
Empat siswa Mugeb Primary School turut merayakan semangat literasi dalam Peluncuran Buku Kelana Batch 2 Niskala Kids Book Club. Dengan dukungan orang tua, mereka berhasil menerbitkan buku cerita bergambar masing-masing.
Tagar.co — Empat siswa SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik (Mugeb Primary School) mendapat undangan istimewa dari Niskala Kids Book Club. Sebab, karya mereka lolos kurasi dan berhasil diterbitkan.
Ialah Ayra Nur Ramadhani (kelas I Dahlia) dengan buku Best Friend Forever. Adapula kakak-beradik, Dyra Aisyah Al Chandra (kelas III Brunei Darussalam) dengan buku Lily dan Portal Ajaib dan Daneen Alita Al Chandra (kelas I Edelweis) dengan buku Rosi dan Serigala. Selain itu, ada Emily Afsheena Widyananta (kelas III Brunei Darussalam) dengan buku Keajaiban Sedekah.
Bersama orang tua masing-masing, mereka pun menghadiri momentum peluncuran buku Kelana Batch 2 oleh Niskala Kids Book Club, Sabtu (4/10/2025). Acara ini berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) Gresik.
Acara peluncuran buku sebagai puncak program kelas menulis anak tersebut selain dihadiri para penulis cilik, orang tua, dan perwakilan sekolah, juga dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpussip) Kabupaten Gresik, Budi Raharjo, S.H., M.Sos. Mereka menyaksikan perayaan kreativitas dan semangat literasi anak-anak Indonesia.
Nur Syafiqoh, Pendiri Niskala Kids Book Club, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kelas menulis anak untuk kedua kalinya. Ia menjelaskan, antusiasme peserta pada program ini sangat tinggi.
“Alhamdulillah, Kelana Batch 2 diikuti 30 peserta dari seluruh Indonesia, berusia 5 hingga 10 tahun. Program ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan imajinasi dan gagasannya melalui tulisan,” ujar Fifin, sapaan akrabnya, dengan bangga.
Ia menambahkan, “Kami ingin merayakan keberanian mereka untuk berkarya, serta mengajak para orang tua menumbuhkan minat baca dan menulis sejak dini.”

Merayakan Literasi di Gresik
Kepala Disperpussip Gresik, Budi Raharjo, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan literasi anak tersebut dalam sambutannya. Ia mengatakan, kegiatan ini menunjukkan komitmen Gresik dalam memajukan literasi.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Kunjung Perpustakaan, Festival Literasi, dan Bulan Bahasa. Saya bangga dengan Niskala Kids Book Club yang mampu membangun bonding (ikatan) antara anak dan orang tua melalui karya tulis,” ucap Budi Raharjo.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam proses kreatif anak-anak. “Menulis itu tidak mudah. Dukungan orang tua menjadi kunci hingga karya anak-anak ini berhasil diterbitkan,” lanjutnya, memuji kolaborasi yang terjalin.
Sebanyak 24 karya anak berhasil terbit dalam program Kelana Batch 2. Seluruh peserta juga menerima sertifikat penghargaan atas partisipasi dan dedikasi mereka selama mengikuti kelas menulis.

Dukungan Penuh Orang Tua
Orang tua peserta menyambut kegiatan ini dengan penuh kesan positif. Pada momentum tersebut, Denisa Hadi Pradipta, mama dari Daneen dan Dyra, mendapat kesempatan untuk menyampaikan kesan. Ia mengawali dengan mengucapkan terima kasih kepada klub buku anak Niskala karena anak-anaknya mendapatkan wadah kegiatan bermanfaat selama liburan sekolah.
“Alhamdulillah, anak-anak mendapat ilmu penulisan dan ilustrasi. Meski cukup menantang mendampingi anak sambil bekerja, pengalaman ini sangat berharga. Semoga ke depan mereka bisa membuat komik, tidak hanya buku cerita,” ungkap Denisa.
Eva Ermawati, mama dari Emily, juga mendapat kesempatan yang sama. Ia menuturkan bahwa putrinya, Emily, memperoleh pengalaman baru dalam menulis cerita. Ia mengakui, sebelum ikut program ini, Emily punya potensi, tetapi belum terarah.
“Sebelumnya Emily suka menggambar dan bercerita, tetapi belum tahu cara memantik ide atau membuat draf cerita. Melalui Kelana, ia belajar langkah-langkah membuat buku dengan baik,” katanya.
Pengalaman serupa dirasakan oleh Annisa Dewi Lestari, ibunda dari Ayra, yang kali ini mendampingi anak keduanya mengikuti program tersebut.
“Awalnya tahu dari Instagram. Setelah melihat pengalaman kakaknya, Ayra tertarik ikut karena senang membaca dan bercerita. Prosesnya sekitar sebulan, cukup menantang karena anak cepat bosan, tapi hasilnya membanggakan,” ujarnya saat diwawancarai Tagar.co di ujung acara. Ia merasa hasil jerih payah mendampingi anak terbayar tuntas.

Inspirasi bagi Generasi Muda
Mala, sapaan akrab founder Niskala yang siang itu menjadi MC, menilai peluncuran buku ini menjadi momen penting untuk merayakan karya dan kreativitas anak-anak. Ia berharap program ini terus berlanjut.
“Kami berharap kegiatan ini menginspirasi lebih banyak anak untuk mencintai literasi dan menulis,” tuturnya.
Ia melihat antusiasme tinggi dari para penulis cilik dan orang tua yang hadir. Acara siang hingga sore itu berakhir dengan pameran buku Kelana Batch 2. Pameran tersebut menampilkan seluruh karya peserta yang telah terbit. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi terhadap semangat literasi generasi muda. (#)
Jurnalis Ilmi Zahrotin Faidzullah Al Hamidy Penyunting Sayyidah Nuriyah












