
Delapan Koordinator Daerah Sumu resmi dilantik di Yogyakarta. Mereka siap menjadi motor penggerak ekonomi umat melalui pemberdayaan UMKM dan jejaring bisnis berbasis nilai Islam.
Tagar.co — Dalam suasana khidmat dan penuh semangat pemberdayaan, Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) resmi melantik delapan Koordinator Daerah (Korda) untuk periode 2025–2026, Senin (12/5/2025). Bertempat di Yogyakarta, pelantikan ini menjadi tonggak baru dalam gerakan ekonomi umat berbasis komunitas yang digerakkan dari daerah.
Para Korda yang dilantik bukan sekadar pengurus administratif. Mereka adalah wajah dari harapan baru: motor penggerak yang akan menghidupkan semangat kewirausahaan dan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah masing-masing.
Baca juga: Tujuh Pengusaha Muda Semarang Bentuk Sumu
“Peran Koordinator Daerah sangat strategis, karena mereka adalah penggerak utama kegiatan ekonomi berbasis komunitas di tingkat lokal. Kami berharap mereka mampu menjembatani antara potensi ekonomi umat dan kebijakan pembangunan yang inklusif,” ujar Ghufron Mustaqim, Sekretaris Jenderal Sumu, dalam sambutannya.
Mereka yang Dipercaya Menggerakkan Roda Ekonomi Umat
Dari Kota Batu hingga Palembang, dari Semarang hingga Jakarta Selatan, nama-nama yang dilantik telah melalui proses seleksi ketat berbasis rekam jejak, integritas, dan komitmen pada ekonomi berbasis nilai Islam.
Berikut daftar lengkap Korda Sumu 2025–2026:
-
Abdur Rochman – Kota Batu, Jawa Timur
-
Rizal Hafizhi – Kabupaten Karawang, Jawa Barat
-
Maulidi Barkah – Kota Palembang, Sumatera Selatan
-
Heriwanto – Kota Surakarta, Jawa Tengah
-
Muhammad Abdul Furqon – Jakarta Selatan, DKI Jakarta
-
Masayuki Saputro – Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
-
Dede Hermawan – Kabupaten Pati, Jawa Tengah
-
Rubyanto Prabowo – Kota Semarang, Jawa Tengah
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Bagi Sumu, penetapan para Korda adalah simbol komitmen kolektif untuk menghadirkan gerakan ekonomi yang kuat, mandiri, dan berdampak luas. Mereka akan menjadi ujung tombak program-program pembinaan UMKM, pelatihan kewirausahaan, serta perluasan jejaring bisnis antaranggota Sumu.
Gerakan Ekonomi yang Selaras dengan Misi Perserikatan
Program-program yang diusung Sumu berpijak pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM yang mengamanatkan pengembangan usaha mikro sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Namun lebih dari itu, gerakan ini juga sejalan dengan misi besar Muhammadiyah.
Dalam Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-48, kemandirian ekonomi ditegaskan sebagai salah satu fondasi dakwah dan penguatan organisasi. Sumu mengambil peran konkret dalam misi ini, membangun ekosistem usaha yang bukan hanya berorientasi pada profit, tetapi juga etika, keadilan sosial, dan kebermanfaatan bagi umat.
Tak hanya kepada kader, Sumu juga mengajak masyarakat luas untuk bergabung. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa pun yang ingin menjadi bagian dari gerakan ini,” ujar Ghufron. Bahkan, bagi yang berminat menjadi Korda selanjutnya, pendaftaran telah dibuka melalui situs resmi mereka.
Ingin menjadi Koordinator Daerah berikutnya? Daftar dan ikuti prosesnya di: sumu.or.id/rekruitmenkorda
Dengan pelantikan ini, Sumu menegaskan komitmennya untuk terus memperluas dampak ekonomi umat dari akar rumput. Dari daerah untuk Indonesia. Dari komunitas untuk kemaslahatan bersama. (#)
Jurnalis Soleh Penyunting Mohammad Nurfatoni












