Feature

Koneksi Teori dan Praktik: SD Mumtas Surabaya Hadirkan Pembelajaran Alam Terbuka

42
×

Koneksi Teori dan Praktik: SD Mumtas Surabaya Hadirkan Pembelajaran Alam Terbuka

Sebarkan artikel ini

Kak Alfan mengajak para siswa siswi kelas 2 SD Muhammadiyah 10 Surabaya ke kandang domba dan menjelaskan ciri-ciri hewan herbivora. (M. Khoirul Anam for Tagar.co)

Sebanyak 69 siswa SD Mumtas Surabaya belajar langsung di alam melalui Outbound Edukatif di Pandaan. Mereka mengenal hewan herbivora, bertani, bermain flying fox, dan memetik hikmah kebersamaan.

Tagar.co – Pagi cerah di Pandaan, Kamis (8/5/2025), menjadi saksi semangat 69 siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 10 Surabaya (SD Mumtas) yang mengikuti kegiatan Outbound Edukatif di kawasan Sebani, Pasuruan. Bertualang di alam terbuka, mereka menjelajahi pembelajaran tematik dengan cara yang menyenangkan dan penuh makna.

Sejak pukul 07.30 WIB, anak-anak yang dikenal sebagai “Generasi Qur’ani” ini sudah berkumpul di lokasi dengan wajah-wajah antusias. Kegiatan diawali dengan senam pagi dan ice breaking yang dipandu oleh Kak Alfan Choirudin Ramadhani dan Kak Ismaul Imamah dari tim Outbound Sebani. Canda tawa langsung mewarnai suasana, membuka hari dengan energi positif.

Baca juga: Malam Penuh Doa: Siswa SD Mumtas Surabaya Menyalakan Cahaya Batin Jelang Ujian

Di antara rimbunnya pepohonan dan semilir angin pegunungan, anak-anak diajak mengenal dunia hewan herbivora secara langsung. Mereka melihat domba, kelinci, dan berbagai jenis burung, sembari mendengarkan penjelasan edukatif dari Kak Alfan. Dengan metode “BTT”—singkatan dari bulu, telinga, dan tanduk—anak-anak dikenalkan cara mudah mengidentifikasi hewan pemakan tumbuhan.

Baca Juga:  Bentor Zakat Mumtas Susuri Gang, Siswa Belajar Arti Berbagi

“Melalui pengamatan langsung, anak-anak lebih mudah memahami materi pelajaran. Ini penting untuk membangun koneksi antara teori dan praktik,” tutur Kak Alfan.

Siswa-siswi SD Mumtas, mengikuti sesi awal dalam out bound edukatif bersama Kak Ima dan Kak Bela dengan senam dan ice breaking (M. Khoirul Anam for Tagar.co)

Kegiatan berlanjut ke dunia pertanian. Di bawah bimbingan Kak Bela Safira, para siswa belajar menanam padi di petak sawah kecil yang berlumpur. Dengan semangat belajar dan tawa yang tak putus-putus, mereka menikmati pengalaman menanam langsung dengan tangan mereka sendiri.

Wajah-wajah penuh tantangan muncul saat sesi flying fox dimulai. Sebagian tampak ragu, namun tak sedikit yang berhasil menaklukkan rasa takut. Fatin Era Rajwa dari kelas 2 Al Mukmin berseri-seri setelah berhasil meluncur di tali gantung itu. “Dulu saat kelas satu aku takut banget naik flying fox. Tapi sekarang aku berani!” katanya bangga.

Sementara itu, Zahirah Nur Hasanah mengungkapkan kegembiraannya, “Rasanya senang banget, seperti terbang di udara.”

Sebagai penutup, anak-anak bermain air di kolam renang alami yang bersumber dari pegunungan. Air yang dingin dan jernih menyegarkan tubuh, membuat gelak tawa dan teriakan riang menggema di tengah udara segar Pandaan.

Baca Juga:  Tempe Bacem, Tawa, dan Cinta: Kisah Haru Mualaf Amerika di Mumtas
Hangat dan ceria, suasana out bound edukatif kelas 2 SD Muhammadiyah 10 Surabaya di Sebani Pandaan Pasuruan (Tagar.co/Lidya)

Ashriyatur Rosyidah, koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa Outbound Edukatif ini bertujuan memperkuat pembelajaran tematik sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter. “Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari alam sekitar mereka,” ujarnya.

Kepala SD Mumtas, M. Khoirul Anam, M.Pd.I., yang turut mendampingi siswa, menambahkan, “Ini bagian dari pendidikan karakter islami yang kami tanamkan. Dengan berada langsung di alam, anak-anak belajar bersyukur, bekerja sama, dan mengenal lebih luas kebesaran ciptaan Allah.”

Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Usai berkemas, para siswa naik ke dalam bus dengan membawa oleh-oleh pengalaman yang tak terlupakan, dan cerita-cerita seru yang siap dibagikan kepada keluarga di rumah. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni