Feature

Enam Guru Mugeb Lolos Wardah Inspiring Teacher Gen 8

×

Enam Guru Mugeb Lolos Wardah Inspiring Teacher Gen 8

Sebarkan artikel ini
Enam pendidik inspiratif dari SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb) Gresik berhasil lolos seleksi bergengsi Wardah Inspiring Teacher Gen 8, siap membawa perubahan nyata melalui transformasi praktik pembelajaran.
Dari kiri: Nurul Fitriyah, S.Pd., Suci Damayanti, S.Pd., dan Nur Khomariah, S.Pd. (Tagar.co/Instagram)

Enam pendidik inspiratif dari SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb Primary School) Gresik berhasil lolos seleksi bergengsi Wardah Inspiring Teacher Gen 8, siap membawa perubahan nyata melalui transformasi praktik pembelajaran.

Tagar.co — Suasana di lingkungan SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb Primary School) Gresik mendadak hangat oleh kabar bahagia. Bukan melalui surat resmi yang kaku, melainkan melalui rentetan pesan WhatsApp yang masuk secara berkala. Enam orang guru sekolah tersebut resmi dinyatakan lolos seleksi Wardah Inspiring Teacher (WIT) Gen 8.

Mereka adalah Nur Khomariah, S.Pd., Nurma Aini Salsabila, S.Pd., Nurul Fitriyah, S.Pd., Novia Qurrati A’yunina, S.Pd., Raden Panji Hartono, M.Pd., dan Suci Damayanti, S.Pd. Keenamnya kini bersiap memulai petualangan intelektual yang akan mengasah taji mereka sebagai pendidik masa depan.

Nurma Aini Salsabila, salah satu di antara 25 ribu peserta yang lolos, menceritakan pengalamannya dengan penuh semangat. Awalnya, Nurma sempat merasa pesimis karena pada 31 Januari 2026, teman-temannya di sekolah lain sudah menerima surel pengumuman, sementara kotak masuknya masih kosong.

“Saya kira tidak lolos. Namun, tiba-tiba pada 4 Februari, sebuah pesan masuk. Awalnya saya mengira itu penipuan, ternyata benar pengumuman resmi. Panitia memang mengirimkan hasil seleksi secara berkala hingga 5 Februari,” kenangnya saat diwawancarai pada Jumat (6/2/2026).

Rasa penasaran terhadap program ini mengalahkan keraguannya. Kini ia antusias menyongsong tahapan belajar yang padat.

Baca Juga:  Guru Muhammadiyah Driyorejo Bedah 8 Nilai Guru Berkemajuan

Hal serupa dirasakan Nurul Fitriyah. Ia sempat menunggu dengan cemas sebelum akhirnya rasa optimis kembali menyapa. “Saya ingin menambah pengalaman baru dan terus belajar. Senang sekali ketika tahu nama saya tercantum,” ujar Fitri.

Semangat para guru ini menjadi bukti, gairah belajar tidak hanya milik siswa, tetapi juga para nakhoda di dalam kelas.

Baca Juga: Menegakkan Bendera di Bawah Gerimis, IPM Kids Mugeb Catat Sejarah

Enam pendidik inspiratif dari SD Muhammadiyah 1 GKB (Mugeb Primary School) Gresik berhasil lolos seleksi bergengsi Wardah Inspiring Teacher Gen 8, siap membawa perubahan nyata melalui transformasi praktik pembelajaran.
Dari kiri: Raden Panji Hartono, M.Pd., Novia Qurrati A’yunina, S.Pd., dan Nurma Aini Salsabila, S.P. (Tagar.co/Instagram)

Menjelajah Makna dan Menemukan Aksi

Perjalanan para guru ini bukanlah sekadar pelatihan biasa. Berdasarkan sosialisasi awal yang ia ikuti secara daring pada Jumat (6/2/2026), Nurma menjelaskan, Learning Journey WIT Gen 8 terbagi menjadi tiga fase krusial yang menuntut komitmen tinggi.

Tahap pertama bertajuk “Penjelajah Makna”. Di sini, guru-guru menyelami modul di platform Karier.mu untuk merefleksikan identitas mereka sebagai pemimpin belajar.

Kegiatan ini memadukan sesi sinkron melalui sosialisasi hibrida dan sesi asinkron untuk mendalami modul Guru Belajar serta Pemimpin Belajar. Selama tiga minggu, mereka harus menuntaskan 100 persen modul sebelum bisa melangkah ke fase berikutnya.

Memasuki tahap kedua, “Penemu Aksi”, para guru akan berhadapan dengan implementasi Project Based Learning (PjBL). Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi langsung menerapkannya di sekolah masing-masing selama tiga bulan.

“Kami kelak mendapatkan pemahaman mendalam mengenai makna PjBL dan cara menerapkannya secara praktis. Ada sesi desain pembelajaran daring, pitching proyek, hingga penilaian hibrida,” jelas Nurma.

Baca Juga:  SD Mugres Tanamkan Nilai Isra Mikraj melalui Cerita Ceria Islami

Tugas utamanya adalah menyusun laporan komprehensif mengenai penerapan PjBL tersebut di kelas mereka sendiri. Fase ini menjadi ujian nyata bagi kreativitas guru dalam menciptakan suasana belajar yang aktif dan berdampak bagi siswa.

Tahap terakhir yang menjadi puncak perjalanan adalah “Pemantik Inspirasi”. Setelah mempraktikkan ilmu di kelas, para peserta wajib menuliskan cerita perubahan mereka. Tulisan sepanjang 750 hingga 1.000 kata ini bertujuan untuk menyebarluaskan praktik baik kepada komunitas pendidikan yang lebih luas. Dengan demikian, ilmu yang mereka dapatkan tidak berhenti di ruang kelas Mugeb Primary School saja, tetapi mengalir menjadi inspirasi bagi guru-guru di seluruh penjuru negeri.

Baca Juga: Dari Aula Telogo Sewu, IPM Kids Mugeb Primary School Memulai Petualangan

Jadi Pemimpin yang Gerakkan Perubahan

Di balik rentetan tugas dan modul, program ini mengusung misi mendalam: mengubah mentalitas pendidik. Nurma menekankan dua pilar utama dalam perjalanan ini. Yakni Menjadi Guru Belajar dan Menjadi Pemimpin Belajar. Pada tahap awal, modul membantu guru merefleksikan tantangan harian mereka. Mereka mempelajari teknik untuk menjadi pembelajar yang aktif, adaptif, dan reflektif agar mampu merencanakan tindak lanjut pembelajaran secara mandiri.

“Setelah seorang guru mampu menginternalisasi dirinya untuk terus tumbuh sebagai Guru Belajar, proses tersebut berlanjut menjadi Pemimpin Belajar,” tutur Nurma. Sebagai Pemimpin Belajar, lanjut Nurma, guru diajak memahami konsep kepemimpinan menggunakan kerangka 5M. Mereka tidak lagi hanya mengajar, tetapi menguasai teknik kepemimpinan pembelajaran yang berdampak luas bagi lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Tebar 300 Takjil Berbuka Puasa, Siswa Spemdalas Kunjungi RS Petrokimia Gresik

Dukungan penuh juga datang dari Kepala SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik, Fony Libriastuti, M.Si. Ia menyambut capaian enam guru tersebut dengan rasa bangga sekaligus harapan besar.

Menurut Fony, keberhasilan ini bukan semata pencapaian individu, melainkan cerminan budaya belajar yang terus tumbuh di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, ini kabar yang sangat membahagiakan bagi kami. Enam guru lolos WIT Gen 8 menunjukkan bahwa semangat untuk terus belajar dan bertransformasi sudah menjadi denyut nadi di Mugeb,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sekolah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar para guru dapat menuntaskan seluruh rangkaian Learning Journey dengan optimal. Tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak perubahan di lingkungan sekolah.

“Kami berharap ilmu, refleksi, dan praktik baik yang diperoleh selama program ini benar-benar diimplementasikan di kelas, lalu ditularkan kepada rekan-rekan guru lainnya. Dampaknya harus dirasakan oleh siswa,” tambahnya.

Fony meyakini, ketika guru terus bertumbuh, sekolah akan bergerak maju. “Guru yang mau belajar adalah teladan terbaik bagi murid-muridnya. Dari merekalah lahir pembelajaran yang hidup, bermakna, dan berdaya ubah,” pungkas Fony. (#)

Jurnalis Sayyidah Nuriyah Penyunting Mohammad Nurfatoni