Feature

Sinergi Orang Tua-Sekolah Bekal Sukses Ujian Sekolah

59
×

Sinergi Orang Tua-Sekolah Bekal Sukses Ujian Sekolah

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 110 siswa dan wali murid SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo mengikuti motivasi sinergi parenting guna menyukseskan ujian sekolah melalui penguatan karakter, doa, dan kepatuhan anak.
Drs. Aunur Rofiq, M.Si., seorang motivator sekaligus Penjamin Mutu Pendidikan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. (Tagar.co/Nana Liesdiana)

Sebanyak 110 siswa dan wali murid SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo mengikuti motivasi sinergi parenting guna menyukseskan ujian sekolah melalui penguatan karakter, doa, dan kepatuhan anak.

Tagar.co – Pagi itu, Sabtu, 2 Mei 2026, suasana Auditorium Jenderal Sudirman SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo mendadak riuh. Sebanyak 56 siswa kelas VI berseragam rapi duduk berdampingan dengan 54 wali murid.

Mereka berkumpul untuk menyatukan visi dalam agenda “Sinergi Parenting”. Mengusung tema besar “Sukses Ujian Sekolah dengan Sinergi antara Orang Tua dan Sekolah menuju Hasil Gemilang dan Bermartabat”, acara ini menjadi ruang refleksi sebelum menghadapi ujian.

Kepala SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Alfiatun Naimah, S.Si., S.Pd., membuka acara dengan pesan yang mendalam. Dengan nada bicara yang tenang namun tegas, perempuan yang akrab disapa Bu Alfi ini menekankan pentingnya fondasi mental bagi para siswa. Ia ingin anak-anak didiknya tidak hanya mengejar nilai di atas kertas, tetapi juga memenangkan pertempuran karakter di dunia nyata.

“Anak-anak, ingat tiga kata kunci dalam hidup ini agar kalian sukses dalam segala hal. Yaitu belajar, bersaing secara sehat, serta hormati orang tua dan guru kalian,” pesan Alfi di hadapan peserta.

Baca Juga:  Keteladanan Orang Tua, Kunci Membangun Kebiasaan Baik Anak

Ia juga menyisipkan untaian mahfuzat atau kata bijak bahasa Arab untuk membakar semangat para siswa. Baginya, kesuksesan memerlukan kesungguhan, kesabaran, dan keteguhan di jalur yang benar.

“Ingatlah Man Jadda wa Jada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti bisa. Lalu Man Shabara Zhafira, siapa yang bersabar pasti berhasil. Terakhir, Man Saara ‘ala Darbi Washala, barang siapa yang berjalan pada jalannya maka sampailah ia,” tambahnya menyemangati.

Baca Juga: IsmuTrip, Cara SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo agar Siswa Belajar dari Alam, Dekat dengan Allah

Pilar Kepatuhan dan Strategi Mendidik

Selanjutnya, memasuki sesi inti, Drs. Aunur Rofiq, M.Si., seorang motivator sekaligus Penjamin Mutu Pendidikan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mengambil alih panggung. Pria yang akrab dengan panggilan Pak Rofiq ini mengupas tuntas rahasia keberhasilan seorang anak.

Menurut sosok yang pernah menjabat sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo selama tiga periode ini, kepatuhan kepada orang tua adalah kunci mutlak. “Orang yang sukses adalah mereka yang mematuhi orang tuanya, sedangkan orang gagal adalah mereka yang tidak patuh pada orang tuanya,” tegas Rofiq.

Baca Juga:  Generasi Tangguh Dimulai dari Keluarga yang Utuh

Ia kemudian merinci lima pilar utama yang akan tumbuh jika seorang anak memiliki kepatuhan yang tinggi. Pilar-pilar tersebut mencakup penguasaan ilmu, penguatan tauhid, kemampuan pengendalian diri, ketahanan mental, hingga ketenangan jiwa yang stabil.

Tak hanya bagi siswa, Rofiq juga membagikan strategi khusus bagi orang tua dalam mendidik generasi hebat. Ia menekankan, lingkungan rumah harus memberikan ketenangan dan kenyamanan. Orang tua wajib menunjukkan keteladanan yang nyata serta menanamkan akidah yang kuat.

“Kita harus istikamah dalam aturan, menghindari kritik terhadap karakter anak, dan menjauhi kata-kata kasar,” urainya.

Ia juga menyarankan agar orang tua memberikan tanggung jawab kepada anak, mengiringi mereka dengan doa yang tidak pernah putus, serta selalu memberikan apresiasi terhadap setiap proses dan usaha yang anak-anak lakukan. Dengan sinergi yang apik ini, sekolah optimis para siswa akan meraih hasil yang membanggakan dan bermartabat. (#)

Jurnalis Nana Liesdiana Penyunting Sayyidah Nuriyah