Feature

Siswa Kelas VI Sekolah Kreatif Baratajaya Pimpin Jalannya Entrepreneur Week 2025

28
×

Siswa Kelas VI Sekolah Kreatif Baratajaya Pimpin Jalannya Entrepreneur Week 2025

Sebarkan artikel ini
Amri salah satu guru kelas VI (kiri) dan Orchidea Khaerunnisa Ivory (kanan) ketua panitia entrepreneur week membriefing panitia sebelum acara dimulai, Selasa (9/12/2025) (Tagar.co/Ahmad Mahmudi)

Entrepreneur Week 2025 di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya menghadirkan pengalaman berbeda. Seluruh kepanitiaan dipercayakan kepada siswa kelas VI, yang sigap mengatur perlengkapan, panggung, hingga alur acara sebagai latihan kepemimpinan nyata.

Tagar.co – Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya kembali menggelar kegiatan tahunan Entrepreneur Week yang kali ini bertema “Friendpreneurship, Peduli Aceh dan Sumatra.”

Selama lima hari, pada 8–12 Desember 2025, suasana sekolah berubah menjadi ruang belajar wirausaha yang kreatif, penuh kolaborasi, sekaligus sarana mengenalkan kekayaan budaya Nusantara dan menumbuhkan empati bagi saudara-saudara di Aceh dan Sumatra.

Baca juga: Friendpreneurship Baratajaya: Peduli Aceh–Sumatra dalam Kemeriahan Kostum Adat dan Mancanegara

Koordinator acara, Shofwan Hidayat, S.Pd., M.Pd., menuturkan bahwa seluruh kepanitiaan dipercayakan kepada siswa kelas VI. “Kegiatan berlangsung meriah di halaman sekolah dengan melibatkan seluruh siswa. Sementara siswa kelas VI kami beri amanah sebagai panitia pelaksana,” ujarnya, Selasa (9/12/25).

Menurutnya, penunjukan siswa sebagai panitia bukan sekadar pendukung acara, tetapi bagian dari penerapan kurikulum yang menjadi identitas Sekolah Kreatif Baratajaya.

Baca Juga:  Ngabuburit Sekolah Kreatif Baratajaya, Teguhkan Peran Guru Membangun Peradaban

“Ini implementasi nyata dari Kurikulum Leader in Me, Kurikulum Sekolah Kreatif, dan Kurikulum Merdeka. Semua menekankan deep learning, kepemimpinan, kreativitas, dan tanggung jawab,” tambah Shofwan sambil memonitor para panitia cilik bekerja.

Panitia perlengkapan mempersiapkan bener yang digunakan sebagai alas panggung dalam acara Entrepreneur Week, Selasa (9/12/2025) (Tagar.co/Ahmad Mahmudi)

Panitia Cilik yang Sigap: Belajar Memimpin dan Melayani

Sejak pukul 06.30 WIB, halaman sekolah sudah ramai oleh aktivitas para panitia muda. Divisi perlengkapan bekerja cepat menata kursi, meja, serta area display untuk stand peserta. Kerja sama terlihat mengalir alami: ada yang mengangkat bangku, merapikan tenda, hingga memastikan jalur aman bagi pengunjung.

Salah satu panitia, Azka Zavina (VI Yunus Anis), mengaku bersemangat mengikuti kegiatan ini.
“Aku berangkat pagi sebelum teman-teman datang. Tadi menata bangku dan perlengkapan panggung. Aku senang terlibat dalam kepanitiaan ini,” ujarnya sambil terus merapikan set panggung.

Ketua Panitia, Orchidea Khaerunnisa Ivory (VI Yunus Anis), juga terlihat sibuk dari pagi.
“Aku datang lebih pagi untuk membantu dan memastikan tidak ada perlengkapan yang terlewat,” tutur siswi yang akrab disapa Ochi itu.

Baca Juga:  Qiraah Massal Menggema di Sekolah Kreatif Baratajaya

Memasuki pukul 07.00 WIB, divisi acara mulai mengecek panggung mini yang akan digunakan untuk penampilan siswa. Pengecekan suara, dekorasi, hingga tata letak dilakukan hampir seluruhnya oleh siswa, sementara guru hanya memberikan pendampingan ringan.

Seluruh panitia (berkostum hitam) membantu adik-adik kelas II mempersiapkan dagangan dalam acara Entrepreneur Week, Selasa (9/12/25) (Tagar.co/Ahmad Mahmudi)

Melatih Keputusan, Tanggung Jawab, dan Pemecahan Masalah

Kepala Urusan Kesiswaan, Ira Nurmasari, ST., S.Pd., menyebut keterlibatan siswa sebagai panitia sebagai bentuk nyata komitmen sekolah dalam menyiapkan pemimpin masa depan.
“Para siswa belajar mengambil keputusan, mengelola waktu, hingga menyelesaikan masalah yang muncul selama persiapan acara,” ujarnya.

Entrepreneur Week 2025 menghadirkan perpaduan antara pembelajaran wirausaha, kepemimpinan, pengetahuan budaya, dan empati sosial. Kegiatan ini bukan hanya wadah menjual produk kreatif, tetapi juga ruang belajar karakter yang menyatu dengan nilai-nilai kehidupan.

Sekolah berharap pengalaman berharga ini dapat menumbuhkan generasi yang kreatif, mandiri, dan peka terhadap lingkungan sekitar. (#)

Jurnalis Ahmad Mahmudi Penyunting Mohammad Nurfatoni