Feature

Lantunan Al-Qur’an Raihan Teduhkan Haflah Akhirissanah Smamdela

72
×

Lantunan Al-Qur’an Raihan Teduhkan Haflah Akhirissanah Smamdela

Sebarkan artikel ini
Mohammad Raihan El Shirazy saat melantunkan ayat suci di acara Haflah Akhirissanah XXXVI di Hall Sang Pencerah, Universitas Muhammadiyah Gresik, Jawa Timur, Ahad, 10 Mei 2026 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah)

Suara syahdu Mohammad Raihan El Shirazy saat melantunkan ayat suci Al-Qur’an menghadirkan suasana khusyuk dan penuh haru dalam Haflah Akhirissanah Smamdela 2026 di Hall Sang Pencerah UMG.

Tagar.co — Suasana Hall Sang Pencerah Universitas Muhammadiyah Gresik mendadak hening saat seorang siswa melangkah perlahan menuju mimbar utama Haflah Akhirissanah XXXVI dan Tahfidzul Qur’an V SMA Muhammadiyah 8 Gresik (Smamdela), Ahad pagi (10/5/2026).

Di tengah megahnya prosesi wisuda, lantunan ayat suci Al-Qur’an yang mengalun dari bibirnya menghadirkan keteduhan yang menyentuh hati para hadirin.

Baca juga: Nuansa Betawi Hangatkan Pembukaan Haflah Akhirissanah Smamdela

Siswa tersebut adalah Mohammad Raihan El Shirazy dari kelas XII-4. Dengan balutan jas hitam rapi dan raut wajah tenang, Raihan mendapat amanah membacakan tilawah sebagai pembuka rangkaian acara haflah akhirissanah dan wisuda tahfiz.

Suara Raihan terdengar lembut namun berkarakter kuat, memenuhi seluruh sudut hall dengan lantunan ayat suci yang syahdu. Setiap bacaan yang keluar dari bibirnya mengalir penuh penghayatan, membuat para tamu, wali murid, guru, hingga siswa larut dalam suasana khusyuk.

Baca Juga:  Zada yang Tak Pernah Diam

Beberapa hadirin tampak memejamkan mata sambil menyimak setiap tajwid yang dilafalkan dengan tertata indah. Ada pula yang menundukkan kepala haru ketika tilawah berlangsung. Di tengah riuh kebahagiaan wisuda, lantunan ayat suci itu menjadi pengingat tentang makna pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga kedekatan dengan Al-Qur’an.

Suasana Haflah Akhirissanah XXXVI di Hall Sang Pencerah, Universitas Muhammadiyah Gresik, Jawa Timur, Ahad, 10 Mei 2026 (Tagar.co/Nadhirotul Mawaddah)

Tilawah Raihan menghadirkan jeda spiritual sebelum para wisudawan melangkah menuju fase kehidupan berikutnya. Suaranya seakan menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Qurani harus berjalan beriringan dalam perjalanan seorang pelajar.

Momentum tersebut terasa semakin istimewa karena Haflah Akhirissanah XXXVI bersanding dengan Tahfidzul Qur’an V, sebuah perayaan yang bukan hanya melepas lulusan sekolah, tetapi juga menandai tumbuhnya generasi muda yang dekat dengan Kalamullah.

“Senang sekali bisa menjadi bagian dari acara bersejarah ini,” tutur Raihan, salah satu wisudawan Smamdela tahun ini.

Tepuk tangan hangat mengalir dari para tamu usai tilawah selesai dibacakan. Namun lebih dari sekadar apresiasi, yang tertinggal di hati para hadirin adalah suasana teduh dan haru. Lantunan Mohammad Raihan El Shirazy pagi itu seolah menjadi doa yang melangit, mengiringi langkah para wisudawan menuju masa depan yang penuh cahaya. (#)

Baca Juga:  Nuansa Betawi Hangatkan Pembukaan Haflah Akhirissanah Smamdela

Jurnalis Nadhirotul Mawaddah Penyunting Muhammad Nurfatoni