
Berbagi takjil dan nonton bersama drama menjadi pengalaman istimewa murid sekolah ini. Ini momen setahun sekali sehingga terasa keakraban sesama teman.
Tagar.co – Kehangatan Ramadan yang penuh makna terasa di SD Muhammadiyah Kompleks Gresik Kampus A.
Sekolah ini menggelar aksi sosial bertajuk berbagi takjil yang dirangkai dengan buka puasa bersama bagi seluruh murid kelas 1, Senin (9/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi sekolah untuk menanamkan jiwa kepedulian sosial sejak dini sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Suasana kebersamaan terlihat sejak sore hari ketika para murid datang ke sekolah dengan membawa berbagai jenis takjil dari rumah.
Takjil yang dibawa itu dikumpulkan lalu dibungkus per paket untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar sekolah.
Koordinator Kehidupan Islami SD Mugres Kampus A, Syahriyani SPd, menjelaskan, takjil yang dibagikan merupakan kontribusi sukarela dari para murid yang dibawa dari rumah. Langkah ini dilakukan untuk melibatkan orang tua dan murid secara aktif dalam kegiatan bersedekah.
“Anak-anak membawa takjil dari rumah, lalu dibagikan kepada masyarakat di sekitar lingkungan SD Mugres. Agar kegiatan berjalan tertib dan jangkauannya merata, kami membagi enam kelas ke beberapa titik lokasi pembagian yang berbeda,” ujar Syahriyani.
Didampingi oleh para guru, murid-murid kemudian berjalan menuju titik-titik pembagian di sekitar sekolah.
Dengan wajah ceria, mereka membagikan takjil kepada warga sekitar menjelang waktu berbuka puasa.
Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak karena mereka dapat merasakan langsung kebahagiaan saat berbagi kepada sesama.
Beberapa warga yang menerima takjil pun tampak tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Interaksi sederhana ini memberikan pelajaran sosial yang nyata bagi para murid bahwa berbagi kebaikan dapat menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang.
Guru-guru yang mendampingi juga terus memberikan arahan agar para murid tetap tertib dan sopan selama kegiatan berlangsung.

Edukasi Drama
Syahriyani menambahkan, kegiatan berbagi takjil ini sengaja dirancang sebagai sarana pendidikan karakter.
Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar tentang makna puasa secara teori, tetapi juga mempraktikkan nilai kepedulian dan kebersamaan secara langsung.
“Ramadan adalah momen yang sangat tepat untuk melatih anak-anak belajar peduli. Kami ingin mereka memahami bahwa ibadah tidak hanya salat dan puasa, tetapi juga berbagi kepada orang lain,” jelasnya.
Usai menebar kebahagiaan dengan warga sekitar, kemeriahan berlanjut di sekolah. Para murid berkumpul duduk lesehan di halaman menunggu waktu berbuka puasa.
Dalam suasana santai namun penuh semangat, para guru kelas 1 memberikan kejutan dengan menampilkan drama kreatif berjudul Si Kembar yang Mengalahkan Raksasa.
Drama tersebut bukan sekadar hiburan sambil menunggu waktu berbuka puasa. Syahriyani menambahkan, pertunjukan ini juga sarat pesan moral tentang makna ibadah puasa.
Dalam cerita, sosok raksasa digambarkan sebagai simbol hawa nafsu yang sering kali sulit dikendalikan oleh manusia.
“Melalui drama ini, kami ingin mengajarkan bahwa hawa nafsu adalah raksasa’ yang harus ditaklukkan dengan kejujuran, kesabaran, dan keteguhan hati. Anak-anak terlihat sangat antusias dan lebih mudah menyerap pesan melalui seni peran,” tambahnya.
Penampilan para guru yang total dalam memerankan tokoh-tokoh cerita membuat suasana semakin hidup.
Para murid tampak tertawa, bertepuk tangan, dan larut dalam alur cerita yang disampaikan. Beberapa murid bahkan tampak bersemangat menebak akhir cerita sebelum drama selesai.
Azan berkumandang, seluruh murid menikmati takjil dan makanan sambil berbincang. Suasana kebersamaan terasa hangat. Ini momen setahun sekali.
Murid kelas 1, Zivana Fathinah Azzahra Lumaksono, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Senang sekali bisa berbagi takjil dan buka puasa bersama teman-teman. Dramanya juga seru, Bu Guru aktingnya bagus sekali. Jadi ingin buka puasa di sekolah lagi,” ungkapnya dengan wajah ceria. (#)
Jurnalis Syifaul Fuadiyah Sukmasari Penyunting Sugeng Purwanto












