Feature

Masjid Al-Fattah Tulungagung Jadi Contoh Tempat Ibadah Ramah dan Aman bagi Perempuan

147
×

Masjid Al-Fattah Tulungagung Jadi Contoh Tempat Ibadah Ramah dan Aman bagi Perempuan

Sebarkan artikel ini
Sri Lestari Linawati membaca buku profil Masjid Al Fattah Tulungagung di sela kegiatan rapat kerja LPCRPM di Tulungagung, Jumat (1/5/2026). (Tagar.co/Yekti Pitoyo)

Masjid Al-Fattah Tulungagung dinilai berhasil menghadirkan lingkungan ibadah yang ramah dan aman bagi perempuan, melalui fasilitas yang memadai dan pengelolaan yang inklusif.

Tagar.co – Kunjungan anggota LPCRPM Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ke Masjid Al-Fattah Tulungagung pada Jumat (1/5/2026) meninggalkan kesan mendalam. Bukan hanya soal pengelolaan masjid, tetapi juga bagaimana peran perempuan ditempatkan sebagai elemen penting dalam upaya memakmurkan masjid secara berkelanjutan.

Dalam agenda Raker Masjid Al-Fattah Tulungagung yang digelar di masjid tersebut, konsep “ramah perempuan” menjadi pembahasan utama. Pendekatan ini dinilai bukan sekadar penyediaan fasilitas, melainkan strategi nyata untuk menciptakan masjid yang hidup, inklusif, dan relevan bagi seluruh jamaah.

Baca juga: Turba LPCRPM PDM Tuban Temukan Energi Baru dari Ranting Muda Wolutengah

Sri Lestari Linawati—akrab disapa Lina—anggota Divisi Cabang dan Ranting LPCRPM PP Muhammadiyah sekaligus dosen di Universitas Aisyiyah Yogyakarta, mengungkapkan apresiasinya terhadap kesiapan Masjid Al-Fattah.

Ia menilai masjid ini berhasil menghadirkan ruang yang nyaman dan aman bagi perempuan, bahkan sejak dini hari.

Baca Juga:  Dari QRIS hingga Program Sosial, Muhammadiyah dan Jalan Baru Menuju Masjid Unggulan

“Sejak sebelum Subuh, sekitar pukul 03.00, fasilitas sudah siap dan terawat. Ini menunjukkan keseriusan dalam menghadirkan masjid yang ramah perempuan,” ujarnya.

Lina menyoroti sejumlah detail yang kerap luput dari perhatian, namun justru menjadi indikator penting. Mulai dari toilet perempuan yang tertutup, jumlah yang memadai, pilihan toilet duduk, kran yang berfungsi baik, hingga kebersihan yang terjaga. Tak ketinggalan, tempat sampah tersedia di berbagai titik, mendukung budaya bersih di lingkungan masjid.

Lebih dari itu, edukasi juga menjadi bagian penting. Informasi tata cara penggunaan toilet dipasang dengan jelas, menunjukkan adanya upaya sistematis dalam membangun kesadaran jamaah. Detail tambahan seperti gantungan yang cukup dan cermin di area luar toilet pun turut meningkatkan kenyamanan pengguna.

Menurut Lina, pendekatan ini mencerminkan pemahaman bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat pembinaan nilai-nilai kehidupan.

“Masjid ini menjadikan kebersihan sebagai bagian dari taharah. Nilai ini penting ditanamkan sejak dini, terutama kepada anak-anak,” jelasnya.

Baca Juga:  Peran Strategis Cabang dan Ranting Jadi Kunci Kemajuan Amal Usaha Muhammadiyah
Sri Lestari Linawati, anggota Divisi Cabang dan Ranting LPCRPM PP Muhammadiyah, dalam Rapat Kerja Masjid Al-Fattah Tulungagung, Jumat, 1 Mei 2026 (Tagar.co/Yekti Pitoyo)

Ia menegaskan bahwa perempuan memegang peran strategis dalam hal ini. Baik sebagai individu maupun sebagai ibu, perempuan berperan dalam menanamkan nilai kebersihan dan kedisiplinan sejak dari lingkungan keluarga.

“Ketika perempuan aktif mengedukasi keluarga, masjid tidak hanya ramai, tetapi benar-benar makmur—bersih, nyaman, dan menjadi pusat pembinaan umat,” tambahnya.

Menurutnya, kunjungan ini sekaligus menguatkan posisi Masjid Al-Fattah Tulungagung sebagai salah satu masjid percontohan nasional tingkat daerah.

“Dengan pengelolaan yang memperhatikan inklusivitas, khususnya bagi perempuan, masjid ini dinilai layak menjadi model pengembangan masjid berbasis komunitas yang berkemajuan,” tuturnya.

Bagi dia momentum raker ini menjadi refleksi penting bahwa memakmurkan masjid bukan semata soal jumlah jemaah, tetapi juga tentang kualitas pelayanan dan keberpihakan pada kebutuhan seluruh lapisan umat.

“Di sinilah peran perempuan hadir sebagai kunci yang tak tergantikan,” ujarnya. (#)

Penyunting Mohammad Nurfatoni