lingkungan sekitar. (#)
Jurnalis Ahmad Mahmudi Penyunting Mohammad Nurfatoni












