Feature

Mimdaka Sambut Dua Lomba Lingkungan, Libatkan Komunitas Uber Club

51
×

Mimdaka Sambut Dua Lomba Lingkungan, Libatkan Komunitas Uber Club

Sebarkan artikel ini
Mimdaka Gresik bersiap hadapi dua lomba lingkungan bergengsi. Demi inovasi kebersihan, Mimdaka libatkan komunitas "Uber Club" dan seluruh warga madrasah.
Tineke Wulandari bersama Ma’rufatul Ula sosialisasi program Mimdaka. (Tagar.co/Yana Firna A.)

Mimdaka Gresik bersiap hadapi dua lomba lingkungan bergengsi. Demi inovasi kebersihan, Mimdaka libatkan komunitas “Uber Club” dan seluruh warga madrasah.

Tagar.co – Sabtu (19/7/2025) pagi di Aula Masjid Al-Kautsar Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karangrejo tidak seperti hari biasa. Sejak pukul 08.00 WIB, wali murid MI Muhammadiyah 2 Karangrejo (Mimdaka), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, mulai memadati ruangan.

Mereka hadir untuk mengikuti sosialisasi program Mimdaka Tahun Ajaran 2025-2026 dan menyambut dua lomba lingkungan bergengsi. Setelah menjelaskan program madrasah, Kepala Mimdaka Tineke Wulandari, S.T. menyampaikan fokus utama mereka.

“Mimdaka di awal tahun ajaran ini menghadapi dua lomba. Yaitu Lomba Lingkungan Sekolah Muhammadiyah Sehat (LLSMS) dan Pemilihan Sampah yang diselenggarakan Pusat Transformasi Bersama (PTB) mitra PT Freeport Indonesia,” jelas Tineke.

Adapun Lomba Lingkungan Sekolah Muhammadiyah Sehat (LLSMS) 2025 diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen PNF dan Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik. Penjurian kedua lomba ini berdekatan, berlangsung awal Agustus 2025.

Oleh karena itu, Tineke mengajak seluruh elemen madrasah untuk bersinergi. “Saya mengajak seluruh warga madrasah, mulai dari guru, murid, ikhwan, dan seluruh wali murid, bekerja sama mempersiapkannya,” tegasnya.

Baca Juga:  Internalisasi Nilai Muhammadiyah di Pengajian Ramadan 1447 MGKB

Tineke berharap, guru dan wali murid menyumbangkan ide-ide kreatif. Sebab, kedua lomba tersebut menuntut inovasi lingkungan.

Uber Club Inovasi untuk Kebersihan

Mimdaka tidak sekadar mengajak, tetapi juga membentuk komunitas khusus yang bertugas menjaga kebersihan lingkungan. Mereka menamainya Uber Club.

“Uber adalah singkatan dari Ungu Bersih. Warna ungu merupakan branding Mimdaka,” terang Tineke.

Uber Club terdiri atas guru, murid, dan wali murid. Tugas utamanya, memilah sampah berdasarkan jenisnya.

“Mimdaka menyediakan tiga jenis tempat sampah. Yaitu organik, anorganik, dan B3. Untuk sampah anorganik, kami pilah lagi menjadi tujuh jenis sampah,” terangnya.

Ketujuh jenis sampah tersebut mereka letakkan dalam kantong tersendiri. “Kami timbang untuk kemudian kami jual atau kami daur ulang sehingga lebih berharga,” imbuh Tineke.

Selain pemilahan sampah, Mimdaka juga menciptakan berbagai inovasi di setiap ruang. Inovasi itu meliputi kelas, kantor guru, kantor kepala madrasah, perpustakaan, hingga kantin.

Di akhir sosialisasi, Tineke mengungkapkan harapannya. “Semoga madrasah kita ini bisa menjadi tempat belajar yang nyaman bagi semua murid,” pungkasnya. (#)

Baca Juga:  Tampilan Ramadan Penuh Cinta Siswa Spemdalas Meriahkan Iftar Ning Berlian

Jurnalis Yana Firna Aisyiyah Penyunting Sayyidah Nuriyah