Feature

Di Balik Rihlah PCPM Buduran yang Gairahkan Aktivis Pemuda

27
×

Di Balik Rihlah PCPM Buduran yang Gairahkan Aktivis Pemuda

Sebarkan artikel ini
Di balik rihlah PCPM Buduran yang gairahkan aktivis Pemuda, berlangsung momen refleksi kader dini hari yang hangat nan gayeng. 
Peserta Rihlah Melati Muda PCPM Buduran foto bersama di akhir sesi. (Tagar.co/S. Raiq)

Di balik rihlah PCPM Buduran yang gairahkan aktivis Pemuda, berlangsung momen refleksi kader dini hari yang hangat nan gayeng.

Tagar.co – Waktu menunjukan pukul 23.45 WIB. Berteman teh dan kopi hangat serta angin yang berembus kencang di Pacet, Mojokerto, Pemuda Muhammadiyah Buduran semangat diskusi.

Pada Rihlah Melati Muda (8-9/2/2025) itu, tak terlihat ekspresi lelah akibat perjalanan dan juga pendirian tenda sejak siang hingga sore. Justru gembira yang terpancar dalam raut wajah mereka.

Seluruh peserta Rihlah Melati Muda berasal dari Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Buduran. Mereka terdiri dari beberapa bidang.

Kegiatan ini salah satu program unggulan Bidang Seni, Budaya, Olahraga dan Pariwisata di bawah nakhoda Nur Fajar Mustofa. Ia sangat mengapresiasi kerja keras panitia dan semua pihak yang terlibat aktif untuk kesuksesan Rihlah Melati Muda.

“Tentunya, rasa terima kasih saya ucapkan kepada seluruh panitia. Dengan semangat dan ikhlas saling membantu, bahu-membahu demi terlaksananya kegiatan hari ini,” ujarnya.

Ia menyatakan, kegiatan ini mereka nantikan sejak lama karena memiliki daya tarik tersendiri. “Kegiatan yang telah kita rumuskan dalam Rapat Kerja Tahun Lalu ini sudah semua pengurus nantikan. Alhamdulillah, kita dapat menyelesaikannya dengan kolaborasi serta kekompakan semua divisi,” jelasnya.

Baca Juga:  Diklat Jurus Tunggal Tapak Suci Menyapa Ngawi

Katanya, semua rundown kegiatan telah mereka susun. “Semoga semua materi, mulai Kepemuhammadiyahan, Kepemudaan, serta praktik public speaking dan juga refleksi organisasi yang sudah disepakati dapat terlaksana semuanya tanpa terkendala,” tambahnya.

Momen Refleksi Kader

Malam kian larut. Suasana tempat kemah semakin sunyi. Udara terasa lebih dingin namun kehangatan perbincangan terasa lebih gayeng. Materi ketiga tersampaikan pada Refleksi Organisasi dan Kader.

Ketua PCPM Buduran, Hilmi Hidayatullah Poetra Azhar, memimpin sesi ini dengan serius. Saat pembukaan, ia menyampaikan harapannya kepada semua peserta Rihlah Melati Muda. Ia mengajak untuk kembali refleksi tentang apa yang sudah mereka lalui.

“Saya berharap momen refleksi ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan organisasi dan perkembangan diri kita masing-masing. Refleksi bukan menjadikan kita lebih terpuruk,” jelasnya

Ia menambahkan, dalam perjalanan masa kepemimpinannya yang belum satu tahun ini begitu banyak hal yang mereka lakukan bersama di PCPM Buduran. “Sudah hampir satu tahun kita berjalan beriringan di organisasi,” kenangnya.

Momen kali ini, sambungnya, mereka gunakan bersama-sama untuk saling memberikan masukan, kritik, serta harapan yang membangun.

Baca Juga:  Jejak Al-Maun di Gresik, 175 Nasi Kotak Jadi Bahasa Kepedulian IPM Spemutu

“Untuk saling mengingatkan dan mendoakan, merefleksikan apa yang telah kita lakukan dan kita capai. Merefleksikan kendala dan arah gerak organisasi, merefleksi bidang-bidang dan juga merefleksi individu tiap kader,” tambah Hilmi.

Pada proses ini, satu per satu peserta menyampaikan refleksinya. Terpancar suasana serius namun penuh rasa optimisme membangun organisasi di sana. Sesekali keluar candaan untuk memecah keheningan malam yang bersambut tawa peserta lain.

Pagi harinya, setelah salat Subuh berjamaah, mereka senam sehat gembira. Kemudian, berlanjut sarapan pagi, susur sungai, dan ditutup dengan salat Duhur dan kultum. (#)

Jurnalis Bayu Firdaus Penyunting Sayyidah Nuriyah