
SD Mugres sukses selenggarakan ANBK 2025. 69 murid kelas V ikuti asesmen dengan jujur. Sejalan dengan misi pendidikan di SD Mugres berupa pembentukan akhlak mulia.
Tagar.co — SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2025 bagi murid kelas V. Asesmen ini berlangsung selama dua hari, Senin dan Selasa (22–23/09/2025). Lokasinya di dua laboratorium komputer sekolah, yaitu Star Lab dan Space Lab, dengan pengawasan ketat dari tim pengawas eksternal.
Sebanyak 69 murid kelas V, termasuk peserta cadangan, mengikuti asesmen yang terbagi ke dalam dua sesi setiap harinya. Sesi I dilaksanakan pukul 07.00–09.50 WIB, sedangkan sesi II berlangsung pukul 10.00–12.50 WIB. Setiap sesi diikuti oleh 15 murid per laboratorium, sehingga suasana ujian tetap kondusif, nyaman, dan sesuai standar pelaksanaan ANBK.
ANBK merupakan program pemerintah yang bertujuan memotret mutu pendidikan secara nasional. Fokusnya bukan sekadar kemampuan kognitif, melainkan juga kompetensi literasi, numerasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar. Dengan demikian, hasil ANBK harapannya dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang kualitas pembelajaran yang berlangsung di sekolah.
Di SD Mugres, ANBK 2025 bukan hanya sekadar ujian berbasis komputer, tetapi juga momentum penting untuk melatih karakter murid, terutama kejujuran. Kepala Urusan Kurikulum SD Mugres Kampus A, Ani Windi Astuti, S.Pd., menegaskan, nilai integritas menjadi hal utama yang pihaknya tanamkan dalam pelaksanaan asesmen ini.
“ANBK bukan ujian yang menentukan kelulusan siswa, melainkan instrumen untuk memotret mutu sekolah. Karena itu, kami selalu menekankan kepada anak-anak agar mengerjakan dengan jujur sesuai kemampuannya. Kejujuran adalah nilai karakter yang ingin kami tanamkan melalui kegiatan ini,” ujar Windi.
Pelaksanaan ANBK 2025 di SD Mugres berjalan tertib dan lancar. Setiap murid datang tepat waktu, kemudian menuju ruang ujian sesuai pembagian sesi dan lokasi. Petugas teknisi memastikan perangkat komputer dan jaringan internet tersedia dengan baik untuk mendukung jalannya asesmen.

Bentuk Akhlak Mulia
Di setiap laboratorium, pengawas dari luar sekolah hadir untuk memastikan objektivitas dan netralitas pelaksanaan. Kehadiran pengawas eksternal ini juga menambah keseriusan suasana ujian. Meskipun demikian, anak-anak tampak tenang dan percaya diri menghadapi soal-soal asesmen.
“Kami sudah membiasakan anak-anak berlatih menggunakan aplikasi simulasi ANBK sebelumnya. Jadi, saat pelaksanaan, mereka sudah terbiasa dengan tampilan dan alur pengerjaan soal. Yang terpenting, mereka tetap tenang, percaya diri, dan jujur,” tambah Windi.
Selain menguji kemampuan dasar literasi dan numerasi, ANBK 2025 juga menyertakan survei karakter. Hal ini sejalan dengan misi pendidikan di SD Mugres yang tidak hanya menekankan pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan akhlak mulia.
Tim Kaur Kurikulum yang lain, Liana Fatmawati, S.Pd., menegaskan, kejujuran jadi pondasi penting dalam dunia pendidikan. “Kami selalu menekankan kepada siswa, lebih baik menjawab sesuai kemampuan sendiri, meskipun tidak sempurna, daripada mencontek atau bertanya pada teman. Itu jauh lebih bermakna karena menumbuhkan rasa percaya diri dan integritas,” ujar Liana.
Guru pendamping yang bertugas di luar ruang ujian pun turut mengawasi kesiapan anak-anak. Mereka membantu menjaga ketertiban, mengatur jadwal sesi, serta mendampingi peserta cadangan yang sewaktu-waktu diperlukan untuk menggantikan peserta utama.
Efektif dan Kondusif
Walaupun suasana ujian cukup serius, antusiasme anak-anak tetap terlihat. Beberapa murid menyampaikan rasa senang bisa mengikuti ANBK karena mendapat pengalaman baru menggunakan komputer untuk asesmen berskala nasional.
Pelaksanaan yang terbagi ke dalam dua laboratorium dan dua sesi terbukti efektif. Ruang ujian tetap kondusif, tidak berdesak-desakan, dan anak-anak bisa berkonsentrasi penuh. Total sebanyak 69 murid tercatat mengikuti asesmen, termasuk beberapa siswa cadangan yang disiapkan jika sewaktu-waktu ada kendala teknis.
Dengan suksesnya ANBK 2025, Liana menyatakan, SD Mugres berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pendidikan di tingkat nasional. Lebih dari itu, sekolah ingin menegaskan kembali pentingnya karakter kejujuran sebagai nilai utama yang melekat pada diri setiap murid.
“Kami ingin anak-anak terbiasa bersikap jujur dalam kondisi apa pun. Nilai ujian bisa diperbaiki, tetapi karakter jujur akan menjadi bekal sepanjang hidup. Inilah pesan penting yang kami tanamkan dalam pelaksanaan ANBK ini,” pungkas Liana. (#)
Jurnalis Abizar Purnama Penyunting Sayyidah Nuriyah












