Feature

Gedung Muhammadiyah Center Berdiri Megah di Blitar

534
×

Gedung Muhammadiyah Center Berdiri Megah di Blitar

Sebarkan artikel ini
Gedung Muhammadiyah Center
Gambang desain Gedung Muhammadiyah Center Kabupaten Blitar. (Tagar.co/Agus Fawaid)

Tagar.co – Gedung Muhammadiyah Center (GMC) tiga lantai bakal berdiri megah di Jalan Irian No. 13, Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Gedung baru ini dibangun oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Blitar yang pemasangan tiang pancang pertama dimulai Rabu (3/12/2025).

Lokasi GMC di sebelah utara Masjid Nurul Iman Muhammadiyah Kanigoro. Pemasangan tiang pancang pertama dihadiri anggota PDM, PCM, Aisyiyah, Ortom, direksi Rumah Sakit Aminah, Rumah Sakit Islam Aminah Blitar, dan kepala SD Muhammadiyah dan TK Aisyiyah.

Ketua Panitia, Sukamto, menyampaikan, perencanaan pembangunan GMC selama dua tahun. Dia bersyukur pembangunan dimulai hari itu.

Dia menjelaskan, lahan Gedung Muhammadiyah Center (GMC) seluas 3.800 meter persegi. Pembangunan dijadwalkan selesai dua tahun. Dia mengatakan, alat berat diusahakan tidak mengganggu warga.

Camat Kanigoro, Siti Supartiyah, S.Sos., MM., dalam sambutannya mengatakan gedung dan fasilitasnya sangat bagus. Berada di samping masjid, tempat parkir luas, dan ada pusat kegiatan.

Ia berharap GMC memberikan manfaat bagi warga sekitar. ”Semoga kendaraan yang lewat bisa mampir di sini,” ujarnya.

Baca Juga:  Serunya Tebar Pakan Ikan di Outing Class PAUD Alam Al-Ghifari

Gedung ini, sambung dia, bisa dimanfaatkan untuk masyarakat sehingga perlu sosialisasi.

Acara pemasangan tiang pancang pertama Gedung Muhammadiyah Center Blitar, Rabu (3/12/2025).

Izin Bangunan Sudah Keluar

Ketua PDM Kabupaten Blitar, Sigit Prasetyo, SE., mengapresiasi seluruh pihak yang membantu proses pembangunan, mulai dari perizinan hingga perencanaan teknis.

”Untuk yang membantu mengurus izin dan desain gambar, kami sampaikan terima kasih. Izin Bangunan sekarang dikeluarkan pemerintah pusat sehingga aman,” katanya.

Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang dulu disebut IMB (Izin Mnedirikan Bangunan) sudah keluar. Diterbitkan oleh Kementerian PUPR yang proses pengurusannnya melalui sistem online.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim arsitek, tim perizinan, warga Kanigoro, dan takmir Masjid Nurul Iman.

Sigit juga menjelaskan, PDM Kabupaten Blitar juga sedang membangun dapur MBG di Desa Bence, Kecamatan Garum.

”Sampai Musyda ke-12, kami belum punya gedung perkantoran. Dulu belum punya apa-apa, tapi tetap berjuang sampai saat ini. Kali ini mulai memiliki gedung tersebut. Perjuangan ini sesuai nasihat para sesepuh,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan rencana pembangunan fasilitas olahraga sebagai daya tarik bagi remaja dan warga.

Baca Juga:  Memahami Asmaul Husna dan Tanda-Tanda Kebesaran Allah

Sigit menambahkan perlunya pemasangan rambu-rambu dan membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan. “Supaya tidak ada dampak negatif,” katanya.

Dia mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat berkontribusi dalam pembangunan gedung baru ini.

”Kami mengajak semua warga ikut memiliki dengan berdonasi berapa pun untuk pembangunan gedung ini,” ujarnya.

Gedung Muhammadiyah Center bakal menjadi pusat dakwah Muhammadiyah Kabupaten Blitar. Diperkirakan menelan biaya Rp 50 miliar.

Dipakai untuk kantor PDM dan Ortom, ruang pertemuan, aula sebagai gedung serbaguna, ruang layanan masyarakat, sarana olahraga ringan, youth space, ruang konsultasi, pendidikan, dan kegiatan sosial. Ada area semi-basement dan halaman parkir luas. (#)

Jurnalis Agus Fawaid  Penyunting Sugeng Purwanto