
Panorama indah, IsmuTrip ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati dan jiwa
Tagar.co – Sebanyak 180 siswa kelas II SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo bersama 25 guru dan pendamping mengikuti kegiatan IsmuTrip yang digabung dengan siswa kelas 1, Kamis (29/1/2026).
Rombongan berangkat pukul 06.00 WIB menuju Pondok Pak Guru Claket Pacet Mojokerto dengan menggunakan 11 mobil elf. Perjalanan ini bukan sekadar rekreasi, melainkan sarana pembelajaran karakter, ibadah, dan tadabur alam.
Kepala urusan Ismuba Ya’qub Chamidi, S.S, M.Pd. menyampaikan kegiatan IsmuTrip adalah program pembelajaran luar kelas yang mengintegrasikan ibadah, pembentukan karakter, dan pengenalan alam.
“Rangkaian kegiatan meliputi salat duha, kultum tentang 10 perbuatan baik murajaah hafalan Al-Qur’an, game kelompok menempel logo ortom Muhammadiyah, tadabur alam, makan siang berkelompok, serta salat dhuhur berjamaah,” katanya yang juga menjabat sebagai Wakil kepala sekolah.
Dia menuturkan, peserta kegiatan terdiri dari 106 siswa kelas 2, digabung dengan 75 siswa kelas 1, serta 25 guru pendamping. Kebersamaan antara siswa dan guru menjadi kekuatan utama dalam menjalankan seluruh aktivitas.
“Kegiatan berlangsung sehari penuh, dimulai dari keberangkatan pukul 06.00 WIB dan berakhir dengan kepulangan tepat pukul 13.00 WIB,” tambahnya.
Lokasi kegiatan adalah Pondok Pak Guru Claket, lanjutnya, sebuah kawasan pegunungan yang sejuk dan segar. View alam yang indah, menambah nuansa spiritual dan kedekatan dengan Allah aang Pencipta.

Membentuk Karakter Islami
Ya’qub Chamidi menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan keimanan melalui pembiasaan ibadah.
“Selain itu, juga membentuk karakter Islami dengan menanamkan nilai kesabaran, kebersamaan, berbagi, dan mengalah. Mengenalkan organisasi Islam Muhammadiyah melalui permainan edukatif. Menumbuhkan rasa syukur atas ciptaan Allah melalui tadabur alam. Mempererat ukhuwah Islamiyah antara siswa dan guru,” ungkapnya.
Kegiatan dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Setelah salat duha dan kultum di lapangan yang di pipimpin oleh ustadz Syaifudin, S.Pd.I, anak-anak murojaah hafalan Al-Qur’an Bersama guru BTQ.
Suasana pegunungan di Claket yang sejuk dan segar menjadi pelengkap yang tak ternilai. Anak-anak merasakan bahwa alam adalah kitab terbuka yang bisa dibaca untuk mengenal kebesaran Allah.
Dengan udara dingin yang menenangkan dan panorama indah, IsmuTrip ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati dan jiwa. Mereka kemudian mengikuti game kelompok menempel logo ortom Muhammadiyah sebagai sarana belajar kerja sama dan kesabaran.
Puncak kegiatan adalah tadabur alam, di mana anak-anak berjalan bersama menyusuri alam pegunungan. Udara segar, pepohonan hijau, dan gemercik air, tanah yang basah dan licin setelah hujan tidak mematahkan semangat, justru membuat mereka semakin sadar akan nikmat Allah.
Setelah penjelajahan, anak-anak beristirahat dan makan siang secara berkelompok. Setiap wadah sederhana dibagi untuk lima anak, sehingga mereka belajar berbagi, sabar, dan mengalah. Kegiatan ditutup dengan salat dhuhur berjamaah di lapangan, sebelum rombongan kembali ke Sidoarjo tepat pukul 13.00 WIB.
“Kegiatan IsmuTrip SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo membuktikan bahwa belajar tidak hanya terjadi di dalam kelas. Di tengah alam ciptaan Allah, anak-anak menemukan makna kebersamaan, keimanan, dan rasa syukur yang mendalam,” ucapnya.
Anggieta wali murid kelas II mengatakan dari kegiatan ismutrip ini ananda mendapatkan banyak pengalaman baru, dan memberikan Kesan betapa megah ciptaan Allah. (#)
Jurnalis Ifa Rahmawati. Penyunting Ichwan Arif












