
Membendung hoaks, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan digencarkan Ahmad Labib di Gresik. Perkuat ketahanan bangsa dari disinformasi, ia berupaya membangun fondasi kebangsaan demi Indonesia lebih baik.
Tagar.co — Di tengah hiruk-pikuk era digital yang kian masif, penyebaran hoaks bak duri dalam daging persatuan. Ancaman disinformasi yang mengoyak sendi kebangsaan ini menjadi perhatian serius.
Merespons tantangan tersebut, Ahmad Labib, S.H.I., M.H., Anggota komisi VI DPR RI dari Dapil X Lamongan-Gresik berikhtiar menggencarkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. Lokasinya di Aula Jati Sewu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Labib menegaskan, kegiatan ini merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menyelami makna mendalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar yang kokoh menopang tegaknya bangsa ini.
Benteng Anti-Hoaks di Tengah Arus Informasi
Dalam pemaparannya, Labib menekankan, menangkis hoaks adalah sebuah keharusan. “Informasi palsu dapat memicu kebencian, perpecahan sosial, bahkan kerusuhan,” ujarnya, Ahad, 18 Mei 2025.
Dampaknya? Mengancam stabilitas nasional, mengikis kepercayaan terhadap institusi negara, dan merusak nilai-nilai kebangsaan yang telah terajut.
“Oleh karena itu, pemahaman yang kuat akan Empat Pilar Kebangsaan menjadi fondasi tak tergoyahkan dalam membangun ketahanan bangsa dari gempuran disinformasi,” imbuh pria berkacamata itu.

Lebih lanjut, Labib menggarisbawahi urgensi kesadaran kritis masyarakat dalam menyaring setiap informasi. Ia juga menyoroti peran aktif setiap warga negara untuk menjaga integritas bangsa.
“Memahami Empat Pilar Kebangsaan bukan hanya kewajiban pejabat atau akademisi, melainkan tugas kita semua sebagai warga negara Indonesia,” ujar Labib.
“Di era digital, kita harus cerdas menangkis hoaks agar tidak terpecah belah!” tutur politikus Indonesia yang tergabung dalam Partai Golongan Karya (Golkar) itu.
Peserta Antusias
Antusiasme peserta tak terbendung. Ratusan warga dan tokoh masyarakat Kecamatan Menganti memenuhi aula. Mereka mengikuti setiap sesi dengan saksama.
Sesi tanya jawab pun berlangsung interaktif. Di mana peserta semangat menggali strategi efektif memerangi hoaks dan mengukuhkan rasa nasionalisme.
Sosialisasi ini Labib harapkan dapat memperkuat fondasi kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara positif. Demi Indonesia yang lebih baik, di masa depan. (#)
Jurnalis A’den Hubbil Khoiri Penyunting Sayyidah Nuriyah












