
Olimpiade Ahmad Dahlan di Lamongan tak hanya menyajikan adu kecerdasan, tapi juga kelezatan kuliner lokal dan semangat pemberdayaan ekonomi. Simak cerita di balik suksesnya acara ini, dari menu sehat ramah lansia hingga snack box karya ibu-ibu Aisyiyah!
Tagar.co – Olimpiade Ahmad Dahlan (OAD) yang dihelat di SMP Muhammadiyah 12 Sendangagung, Paciran, Lamongan, pada Ahad (23/2/2025), berlangsung meriah dan sesuai harapan. Ahmad Muhtar, MPd, salah satu panitia lokal, mengungkapkan rasa lega dan puasnya atas kelancaran acara.
Baca juga: sriSemarak Olimpiade Ahmad Dahlan 2025 di SMP Muhammadiyah 12 Sendangagung
Di balik suksesnya OAD, ada peran penting tim konsumsi yang solid. Dipimpin oleh Frety Fatmawati, M.Pd., guru IPS SMP Muhammadiyah 12, tim ini memastikan seluruh panitia dan peserta terpuaskan dengan hidangan lezat dan sehat.
Menu Sehat Ramah Manula dan Cita Rasa Lokal
Frety menjelaskan, seluruh guru perempuan SMP Muhammadiyah 12 bahu-membahu sebagai seksi konsumsi. Mereka menyajikan menu makan siang yang aman bagi kesehatan, terutama bagi panitia yang berusia lanjut. Pilihannya jatuh pada hidangan rendah lemak seperti sate ayam, penyetan lele, bandeng, dan tempe, dilengkapi lalapan sayur segar. Kuahnya pun tak kalah menggoda, ada asem-asem balungan dan garang asem bandeng, disempurnakan dengan sambal terasi yang nendang.
Tak ketinggalan, buah-buahan segar seperti semangka dan jeruk lokal menjadi pencuci mulut yang menyegarkan. Minuman legen dan dawet siwalan, minuman khas Sendangagung dan sekitarnya, menjadi primadona yang langsung ludes diserbu panitia dan peserta.

Snack Box UMKM: Manisnya Dukungan untuk Ekonomi Lokal
Titin Zuliana, S.P., guru SMP Muhammadiyah 12 dan Waka Kesiswaan, menambahkan bahwa seluruh peserta OAD mendapatkan snack box berisi lemper, roti, rengginang, jeruk, dan air mineral gelas Suli-5. Peserta yang melaju ke babak semifinal juga mendapatkan tambahan nasi kotak untuk makan siang.
“Semua snack dalam kotak ini adalah produk UMKM anggota ‘Aisyiyah Sendangagung. Kami berupaya memberdayakan ibu-ibu ‘Aisyiyah,” jelas Titin.
Lebih dari Sekadar Makanan: Berkah dan Sinergi
Sebuah hajatan memang tak lepas dari urusan konsumsi. Namun, di balik itu, ada roda ekonomi yang berputar dan keberkahan yang tercipta. Ada hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara pelaku UMKM dan lembaga penyelenggara.
Kekompakan tim konsumsi OAD terlihat jelas. Setelah makan siang selesai, mereka sigap membersihkan properti makan. Ruang kelas 7F yang disulap menjadi ruang prasmanan dengan meja berlapis kain biru, didesain senyaman mungkin. Ruang makan ini tak hanya menjadi tempat mengisi perut, tetapi juga ajang silaturahmi dan keakraban
Jurnalis Sri Asian Penyunting Mohammad Nurfatoni












