
Sejarah Gempa dan Tsunami di Sumenep. Peristiwa gempa M 6,5 Sumenep membuat BMKG membuka catatan sejarah. Berapa kali gempa dan tsunami yang pernah terjadi di Sumenep?
Tagar.co – Guncangan gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 6,5 telah mengguncang wilayah Kabupaten Sumenep Jawa Timur, Selasa (30/9/2025) pukul 23.49 WIB.
Gempa yang berpusat di laut dengan posisi 50 km Tenggara Sumenep dan dengan kedalaman 12 km ini telah mengakibatkan sejumlah rumah warga di Pulau Sapudi mengalami kerusakan.
Koordinat gempa menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berada di 7,25 Lintang Selatan dan 114,22 Bujur Timur. Tercatat juga terjadi gempa susulan sebanyak 117 kali. Magnitudo gempa susulan terbesar M 4,4 dan terkecil M 1,9.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Daryono dalam rilisnya, Rabu (1/10/2025), menyampaikan, Sumenep dilintasi jalur sumber gempa sesar aktif dengan tingkat aktivitas kegempaan yang cukup tinggi.
“Sumenep Jawa Timur memiliki catatan sejarah gempa merusak dan tsunami beberapa kali,” ungkap Daryono.
Rawan Gempa dan Tsunami
Berikut catatan sejarah gempa merusak yang pernah terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep:
- Gempa Sumenep 1863
- Gempa Sumenep-Sapudi 1891
- Gempa Sumenep 1904
- Gempa Sumenep M4,9 pada 13 Juni 2018 merusak beberapa rumah
- Gempa Sumenep – Sapudi M6,4 pada 11 Oktober 2018; 3 orang meninggal, 34 orang luka-luka dan 210 rumah rusak
- Gempa Sumenep M5,0 pada 2 Maret 2019 menimbulkan 6 rumah rusak, 1 orang luka-luka
- Gempa Sumenep M4,9 pada 2 April 2019 menyebabkan 26 rumah rusak di Pulau Raas.
Daryono menjelaskan, selain catatan sejarah gempa merusak, Sumenep juga memiliki tiga catatan sejarah tsunami. Ini catatannya:
- Tsunami Pulau Genteng Madura 7 Februari 1843
- Tsunami Sumenep Madura 23 November 1889
- Tsunami Madura 29 Desember 1820.
Peristiwa gempa di Sumenep terjadi lagi pada Selasa (30/9/2025), tapi tidak berpotensi tsunami. Yang perlu diketahui, wilayah Sumenep secara tektonik merupakan kawasan paling rawan gempa dan tsunami di Madura,” pesan Daryono. (#)
Jurnalis Sugiran.












