
Suasana sejuk Kota Batu mengiringi semangat guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 Kebomas Gresik dalam mengikuti Baitul Arqam AUM PCM Kebomas sebagai upaya memperkuat ideologi, kompetensi, dan inovasi pendidikan Muhammadiyah.
Tagar.co – Udara sejuk Kota Batu menyambut rombongan guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 Kebomas Gresik (SD Muri) yang mengikuti kegiatan Baitul Arqam Guru dan Karyawan AUM PCM Kebomas Gresik di Royal Hotel and Villa Batu, Sabtu (9/5/26).
Mengusung tema “Mewujudkan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah yang Berintegritas dan Berkemajuan”, kegiatan ini menjadi ruang penguatan ideologi, inovasi, sekaligus kebersamaan antarpendidik Muhammadiyah.
Baca juga: Perkuat Soliditas, Guru dan Karyawan AUM Kebomas Ikuti Baitul Arqam di Batu
Perjalanan sekitar tiga jam dari Gresik menuju Batu terasa hangat dengan obrolan antarguru di sepanjang jalan. Hamparan sawah hijau dan perbukitan yang membentang menjadi teman perjalanan yang menenangkan.
Sebagian peserta tampak berdiskusi ringan tentang pembelajaran di sekolah, sementara lainnya menikmati kopi hangat atau membaca catatan materi yang akan dibahas. Suasana santai namun penuh semangat itu seakan menjadi awal yang menyenangkan sebelum memasuki rangkaian kegiatan inti.
Sesampainya di lokasi, udara dingin khas pegunungan langsung menyapa para peserta. Di dalam aula, para guru dan karyawan mengikuti setiap sesi dengan antusias.
Mereka terlihat serius menyimak materi, aktif berdiskusi, dan mencatat poin-poin penting yang disampaikan narasumber. Kehangatan dan semangat belajar terasa begitu kuat sepanjang kegiatan berlangsung.
Materi yang diberikan pun dekat dengan tantangan pendidikan masa kini. Mulai dari penguatan ideologi Muhammadiyah, strategi pemasaran sekolah unggul di era digital, hingga inovasi pendidikan berkemajuan dalam menghadapi persaingan global.
Seluruh sesi dirancang untuk membekali guru dan karyawan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar Muhammadiyah.
Salah satu guru SD Muhammadiyah 1 Kebomas, Hilmi Fakhruddin, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.
“Kami jadi lebih memahami bagaimana membangun sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan branding sekolah,” ujarnya dengan bersemangat.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Kebomas, Dr. Andi Rahmad Rahim, S.Pi., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Baitul Arqom bukan sekadar kegiatan formal, melainkan sarana membangun karakter dan kebersamaan antarguru Muhammadiyah.
“Baitul Arqam ini menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai Muhammadiyah sekaligus membangun solidaritas antarguru. Dengan integritas dan inovasi, kita berharap mampu melahirkan generasi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya semangat “One Roof, One Step, One Heart” sebagai penguat sinergi antarlembaga pendidikan Muhammadiyah di Kebomas Gresik.
Tidak hanya fokus pada materi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi pengalaman antarpendidik dari berbagai sekolah Muhammadiyah di bawah naungan PCM Kebomas. Keakraban tampak terjalin saat peserta berdiskusi santai, bertukar cerita, hingga menikmati waktu istirahat bersama.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah pembahasan tentang branding dan pemasaran sekolah Muhammadiyah. Dalam sesi tersebut, guru diajak memahami pentingnya membangun citra sekolah yang positif, memperkuat komunikasi dengan orang tua, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi pendidikan secara profesional dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, guru dan karyawan SD Muhammadiyah 1 Kebomas diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan modern dengan semangat inovatif, berintegritas, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Muhammadiyah. Semangat kebersamaan yang terbangun selama Baitul Arqom pun menjadi energi baru untuk terus menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan. (#)
Jurnalis Abdul Rokhim Ashari Penyunting Mohammad Nurfatoni












