
SMA Negeri 1 Jetis Ponorogo menggelar Olimpiade Smantis (Oasis) 2026 untuk mengasah potensi remaja melalui kompetisi olahraga, pramuka, dan teknologi informasi yang edukatif serta penuh sportivitas.
Tagar.co — Pagi yang cerah di halaman SMA Negeri 1 Jetis (Smantis) Ponorogo, Senin (19/1/2026), menjadi saksi mulainya sebuah perhelatan besar. Ratusan pelajar tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Ponorogo berkumpul dengan semangat membara. Sekolah berakreditasi Unggul (A) ini secara resmi membuka Olimpiade Smantis (Oasis), sebuah ajang tahunan yang menjadi ruang bagi para remaja untuk membuktikan kemampuan diri.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Adita Galih, menekankan pentingnya pendampingan psikologis melalui kegiatan positif seperti ini. “Masa remaja merupakan saat yang sangat penting dalam perkembangan jiwa manusia. Masa itu, semua potensi diri masih besar. Jika tidak kami salurkan, hal itu akan memberi dampak negatif buat mereka,” ujar Adita dengan nada serius saat kami temui setelah apel pembukaan.
Menurutnya, perhatian terhadap dinamika remaja harus menjadi prioritas utama lembaga pendidikan agar karakter mereka terbentuk dengan kuat. “Pihak sekolah menyadari betul, masa remaja adalah fase krusial dalam perkembangan jiwa manusia. Pada tahap ini, energi dan potensi anak muda sedang berada di puncak,” imbuhnya.
Jika sekolah tidak menyediakan saluran yang tepat, lanjutnya, energi tersebut berisiko mengarah ke hal-hal negatif. Oleh karena itu, Smantis hadir memberikan panggung agar para pelajar bisa berkompetisi secara jujur, suportif, elegan, dan terbuka.
Baca Juga: Smantis Ponorogo Kerja Sama dengan ITS Bidang Prodistik
Strategi Branding dan Inovasi Digital
Oasis 2026 tidak sekadar kompetisi biasa. Para pengurus OSIS mengemas acara ini dengan tema yang visioner: Sinergi, Sportivitas, dan Inovasi Digital dalam Mewujudkan Generasi Berprestasi, Cerdas, dan Berkarya Unggul. Pemilihan tema ini mencerminkan kesiapan Smantis dalam menghadapi era disrupsi teknologi. Adita Galih, yang merupakan alumni Unesa Surabaya, meyakini kegiatan ini memiliki dampak jangka panjang yang signifikan bagi citra sekolah di mata masyarakat luas.
”Kalau menurut saya, kegiatan Oasis dapat menjadi branding sekolah. Harapannya, Smantis semakin dikenal dan familier di kalangan masyarakat luas, khususnya anak SMP/MTs,” tutur Adita.
Ia menargetkan agar nama Smantis menjadi pilihan utama bagi para siswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang menengah atas. Strategi ini terbukti efektif, mengingat Smantis kini memiliki nilai tawar tinggi berkat kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui program Prodistik.
Keunggulan di bidang TIK ini menjadi daya tarik tersendiri. Bagi orang tua atau siswa yang ingin menggali informasi lebih dalam mengenai keunggulan program Prodistik, pihak sekolah sangat terbuka.
“Informasi seputar Prodistik Smantis dapat menghubungi +62 815-1598-7645, +62 813-3535-4333, atau datang langsung ke sekolah,” pungkas Adita. Dengan integrasi kurikulum TIK dari ITS, Smantis optimistis mampu mencetak lulusan yang tidak hanya mahir secara akademik, tetapi juga terampil secara digital.
Baca Juga: Smantis Jadi Pelopor Prodistik ITS di Ponorogo, Cetak Lulusan Siap Kerja dan Kuliah
Rangkaian Lomba dan Dukungan Sponsor
Kemeriahan Oasis 2026 mencakup berbagai cabang perlombaan yang menantang. Turnamen bola voli antar-SMP/MTs menjadi pembuka rangkaian acara yang berlangsung mulai 19 hingga 23 Januari 2026. Selain adu fisik dan strategi di lapangan voli, sekolah juga menggelar lomba bidang TIK pada 21 Januari 2026 sebagai implementasi dari program Prodistik. Tak ketinggalan, lomba Pramuka yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan kemandirian pun turut meramaikan suasana pada 22 Januari 2026.
Dukungan untuk kesuksesan acara ini mengalir deras dari berbagai pihak. Tercatat lebih dari 25 sponsor turut berpartisipasi menyokong keberlangsungan Oasis 2026. Kepercayaan dari para mitra ini menunjukkan bahwa publik mengapresiasi langkah Smantis dalam membangun karakter remaja melalui kompetisi yang sehat. Seluruh rangkaian lomba ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan Ponorogo di masa depan.
Melalui Oasis, SMA Negeri 1 Jetis membuktikan, pendidikan tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas. Pendidikan karakter sejati muncul ketika siswa berinteraksi, berkompetisi, dan berinovasi dalam sebuah ekosistem yang suportif. Dengan semangat sinergi dan sportivitas, Smantis terus melangkah pasti sebagai garda terdepan pencetak generasi unggul yang melek digital namun tetap berkarakter kuat. (#)
Jurnalis Samsul Hidayat Penyunting Sayyidah Nuriyah












