
Tagar.co — Suara riang dan sorak anak-anak pecah sejak pagi ketika ratusan siswa SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri) Gresik, Jawa Timur tiba di kawasan wisata edukatif Telaga Sewu, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/10/2025).
Dalam kegiatan bertajuk Science Camp dan Outdoor Education, mereka diajak belajar langsung di alam terbuka dengan cara yang menyenangkan.
Baca juga: Dari Barisan Rapi ke Mimpi Tinggi: Semangat Pemuda Berkobar di SD Muri
Begitu turun dari bus, udara segar dan gemericik air telaga seolah menyambut kedatangan mereka. Para siswa kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti beragam aktivitas edukatif—mulai dari menanam padi, menjelajah alam, hingga mencoba berbagai permainan sains sederhana.
“Kami ingin anak-anak belajar langsung dari alam. Tidak hanya teori di kelas, tetapi juga praktik yang menumbuhkan rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Riza Agustina Wahyu Setiawati, S.Pd., M.Pd., Kepala SD Muhammadiyah 1 Kebomas, di sela-sela persiapan pemberangkatan menuju lokasi.
Tak hanya belajar, anak-anak juga menikmati permainan air dan kegiatan outbound di area Telaga Sewu. Suasana kian meriah ketika tawa mereka menggema di sekitar telaga.
“Seru banget! Aku bisa menangkap ikan, main flying fox, dan main air bareng teman-teman,” kata Raziq Al Firdaus, siswa kelas V, sambil tersenyum lebar.

Para guru pendamping tampak antusias mengarahkan kegiatan. Mereka memastikan setiap anak terlibat aktif sambil menanamkan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, kemandirian, dan rasa syukur.
Menjelang sore, seluruh peserta mengikuti sesi refleksi singkat. Anak-anak bergiliran menceritakan pengalaman menarik yang mereka peroleh sepanjang kegiatan.
“Outdoor education seperti ini akan terus kami kembangkan agar anak-anak tumbuh sebagai pembelajar sejati—ceria, tangguh, dan mencintai alam,” tutur Indah Khaoirunnisa’, salah satu pendamping kegiatan.
Kegiatan ditutup dengan api unggun dan foto bersama. Dalam suasana senja yang hangat, wajah-wajah lelah itu justru memancarkan kebahagiaan. Mereka pulang dengan segudang pengalaman baru—tentang alam, sahabat, dan makna belajar yang sesungguhnya. (#)
Jurnalis Abdul Rokhim Ashari Penyunting Mohammad Nurfatoni












