Feature

Lomba Siskamling, Gardu Kampung Mulai Berhias

22
×

Lomba Siskamling, Gardu Kampung Mulai Berhias

Sebarkan artikel ini
Lomba Siskamling diadakan Pemkab Lumajang memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80. Seleksi mulai tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.
Warga RW 01 Dusun Krajan Timur, Sumbersuko, Lumajang, berkumpul di Gardu Siskamling yang dilombakan. (Tagar.co/Rizal Mazaki)

Lomba Siskamling diadakan Pemkab Lumajang memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80. Seleksi mulai tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

Tagar.co – Agustusan kampung mulai berhias nuansa merah putih untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Ada yang mengadakan lomba pos Siskamling. Seperti di Lumajang.

RW 01 Dusun Krajan Timur terpilih mewakili Desa Labruk Kidul dalam ajang lomba Siskamling tingkat Kecamatan Sumbersuko yang akan dinilai pada Kamis (7/8/2025) malam.

Jika meraih juara akan lanjut ke tingkat kabupaten bersaing dengan perwakilan terbaik dari seluruh kecamatan di Lumajang.

Gardu ronda RW 01 Dusun Krajan Timur luas 3,5 meter persegi dibangun pada awal 2023 itu kegiatannya dinilai aktif dan berdampak terhadap keamanan lingkungan.

Di tengah meningkatnya kasus kriminalitas seperti pencurian sepeda motor, begal, hingga pencurian sapi yang disorot Fraksi DPRD Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengadakan Lomba Siskamling 2025.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) menyebut, ini bukan sekadar lomba biasa, tapi bagian dari strategi bersama antara Pemda, TNI/Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara preventif.

Baca Juga:  MDMC Lumajang Gelar Pelatihan Jurnalistik Kebencanaan

“Sebenarnya intinya bukan nangkap maling berhadiah, tapi kita menggelar lomba siskamling,” ujar Bunda Indah usai Rapat Paripurna DPRD Lumajang, Jumat (13/6/2025) lalu.

Gardu RW 01 yang berdiri di barat rumah Ketua RW, Muhammad Rudi, menjadi contoh. Meski kecil, gardu tersebut jadi pusat keamanan dan kebersamaan warga setiap malam.

Lengkap dengan televisi, proyektor, jam, tempat duduk, hingga lampu kuning estetik. Gardu ini juga dilengkapi taman mini, keran air, struktur organisasi, tanda bahaya, informasi warga dan selalu terbuka untuk kegiatan warga.

“Ini bukan cuma pos jaga malam, tapi jadi tempat guyub warga,” kata Nasikhin, tokoh masyarakat RW 01.

Warga yang nongkrong digardu bukan hanya bapak-bapak, tapi juga anak muda dan sesekali lansia. Jumlahnya antara 3 sampai 5 orang. Kadang sampai 10 orang tiap malam.

Mereka juga kerap mengadakan nonton bareng sepak bola, terutama saat Timnas Indonesia bertanding.

Pernah, saat final melawan Vietnam, ibu-ibu ikut masak dan warga makan bersama usai nonton bareng.

Selain jadi tempat jaga, gardu RW 01 juga punya nilai kemanusiaan yang kuat.

Baca Juga:  Kultum Pembuka Rapat Lazismu

Irwanto, salah satu warga menceritakan, pernah ada pekerja malam yang dihadang orang mabuk, tapi berhasil diselamatkan karena ada orang di gardu.

“Pernah juga anak jatuh dari motor karena hindari kucing, langsung kami tolong, kasih minum dan kami istirahatkan,” katanya.

“Kami ingin gardu ini jadi contoh bagi RW lain, supaya hidup dan bermanfaat,” kata Muhammad Rudi, Ketua RW 01.

Menurut Samsul Huda, Sekretaris Desa Labruk Kidul, gardu RW 01 dipilih mewakili desa karena lokasi gardunya strategis dan masyarakatnya kompak.

“Mereka (RW 01) itu semangat dalam setiap kegiatan lingkungan, itulah poin penting dalam penilaian lomba, saya pilih RW 01 karena itu untuk mewakili Desa,” ujarnya.

Lomba siskamling sendiri merupakan program Pemkab Lumajang yang berlangsung dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten.

Kriteria penilaiannya tidak hanya soal keberhasilan menangkap pelaku kriminal, tapi juga tentang keaktifan pos ronda, partisipasi warga, fasilitas, dan sistem keamanan berbasis komunitas.

Nantinya, pemenang lomba akan diumumkan Oktober 2025 dan mendapatkan hadiah dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Kuliah Subuh di Atas Bukit

Sebagai tindak lanjut dari program ini, Pemkab membentuk Tim Satgas Keamanan dan Ketertiban Umum 2025 yang melibatkan Satpol PP, OPD terkait, TNI dan Polri.

Satpol PP juga rutin melakukan patroli malam guna mengantisipasi gangguan keamanan.

Warga RW 01 pun optimistis. Mereka sedang menyusun jadwal ronda yang lebih tertata dan merencanakan pengembangan gardu seperti pemasangan CCTV, papan informasi gangguan, serta penambahan fasilitas taman agar makin nyaman untuk semua. (#)

Jurnalis Rizal Mazaki  Penyunting Sugeng Purwanto