Feature

Siap Digelar, Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo Hadirkan Din Syamsuddin

583
×

Siap Digelar, Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo Hadirkan Din Syamsuddin

Sebarkan artikel ini
Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo hadirkan Din Syamsuddin, momentum perkuat kebersamaan dan silaturahim pasca Ramadan di Umsida.
Suasana salah satu kegiatan di Auditorium KH. Ahmad Dahlan Umsida Kampus I (Tagar.co/Darul Setiawan)

Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo hadirkan Din Syamsuddin, momentum perkuat kebersamaan dan silaturahim pasca Ramadan di Umsida.

Tagar.co – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo siap menggelar Halal Bihalal di Auditorium KH. Ahmad Dahlan, Kampus I Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Ahad (5/4/26).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30-11.00 itu mengundang Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dua periode (2005-2015) Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA. Selain Din Syamsuddin, beberapa tokoh kaliber nasional juga diundang seperti Prof Syafiq A Mughni, MA., PhD., Prof Achmad Jainuri, MA., PhD. Turut hadir pula Bupati Sidoarjo Subandi SH MKn, Rektor Umsida Dr. Hidayatulloh, M.Si, serta Ketua PDM Sidoarjo Prof Dr. Dzo’ul Milal, M.Pd.

Mengusung tema “Solid dalam Kebersamaan, Kuat dalam Pengabdian”, Halalbihalal tahun ini menjadi istimewa karena terbuka untuk seluruh warga Muhammadiyah Sidoarjo. “Undangan terbuka, tidak ada batasan,” ujar Naimul Hajar, Ketua Panitia Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo 1447 H.

Menurut Naimul, panggilannya, dalam kegiatan ini juga mengundang seluruh unsur pembantu pimpinan (UPP) dan majelis yang ada di Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo. “Termasuk juga seluruh Pimpinan Cabang Muhamadiyah se-Kabupaten Sidoarjo,” paparnya.

Baca Juga:  Angklung ABA 2 Candi Buka Halalbihalal Muhammadiyah Sidoarjo, Curi Perhatian Peserta

Terkait kapasitas venue halalbihalal, Auditorium KH Ahmad Dahlan Kampus I Umsida sendiri mempunyai daya tampung sebanyak 1500 orang. Panitia juga menyediakan Masjid An-Nur Muhammadiyah Sidoarjo sebagai transit peserta halalbihalal. Masjid yang berada dalam satu komplek Perguruan Muhammmadiyah Sidoarjo itu diperuntukan bagi peserta kegiatan jika kapasitas auditorium penuh.

Profil Din Syamsuddin

Sebagai tokoh nasional, kiprah Muhammad Sirajuddin ‘Din’ Syamsuddin, yang lahir di Sumbawa pada 31 Agustus 1958, telah memberikan kontribusi besar dalam kehidupan keagamaan, sosial, dan kebangsaan di Indonesia.

Dia dikenal sebagai pemikir dan cendekiawan Muslim yang aktif dalam berbagai organisasi, serta pernah memegang peran penting dalam kepemimpinan di Muhammadiyah.

Tidak hanya berpengaruh di tingkat nasional, Din Syamsuddin juga diakui di kancah internasional melalui keterlibatannya dalam berbagai forum dialog antaragama dan kerja sama global, sehingga menjadikannya salah satu tokoh Indonesia yang memiliki reputasi dan pengaruh luas di dunia internasional

Alumnus Pondok Modern Gontor Ponorogo, itu terpilih pertama kalinya menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah dalam Muktamar Muhammadiyah ke-45 tahun 2005 di Malang, Jawa Timur. Dalam Muktamar ke-46 (2010) di Yogyakarta Prof Din kemudian terpilih kembali untuk periode berikutnya (2010–2015).

Baca Juga:  Tudingan terhadap JK Bermotif Politis? Din Syamsuddin Angkat Bicara

Seperti diketahui bersama, halalbihalal merupakan tradisi Muhammadiyah dalam memperkuat silaturahim pasca Ramadan. Dalam Majalah Suara Muhammadiyah edisi tahun 19244, kata halalbihalal muncul pertama kali dengan istilah “chalal bil chalal”. Kemudian pada edisi tahun 1926 (1 Syawal 1344 H) majalah Suara Muhammadiyah istilah tersebut muncul kembali dengan istilah “alal bahalal”, yang digunakan dalam pengumuman atau iklan cetak. (*)

Penulis Darul Setiawan.