
Siswa SD Muri Gresik memperingati Hardiknas dengan infak buku, menghidupkan sudut baca kelas. Kegiatan ini mendorong budaya literasi melalui kebiasaan membaca yang lebih dekat, nyaman, dan menyenangkan bagi siswa.
Tagar.co – Di sudut baca ruang kelas sejumlah siswa duduk melingkar di atas karpet cokelat bermotif lingkaran, asyik membaca buku cerita bergambar.
Mereka larut dalam bacaan masing-masing, sesekali menunjuk ilustrasi dan berbagi cerita dengan teman di sebelahnya. Rak buku di dekat mereka tersusun rapi, menampilkan beragam bacaan yang kini mudah dijangkau.
Baca juga: Deg-degan di Depan Penguji: Kisah 54 Siswa SD Muri Menaklukkan Munaqasah
Di sudut baca lainnya, suasana serupa juga terlihat. Beberapa siswi duduk di area yang ditata lebih dekoratif, dengan hiasan damar kurung gantung dan latar bergambar pemandangan yang menciptakan suasana nyaman. Mereka membaca dengan tenang, membalik halaman demi halaman dengan penuh perhatian.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilaksanakan oleh siswa SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri), Gresik, Jawa Timur, melalui program infak buku untuk menghidupkan sudut baca di setiap kelas, Senin (4/5/2026).
Sejak pagi, para siswa membawa buku layak baca dari rumah untuk dikumpulkan dan ditata bersama menjadi koleksi baru. Dengan pendampingan guru, buku-buku tersebut disusun rapi agar menarik dan mudah diakses oleh seluruh siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bellah Iasyah Meylindah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk peringatan Hardiknas yang tidak sekadar seremonial, tetapi berdampak langsung bagi siswa.
“Melalui infak buku, kami berharap sudut baca kelas menjadi lebih hidup dan dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Salah satu siswa, Kenahya Putri Cahyaning Massa, mengaku senang dapat berbagi buku dengan teman-temannya. “Saya senang karena buku yang saya bawa bisa dibaca bersama di kelas,” katanya.
Melalui kegiatan ini, SD Muri berharap budaya membaca semakin tumbuh di kalangan siswa dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. (#)
Jurnalis Fina Vaiqotul Himmah Penyunting Mohammad Nurfatoni












