Feature

Selamat Jalan Bu Yani! In Memoriam Guru Biologi Smamsatu yang Sabar, Disiplin, dan Tegas

63
×

Selamat Jalan Bu Yani! In Memoriam Guru Biologi Smamsatu yang Sabar, Disiplin, dan Tegas

Sebarkan artikel ini
Almarhumah Dra. Nur Cholifah Yani, guru Smamsatu Gresik yang wafat Sabtu, 29 November 2025. (Tagar.co/Istimewa)

Kabar duka datang dari Smamsatu Gresik. Dra. Nur Cholifah Yani, guru Biologi yang dikenal sabar, disiplin, dan tegas, wafat pada 29 November 2025, meninggalkan kenangan mendalam bagi siswa dan rekan guru.

Tagar.co – Kabar duka menyelimuti keluarga besar SMA Muhammadiyah 1 (Smamsatu) Gresik. Dra. Nur Cholifah Yani (57), yang akrab disapa Bu Yani, meninggal dunia pada Sabtu, 29 November 2025. Kepergian guru Biologi sekaligus mantan bendahara dan waka kurikulum ini meninggalkan kenangan mendalam bagi siswa, rekan guru, dan seluruh sivitas akademika Smamsatu.

Bu Yani dikenal sebagai sosok pendidik yang sabar, disiplin, dan tegas, namun selalu membimbing dengan penuh kehangatan. Selama 30 tahun mengabdi di Smamsatu, dia menjadi teladan dalam kejujuran, tanggung jawab, dan dedikasi.

Baca juga: Ria Desy Kurnianingrum Tutup Usia, Smamsatu Kehilangan Sosok Guru Penyabar

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Nurul Ilmiyah, S.Pd., menyampaikan rasa duka yang mendalam. “Bu Cholifah Yani merupakan sosok guru yang patut menjadi teladan karena kejujuran, kedisiplinan, dan ketegasannya. Beliau juga pribadi yang penuh kehangatan dan sabar dalam pembelajaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Ramadan Berbagi IPM MBS Madinatul Ilmi Smamsatu Salurkan Donasi Rp30 Juta

Koordinator Sumber Daya Manusia Smamsatu Gresik, Dra. Ainun Jariyah, turut mengenang almarhumah sebagai guru inspiratif.

“Bagi saya, Bu Yani bukan hanya sabar dan disiplin kepada anak-anak, tetapi juga menjadi inspirasi bagi guru lainnya. Beliau selalu bersemangat mengajar dan menegakkan disiplin,” tuturnya.

Ainun Jariyah juga menceritakan perjuangan Bu Yani melawan penyakit sejak 2013. “Beliau tidak pernah mengeluh di depan kami. Rasa ingin sehatnya sangat tinggi. Bahkan setelah family gathering di Yogyakarta, kondisi beliau memburuk dan beliau memutuskan cuti untuk fokus pada kesehatan,” kenangnya.

Hingga pada 29 November 2025 pukul 10.30, Bu Yani meninggalkan kami. “Kini tiada lagi sakit. Selamat jalan, sahabatku,” tuturnya.

Kedekatan dengan Siswa

Kedekatan alumnus Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Malang itu dengan siswanya juga tak terlupakan. Muhammad Afgan Gibran Hermawan, siswa kelas XII Saintek 4, mengenang guru Biologi itu sebagai sosok baik, tegas, dan berorientasi pada pemahaman cepat siswa.

“Orangnya baik sekali meskipun tegas. Kadang bikin panik karena jarak antara ulangan harian bab 1 ke bab 2 cepat, tapi itu supaya kami cepat paham,” ujar Afgan.

Baca Juga:  Belajar Lintas Negara: Murid ICO Smamsatu Rasakan Kelas Digital dan Budaya Sekolah Malaysia

Siswa lainnya, Rangga Billawal Asyauqi, juga mengungkapkan kesedihannya. “Saya sedih karena Bu Yani sangat baik dan selalu menuntut kami untuk disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Beliau selalu mengingatkan, ‘Jangan ada yang ngerepek ketika ujian, tunjukkan kemampuan kalian sendiri.’”

Mewakili siswa kelas XII, Rangga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan selama Bu Yani mengajar. “Kami mohon maaf jika selama Bu Yani mengajar ada perilaku kami yang kurang berkenan. Terima kasih atas kesabaran dan semua ilmu yang beliau berikan. Semoga amal baik beliau diterima di sisi Allah SWT,” tutup Rangga.

Selamat jalan, Dra. Nur Cholifah Yani. Semoga amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (#)

Jurnalis Dwi Ayu Kurniawati Penyunting Mohammad Nurfatoni