Feature

SMKM 5 Gresik Jadi Tuan Rumah Regional Meeting Pantura LPCRPM Jatim

43
×

SMKM 5 Gresik Jadi Tuan Rumah Regional Meeting Pantura LPCRPM Jatim

Sebarkan artikel ini
SMKM 5 Gresik jadi tuan rumah Regional Meeting Pantura LPCRPM Jatim. Sekolah yang berdiri 2019 ini memiliki lahan 4 hektare, mengelola area pertanian dan peternakan kambing sebagai bagian dari pembelajaran sekaligus unit usaha produktif
Safiq Abdillah, Ketua Panitia Regional Meeting Pantura LPCRPM PWM Jatim, Sabtu, 25 April 2026 di SMK Muhammadiyah 5 Gresik (Tagar.co/Yekti Pitoyo)

SMKM 5 Gresik jadi tuan rumah Regional Meeting Pantura LPCRPM Jatim. Sekolah yang berdiri 2019 ini memiliki lahan 4 hektare, mengelola area pertanian dan peternakan kambing sebagai bagian dari pembelajaran sekaligus unit usaha produktif

Tagar.co – Kepala SMK Muhammadiyah 5 Gresik, Safiq Abdillah, S.T., M.M., menyambut pelaksanaan Regional Meeting Pantura Klaster PDM Jawa Timur yang meliputi Gresik, Lamongan, Bojonegoro, dan Tuban, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tersebut berlangsung di lingkungan sekolah sebagai tuan rumah.

Dalam laporan panitia, Safiq Abdillah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMK Muhammadiyah 5 Gresik sebagai lokasi penyelenggaraan.

DIa juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan dan pelaksanaan kegiatan.

“Mohon doa dari seluruh peserta, karena sekolah kami masih tergolong baru, berdiri sejak 2019, dan terus berproses untuk berkembang,” ujarnya.

Usaha Peternakan Raih Keuntungan 

Safiq menjelaskan bahwa pada awal pendirian, sekolah ini sempat direncanakan berada dalam pengelolaan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Namun dalam perjalanannya, pengelolaan diserahkan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan dikelola PDM Gresik, untuk dikembangkan sebagai amal usaha pendidikan Muhammadiyah.

Baca Juga:  Muhadjir Effendy: Dam Haji Bisa Dukung Ketahanan Pangan, “Bukan untuk MBG”

Seiring perkembangan, SMK Muhammadiyah 5 Gresik memiliki jurusan Pertanian dan Perternakan, selanjutnya bertambah jurusan Instalasi Listrik.

Dengan dukungan lahan hampir 4 hektare, sekolah mengelola area pertanian serta peternakan kambing sebagai bagian dari pembelajaran sekaligus unit usaha produktif.

“Alhamdulillah, dari peternakan yang kami kelola, sudah mulai menghasilkan, dengan keuntungan sekitar 10 juta rupiah. Ini menjadi bagian dari ikhtiar kami dalam membangun kemandirian sekolah,” jelasnya.

Selain itu, sekolah juga mulai mengintegrasikan konsep pendidikan berbasis pesantren, sebagaimana berkembang di beberapa sekolah Muhammadiyah di wilayah Lamongan dan sekitarnya.

Model ini diharapkan mampu memperkuat karakter siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan yang holistik.

Di akhir penyampaiannya, Safiq kembali memohon doa dan dukungan agar SMKM 5 Gresik dapat terus berkembang, baik dari sisi kelembagaan, pendidikan, maupun unit usaha yang dikelola.

Regional Meeting Pantura LPCRPM Jawa Timur ini menjadi momentum konsolidasi bagi pimpinan daerah Muhammadiyah di kawasan Pantura dalam memperkuat peran cabang, ranting, serta pengelolaan masjid sebagai basis gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat. (#)

Baca Juga:  Ramadan bagi Emak-Emak: Ketika Uang Dapur Perlahan Membengkak

Jurnalis Yekti Pitoyo. Penyunting Sugiran.