Feature

MI Mutwo Giatkan Pendalaman Al-Qur’an Malam Hari, Tempaan Karakter sejak Dini

439
×

MI Mutwo Giatkan Pendalaman Al-Qur’an Malam Hari, Tempaan Karakter sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Sherin, siswa kelas 3 MI Mutwo sedang membaca Al-Quran (Tagar.co/Nurkhan)

Setiap malam usai Magrib, siswa MI Mutwo tekun membaca dan menyalin Al-Qur’an. Program rutin ini bukan sekadar belajar huruf hijaiah, tapi juga menanamkan cinta dan akhlak Qur’ani.

Tagar.co Di kala anak-anak lain mungkin sibuk dengan gawai atau televisi usai Maghrib, suasana berbeda justru tampak di MI Muhammadiyah 2 Campurejo (MI Mutwo), Gresik. Setiap malam, mushala madrasah ini berubah menjadi ruang penuh semangat dan ketekunan. Anak-anak duduk bersila, membawa mushaf, buku Tilawati, dan alat tulis, bersiap mendalami ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Program pendalaman tulis baca Al-Qur’an ini menjadi agenda rutin madrasah yang wajib diikuti seluruh siswa, terutama yang tinggal di sekitar kampus MI Mutwo. Siswa yang rumahnya cukup jauh diberi kelonggaran untuk mengikuti kegiatan serupa di mushala dekat rumah masing-masing.

“Pembelajaran dilakukan sesuai kemampuan anak. Kami bagi menjadi beberapa jenjang, dari jilid 1 hingga jilid 5, hingga mereka masuk ke kelas Al-Qur’an,” terang Moh. Ayub, M.Pd.I., koordinator Ismuba MI Mutwo.

Baca juga: MI Mutwo Gelar Ujian Madrasah Berbasis Android, Tanamkan Kejujuran dan Siapkan Generasi Melek Teknologi

Baca Juga:  IPM Kids, Investasi Peradaban Muhammadiyah Masa Depan

Menurut Ayub, jilid 1–5 mencakup pengenalan huruf hijaiah hingga pembacaan kalimat panjang yang banyak diambil dari potongan ayat Al-Qur’an. Setelah menuntaskan lima jilid tersebut, siswa melanjutkan ke kelas Al-Qur’an 1, kemudian naik ke Al-Qur’an 2 jika sudah lancar, dan berakhir di Al-Qur’an 3 sebagai tahap persiapan wisuda khatmil Qur’an.

Program ini tidak sekadar teknis pembelajaran membaca dan menulis. Kepala MI Mutwo, Nurkhan, M.Pd., menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sejak dini.

“Kami ingin anak-anak mencintai Al-Qur’an, bukan hanya bisa membacanya, tapi juga terbiasa menjadikannya sebagai rujukan hidup. Suasana pembelajaran kami desain tenang dan penuh kasih sayang,” jelasnya.

Dukungan orang tua menjadi energi tambahan dalam keberhasilan program ini. Ibu Nurul Qoimah, salah satu wali murid, mengungkapkan rasa bangganya melihat perubahan anaknya.

“Alhamdulillah, sekarang anak saya rajin baca Al-Qur’an di rumah. Bahkan kadang mengoreksi bacaan saya. Saya senang MI Mutwo punya program seperti ini,” katanya sambil tersenyum.

Setiap malam, momen-momen pembelajaran ini diabadikan dalam dokumentasi foto dan video. Unggahan di media sosial MI Mutwo tidak hanya menjadi bentuk transparansi, tetapi juga inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk menumbuhkan cinta Al-Qur’an di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Foskam SD/MI Kabupaten Gresik Gelar Rapat Paling Heboh di Alam Terbuka

MI Mutwo berharap, melalui langkah kecil yang dijalani secara konsisten ini, kelak lahir generasi Qur’ani yang cerdas, santun, dan berakhlak mulia. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni