FeatureUtama

Muhammadiyah Instruksikan Infak Jumat untuk Bantuan Kemanusiaan Sumatra

47
×

Muhammadiyah Instruksikan Infak Jumat untuk Bantuan Kemanusiaan Sumatra

Sebarkan artikel ini
Muhammadiyah instruksikan infak Jumat untuk bantuan kemanusiaan Sumatra. Yakni dana infak salat Jumat tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025. Pelaksanaannya dikoordinasikan melalui Lazismu dan MDMC
Muhammadiyah instruksikan infak Jumat untuk bantuan kemanusiaan Sumatra. Salah satu kondisi di wilayah Sumatra (Foto MDMC)

Muhammadiyah instruksikan infak Jumat untuk bantuan kemanusiaan Sumatra. Yakni dana infak salat Jumat tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025. Pelaksanaannya dikoordinasikan melalui Lazismu dan MDMC

Tagar.co – Bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak akhir November 2025. Bencana ini dipicu oleh Siklon Tropis Senyar yang berkembang dari bibit siklon 95B di Selat Malaka dan menyebabkan hujan ekstrem berkepanjangan di berbagai wilayah pesisir dan pegunungan Sumatra.

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menginstruksikan infak Jumat seluruh masjid Muhammadiyah dialihkan untuk membantu korban bencana alam. Utamanya musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan daerah lainnya.

Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Muhammadiyah tentang penghimpunan dana infak salat Jumat di seluruh lingkungan masjid Perserikatan Muhammadiyah, yang merupakan respons atas bencana yang tengah melanda Indonesia.

Selain itu, instruksi ini juga diperuntukkan bagi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta takmir-takmir masjid di lingkungan perserikatan Muhammadiyah.

Baca Juga:  Rakerda Lazismu Bakorwil 5 Jatim: Menyatukan Langkah, Menguatkan Dampak Zakat

Ringankan Beban Penyintas

Adapun dana infak salat Jumat yang dimaksudkan ialah Jumat tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025. Pelaksanaannya, dikoordinasikan melalui Lazismu dan Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di semua tingkatan, sehingga dapat terlaksana dengan terpadu dan terkoordinasi yang baik.

“Dan, bersamaan dan setelah itu dilakukan pelaporan penghimpunan dan penyaluran dana tersebut dengan sebaik-baiknya kepada pimpinan Perserikatan di atasnya,” ungkap Haedar.

Melalui respons ini, Haedar mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan sebagai wujud persaudaraan, meringankan beban, terhadap saudara yang tertimpa dan terdampak musibah.

“Kepada seluruh anggota Perserikatan Muhammadiyah mari kita Fastabiqul Khairat mengeluarkan dana infak tersebut seoptimal mungkin. Karena itulah yang dapat kita lakukan sebagai bagian dari dan wujud persaudaraan kita terhadap saudara-saudara yang tertimpa dan terdampak musibah banjir, tanah longsor, dan lain-lain di berbagai daerah. Khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat tersebut,” tutur Haedar. (#)

Jurnalis Adam Qodar. Penyunting Sugiran.