
PCNA Wringinanom bersama PCA Wringinanom mengadakan cek kesehatan gratis usai Kajian Ahad Pagi. Di halaman SD Muwri, program ini implementasi rencana tindak lanjut dari program Pashmina untuk remaja.
Tagar.co – Di bawah rindangnya pohon markisa yang daunnya menjuntai bak atap alami, pemandangan hangat terukir di halaman SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri), Gresik, Jawa Timur. Semangat kolaborasi tergambar tatkala Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Wringinanom bersinergi apik dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Wringinanom.
Mereka menggelar aksi nyata berupa cek kesehatan gratis bagi warga sekitar, Ahad (11/5/2025). Ini bagian dari program Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah (Pashmina).
Sinar matahari yang menembus sela-sela dedaunan markisa tak mengurangi antusiasme 25 remaja yang hadir. Mereka tampak sabar mengantre untuk mendapatkan layanan kesehatan oleh para kader Nasyiah. Suasana guyub dan penuh kekeluargaan terasa begitu kental, menciptakan ruang interaksi yang hangat antara petugas kesehatan dan peserta.
Evi Dyah Rahmawati, AMd.AK, sosok enerjik yang mengemban amanah sebagai Ketua PCNA Wringinanom, mengungkapkan, kegiatan bertajuk Pashmina ini implementasi Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari program Pashmina yang sebelumnya diinisiasi oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) pada Desember 2024.
“Dengan target remaja putra dan putri, Pashmina melayani empat pos. Yaitu pendaftaran, di mana peserta mengisi daftar hadir. Mereka menuliskan nama, umur, alamat, dan tanda tangan,” ujar Evi dengan senyum sumringah di sela-sela kesibukannya memantau jalannya kegiatan.

Empat Pos Layanan
Berikutnya, Pos Edukasi. Pos ini memfasilitasi materi tentang perilaku hidup sehat pada remaja. Meliputi makan seimbang, aktif bergerak, cukup istirahat, hindari kebiasaan buruk, kebersihan diri, dan hubungan sosial. Materi ini tersampaikan oleh Karunia Chandra Inawahyuninggusti, S.Pd.
Menggunakan proyektor, Wahyu menyampaikan edukasi kepada 25 peserta yang berada di ruang kelas Abu Bakar Assidiq.
Selanjutnya, ada Pos Kesehatan. Di sini, peserta dapat mengecek IMT-nya. IMT ialah indeks massa tubuh. Meliputi cek tinggi dan berat badan. Adapun cek Hemoglobin dan gula darah langsung tertangani oleh sang ketua yang akrab dengan sapaan Yunda Evi.
Evi yang sehari-hari bertugas di Laboratorium Puskesmas Kesamben Kulon, Wringinanom, ini menyatakan, hanya satu remaja yang terdeteksi memiliki kadar hemoglobin rendah yaitu 10,4g/dl.
“Setelah pengecekan remaja tersebut, saya beri edukasi lagi bagaimana cara menormalkan kadar Hb. Yaitu dengan banyak mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan ikan-ikanan atau daging,” jelasnya.
Selain itu, ada Pos Gizi. Di pos ini ada pemberian makanan bergizi berupa kue dan air minum. Yang bertugas di pos tersebut ada Mar’atus Sholihah, S.Pd. Ia juga bertugas dengan teman-teman Nasyiah lainnya.
Terhadap acara yang berlangsung pasca Kajian Ahad pagi ini, Evi berharap, dapat berkesinambungan dan rutin terlaksana. Ini guna memberikan pelayanan gratis pada remaja.
“Karena selama ini di daerah kita, hanya terdapat posyandu balita dan lansia. Untuk remaja belum terpenuhi. Padahal remaja adalah anak bangsa, penerus perjuangan,” ungkapnya. (#).
Jurnalis Kusmiani Penyunting Sayyidah Nuriyah












