
Ratusan guru Nahdlatul Ulama (NU) se-Kabupaten Gresik berkumpul untuk mengikuti workshop pendidikan yang digelar dalam rangka Harlah Ke-102 NU 102. Sambutan dari tokoh-tokoh pendidikan mewarnai acara pembukaan.
Tagar.co – Aula Mandala Bhakti Praja yang terletak di lantai 4 Kantor Bupati Gresik pagi itu dipenuhi oleh lautan hijau guru-guru Nahdlatul Ulama (NU) se-Kabupaten Gresik. Sabtu, 8 Februari 2025, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Gresik menggelar acara Seminar Pendidikan bertema Pendekatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning dan Aswaja untuk guru-guru KB, RA/TK, MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/SMK, dan umum dalam rangka Harlah Ke-102 NU.
Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan MC Nur Hidayati, M.Pd, dan diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan bacaan Surat Al-Fatihah. Dengan luwes, Nur Fadila, S.Pd, memandu lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta workshop. Dengan kompak dan penuh semangat, para guru NU ini juga menyanyikan Mars Syubbanul Wathon dan Mars Pergunu.

Hadir lebih dari 300 guru NU se-Kabupaten Gresik, dari wilayah Gresik Selatan, Tengah, dan Utara. Mereka mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusiasme, mendengarkan sambutan dari Ketua PC Pergunu Gresik, Syamsul Anam, S.Pd, S.PdI, M.Pd, yang mengapresiasi dukungan dari Ketua PCNU Gresik Dr. K.H. Mulyadi, MM, serta Kepala Dinas Pendidikan Gresik Dr. S. Hariyanto, M.Pd.
“Guru NU tetap tangguh dan bermutu,” tegas Syamsul Anam dalam sambutannya, dengan semangat luar biasa yang disambut riuh oleh peserta. Sementara S. Hariyanto mendorong guru untuk terus beradaptasi dengan kebijakan baru.
Baca juga: Peringatan Isra Mikraj di MTs Darut Tauhid Banjaran Driyorejo, Penceramahnya Siswi
Mulyadi berharap agar para guru selalu diberikan kemudahan dalam tugasnya. Tidak ketinggalan, Dr. Suprapto, perwakilan Bupati Gresik, menyampaikan pentingnya pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Sebagai penutup, H. Nur Cholis, M.Pd.I, memimpin doa dan berharap kegiatan ini membawa keberkahan serta ilmu yang bermanfaat.
Baca berita terkait: Guru NU Harus Pegang Teguh Aswaja, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning Mulai Dikenalkan
Acara dilanjutkan dengan seminar. Selain Mulyadi yang menyampaiakn materi Penguatan Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah bagi Guru NU, pemateri lainnya adalah Dr. H. Ahmad Jazuli, S.Pd, M.M, dan Syamsul Anam, S.Pd, S.PdI, M.Pd. Kduanya menyampaikan materi Pendekatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning. (#)
Jurnalis Rokhana Oktiasari Penyunting Mohammad Nurfatoni












