
SMPN 3 Sidoarjo lepas Angkatan 46 penuh haru, dengan prestasi membanggakan: 10 siswanya sukses lolos ke SMA Taruna.
Tagar.co — Suasana haru dan bangga menyelimuti SMP Negeri 3 Sidoarjo (Spentigda), usai menggelar acara pelepasan bagi para siswa kelas 9 dan 8I, Kamis (12/6/25).
Sebanyak 339 siswa resmi menjadi alumni dalam seremoni yang berlangsung khidmat di aula lantai tiga dari sekolah yang beralamat di Jalan Raden Patah No.95 itu.
Meski berlangsung dua sesi, kegiatan terlaksana dengan lancar. Sesi pertama dimulai pukul 07.00-09.30 (kelas 9A-9E). Sementara kelas 9F-9I dan 8I dimulai pukul 10.00-12.30. Tari Remo mengawali pembukaan acara. Tarian asli Jawa Timur itu dibawakan sendiri oleh Betta Anggraeni, siswi kelas 7H yang juga ikut ekskul tari.
10 Siswa Masuk SMA Taruna
Sementara Kepala SMP Negeri 3 Sidoarjo, Drs Achmad Lutfi M.M, dalam sambutannya menyampaikan kebanggaannya atas capaian prestasi yang telah ditorehkan para siswa dari angkatan 46.
Dengan penuh semangat, kepala sekolah berpengalaman itu menyebut berbagai prestasi para siswa. Seperti 10 orang yang sudah diterima di SMA Taruna, termasuk separuh lebih yang sudah dinyatakan masuk di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah.
“Jangan lupa, kita juga patut bersyukur karena indeks sekolah kita 89,07 naik dari tahun sebelumnya 87,46. Indeks tersebut menjadi yang tertinggi di antara SMP Negeri se-kecamatan Sidoarjo Kota,” paparnya disambut tepuk tangan meriah.
Maka, lanjut dia, hari ini adalah bukti kerja keras kalian selama tiga tahun di sekolah ini. Kalian telah melewati berbagai tantangan dan kini siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Teruslah belajar dan berkarya demi masa depan yang lebih baik,” ucapnya memompa semangat.
Di tempat yang sama, pendamping satuan pendidikan Abdulloh M.Pd turut hadir dan memberi sambutan. Pak Dulloh, sapaannya, memberi apresiasi atas rapor pendidikan SMPN 3 Sidoarjo yang mengalami kenaikan dari berbagai aspek, termasuk iklim literasi dan numerasi.
“Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para orang tua/wali siswa atas dukungannya selama ini,” paparnya.

Dua Penghargaan Khusus
Puncak kegiatan pelepasan adalah pemberian gordon oleh wali kelas. Para siswa yang namanya dipanggil maju satu per satu, lalu bersalaman dengan kepala sekolah. Selain penghargaan untuk siswa berprestasi, yang dilihat dari nilai rata-rata, ada juga penghargaan khusus terkait keaktifan siswa dalam berorganisasi dan mengikuti lomba.
Dua penghargaan itu diberikan pada Kayla Sahara Putri Yuniar dari kelas 9A. Ketua OSIS Spentigda tahun lalu itu mendapatkan reward kategori siswa aktif berorganisasi. Sementara penghargaan khusus atas pencapaian akademik dari berbagai ajang lomba yang diikuti diraih Ibrahim Naufal Zuhdi dari kelas 8I.
Salah seorang siswa dari kelas 8I Putri Veronica mengaku terkesan saat mengikuti prosesi wisuda, meski tidak dilaksanakan di aula gedung atau hotel, dia merasa acaranya tetap meriah. “Terima kasih sebesar-besarnya untuk bapak ibu guru yang telah mendidik saya. Juga pada teman-teman yang telah membersamai selama empat semester ini,” jelasnya. (#)
Jurnalis Geovania Aprilinda. Penyunting Darul Setiawan.












